Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Luncurkan Pusat Studi Kesejahteraan Lansia, Dorong Gerakan Pemuliaan Lansia

Wednesday, 28 October 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, saat prosesi seremonial peluncuran Pusat Studi Kesejahteraan Lansia. (Foto: Humas Fada UIN KHAS Jember).

Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, saat prosesi seremonial peluncuran Pusat Studi Kesejahteraan Lansia. (Foto: Humas Fada UIN KHAS Jember).

Frensia.id- Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, resmi meluncurkan Pusat Studi Kesejahteraan Lansia, pada Rabu (28/10/2026).

Wadah studi tersebut sebagai langkah strategis perguruan tinggi dalam memperkuat kajian akademik, advokasi sosial, dan gerakan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan serta martabat lanjut usia (lansia).

Peluncuran pusat studi ini menegaskan komitmen Fakultas Dakwah untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berkembang di ruang akademik, tetapi juga menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat, khususnya kelompok yang selama ini belum mendapatkan perhatian secara proporsional.

Kegiatan ini menghadirkan Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. M. Khusna Amal, Dekan Fakultas Dakwah Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag., serta Guru Besar Gerontologi Universitas Respati Indonesia, Prof. Dr. Tri Budi W. Rahardjo, sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. M. Khusna Amal, menekankan bahwa pendirian Pusat Studi Kesejahteraan Lansia merupakan panggilan sejarah sekaligus tanggung jawab sosial dan intelektual bagi sivitas akademika.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan pembelaan, kepedulian, dan empati.

Lansia merupakan salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih besar agar hak, kesejahteraan, dan martabatnya terlindungi.

Sebagai insan akademik, lanjutnya, sivitas akademika tidak cukup hanya mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus hadir merespons persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga :  Kasus 2 WNA Rusia Pemakai Ganja di Pantai Plengkung Banyuwangi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Pendirian pusat studi ini diharapkan menjadi salah satu wujud keberpihakan perguruan tinggi terhadap persoalan sosial yang membutuhkan perhatian serius. Karena itu, peluncurannya harus menjadi titik awal gerakan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Prof. Khusna Amal juga menekankan pentingnya membangun sinergi setelah peluncuran dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, pemerintah, lembaga pelayanan sosial, komunitas, dan instansi terkait.

Kolaborasi diperlukan agar gagasan akademik dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan lansia.

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag., menegaskan bahwa Pusat Studi Kesejahteraan Lansia merupakan bagian dari penguatan paradigma keilmuan yang berorientasi pada transformasi sosial.

Menurutnya, pengembangan ilmu pengetahuan harus disertai keberanian untuk merespons persoalan masyarakat dan menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan secara nyata.

Pusat studi ini diharapkan menjadi ruang aktif untuk membangun wacana dan diskursus mengenai kesejahteraan lansia sekaligus mendorong tindakan nyata dalam pemuliaan, pemberdayaan, dan pembelaan terhadap kelompok lanjut usia.

“Pusat studi ini harus bergerak melampaui kajian akademik. Fakultas Dakwah perlu hadir secara langsung dalam upaya pemuliaan dan pembelaan lansia melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan, edukasi publik, serta kolaborasi dengan berbagai pihak,” pesannya.

Baca Juga :  Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Bagikan 3 Kunci Jadi 'Orang Besar' di Depan Maba

Ia menambahkan, semangat transformasi harus menjadi orientasi utama dalam setiap program yang dikembangkan.

Keberhasilan pusat studi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan diskusi atau publikasi ilmiah, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam memperbaiki kualitas hidup lansia.

Perkuat Perspektif Gerontologi

Peluncuran Pusat Studi Kesejahteraan Lansia juga menghadirkan Guru Besar Gerontologi Universitas Respati Indonesia, Prof. Dr. Tri Budi W. Rahardjo, sebagai narasumber.

Kehadirannya memperkuat perspektif keilmuan mengenai pentingnya memahami persoalan lansia secara komprehensif.

Gerontologi merupakan bidang keilmuan yang mengkaji proses penuaan beserta berbagai aspek yang menyertainya, termasuk kesehatan, psikologis, sosial, kemandirian, dan kualitas hidup lanjut usia.

Perspektif tersebut relevan bagi pengembangan pusat studi di lingkungan Fakultas Dakwah karena persoalan lansia tidak semata-mata berkaitan dengan pelayanan kesehatan, tetapi juga menyangkut relasi sosial, dukungan keluarga dan komunitas, perlindungan hak, serta penghormatan terhadap martabat manusia.

Kehadiran pakar gerontologi dalam kegiatan ini juga membuka peluang penguatan wawasan akademik dan kolaborasi lintas disiplin.

Dengan demikian, pengembangan pusat studi diharapkan mampu menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan riil masyarakat melalui program edukasi, pendampingan, pemberdayaan, dan advokasi kesejahteraan lansia.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

LKBHI UIN KHAS Jember Beri Pendampingan Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual
Masuk Bursa Kuat Calon Rektor: Prof Chotib Angkat Tagline “UIN KHAS PASTI”
UIJ Beri Penghargaan Mahasiswa Berprestasi, Tahfidz 30 Juz hingga Penguasaan Teknologi di HSN 2026
Peringati Hari Santri, UIJ Apresiasi Mahasiswa Yang Berprestasi
Anggota Komisi X DPR RI Bang Pur Respons Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SR di Jember
Kemenag RI Terima Berkas 8 Calon Rektor dari Senat UIN KHAS Jember
Senat UIN KHAS Jember Serahkan Pertimbangan Kualitatif 8 Calon Rektor ke Menag
Ikuti Pemaparan Visi Calon Rektor UIN KHAS, Mahasiswa Siapkan Pertimbangan Untuk Menteri

Baca Lainnya

Wednesday, 28 October 2026 - 20:12 WIB

Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Luncurkan Pusat Studi Kesejahteraan Lansia, Dorong Gerakan Pemuliaan Lansia

Monday, 26 October 2026 - 19:26 WIB

LKBHI UIN KHAS Jember Beri Pendampingan Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

Friday, 23 October 2026 - 00:25 WIB

Masuk Bursa Kuat Calon Rektor: Prof Chotib Angkat Tagline “UIN KHAS PASTI”

Thursday, 22 October 2026 - 21:30 WIB

UIJ Beri Penghargaan Mahasiswa Berprestasi, Tahfidz 30 Juz hingga Penguasaan Teknologi di HSN 2026

Thursday, 22 October 2026 - 20:57 WIB

Peringati Hari Santri, UIJ Apresiasi Mahasiswa Yang Berprestasi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading