Sidak Pasar Tanjung-Ritel Modern, Satgas Pangan Jember Pastikan Harga Beras Tak Lampaui HET

Monday, 28 September 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas Saber Pangan gabungan, saat inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional hingga ritel modern di Kabupaten Jember. (Foto: Istimewa).

Tim Satgas Saber Pangan gabungan, saat inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional hingga ritel modern di Kabupaten Jember. (Foto: Istimewa).

Frensia.id – Tim Satgas Saber Pangan gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional hingga ritel modern di Kabupaten Jember. Petugas mengecek langsung harga dan ketersediaan stok beras di lapangan guna mengantisipasi gejolak harga.

Sidak yang digelar pada Senin (28/9) ini melibatkan personel gabungan dari Polres Jember, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Perdagangan, Dinas Pasar, hingga Perum Bulog.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jember Iptu Harry Sasono mengatakan, salah satu titik utama pemeriksaan menyasar Pasar Tanjung Jember. Petugas menyisir sejumlah pedagang untuk memastikan tak ada aksi ‘goreng’ harga di atas ketentuan pemerintah.

“Petugas melakukan pengecekan terhadap sejumlah pedagang untuk mengetahui harga jual beras sekaligus memastikan tidak terjadi penjualan yang melebihi ketentuan pemerintah,” katanya, Senin (28/9/2026).

Di Pasar Tanjung, sampel pemeriksaan diambil dari dua toko besar, yakni UD Utama Sari dan UD Sumber Pangan Barokah. Dari hasil rekapitulasi, harga beras di tingkat pedagang pasar tradisional masih tergolong stabil.

Baca Juga :  Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM

“Untuk beras premium merek Gokar, harga yang ditemukan berada di kisaran Rp 14.900 per kilogram. Sedangkan beras SPHP tercatat dijual dengan harga sekitar Rp 11.800 per kilogram,” ujarnya.

Pemeriksaan tak berhenti di pasar tradisional. Tim Satgas Pangan bergerak menyisir sektor ritel modern, salah satunya Lippo Mall Jember.

Di pusat perbelanjaan tersebut, beras premium merek Punokawan, Be Food Setra Ramos, hingga Santap dibanderol Rp 14.900 per kilogram. Sementara beras SPHP dipatok seharga Rp 12.500 per kilogram.

“Berdasarkan hasil pengecekan di sejumlah lokasi, harga beras yang ditemukan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Tidak ditemukan adanya penjualan beras yang melampaui batas harga tersebut,” paparnya.

Meski harga masih terkendali sesuai HET, Satgas Pangan mencatat adanya ganjalan di sisi pasokan. Sejumlah ritel modern dilaporkan mengalami keterbatasan stok untuk beras jenis medium.

Baca Juga :  BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026 Berkat Konsisten Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kondisi serupa merembet ke pasar tradisional. Pasokan beras premium di beberapa toko mulai menipis, bahkan ada toko yang kehabisan stok saat pemeriksaan berlangsung.
Penurunan pasokan ini disinyalir dipicu oleh lonjakan harga gabah di tingkat petani yang mendongkrak biaya produksi penggilingan.

“Kondisi harga dan pasokan beras perlu terus dipantau untuk mencegah terjadinya gejolak. Pengawasan dilakukan tidak hanya terhadap harga jual, tetapi juga ketersediaan stok,” ungkapnya.

Harry menegaskan, pihaknya bakal terus memberikan imbauan dan edukasi kepada para pedagang agar konsisten mematuhi aturan HET. Koordinasi lintas instansi antara Polres, Bulog, Pemkab Jember, hingga pengelola pasar akan terus diintensifkan.

“Melalui pengawasan ini, kami berupaya memastikan kebutuhan beras masyarakat Jember tetap aman dengan harga sesuai ketentuan. Pemantauan berkelanjutan ini juga untuk mendeteksi lebih awal jika ada gangguan pasokan di pasaran,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala OJK Jember Minta Korban Penipuan Segera Lapor ke IASC Kurang Dari 24 Jam
Jember Jadi Kabupaten dengan Permintaan SLIK OJK Terbanyak hingga Agustus 2026
Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah
Keluhan Pedagang Pasar Tanjung Jember soal Pembiaran Penataan Lapak Dagang
Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026 Berkat Konsisten Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
Menjadi Paus di Pasar Saham, Apa Saja Portofolio Blackrock?
Pidato Ketua The Fed, Dianggap Memicu Penurunan Bitcoin hingga $77.000

Baca Lainnya

Monday, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Sidak Pasar Tanjung-Ritel Modern, Satgas Pangan Jember Pastikan Harga Beras Tak Lampaui HET

Wednesday, 23 September 2026 - 19:32 WIB

Kepala OJK Jember Minta Korban Penipuan Segera Lapor ke IASC Kurang Dari 24 Jam

Wednesday, 23 September 2026 - 15:10 WIB

Jember Jadi Kabupaten dengan Permintaan SLIK OJK Terbanyak hingga Agustus 2026

Thursday, 17 September 2026 - 12:01 WIB

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Wednesday, 16 September 2026 - 19:15 WIB

Keluhan Pedagang Pasar Tanjung Jember soal Pembiaran Penataan Lapak Dagang

TERBARU

Gambar Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi (Sumber: Istimewa)

Educatia

Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

Friday, 25 Sep 2026 - 14:12 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading