Frensi.id – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning menjawab pertanyaan pers Beijing Daily tentang NATO dalam Konferensi Pers Reguler yang digelar 2 Juli 2024.
Beijing Daily menanyakan pernyataan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa NATO memandang perilaku Tiongkok menantang nilai, kepentingan, dan keamanan aliansi.
Mau Ning pun menjawab bahwa harus ada terminologi yang tepat ketika membahas nilai nato, sebab ia sendiri tidak yakin apa sebenarnya yang dia maksud dengan nilai-nilai NATO.
Menurut Jubir Kementerian Luar Negeri Tingkok, apabila yang dimaksud dengan nilai NATO hanya menciptakan konflik dan memicu konfrontasi, maka Tiongkok tidak sepakat dengan nilai tersebut.
“Namun jika nilai-nilai tersebut bertujuan untuk menarik garis berdasarkan ideologi dan menciptakan konflik, memicu konfrontasi, dan meningkatkan ketegangan, maka Tiongkok tentu saja tidak dapat menyetujuinya” ucam Mao Ning.
Jubir Kementerian Luar Negeri menjelaskan, fakta yang terjadi, NATO terlalu mencampuri kebijakan bail urusan dalam negeri dan luar negeri Tiongkok.
“Kenyataannya adalah, NATO lah yang telah menantang Tiongkok, mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok, salah mengartikan dan menjelek-jelekkan kebijakan dalam dan luar negeri kami, serta secara serius menantang kepentingan dan keamanan Tiongkok” jelas Mao Ning pada 02/07/2024.
Selain itu, Jubir Kemenlu dalam konferensi pers tersebut menjelaskan bahwa negaranya berkomitmen untuk menyelesaikan perundingan perdamaian yang terjadi di Ukraina.
“Berbicara mengenai krisis Ukraina, Tiongkok telah berkomitmen untuk mendorong perundingan perdamaian dan menemukan solusi politik terhadap krisis tersebut” jelas Jubir Kemenlu Tiongkok.
Selaku Jubir Kemenlu Tiongkok, Mao Ning menyarankan agar Nato melihat akar penyebab krisis yang terjadi dalam perdamaian Eropa dan Dunia.
“NATO perlu melihat akar penyebab krisis ini dan mencermati peran apa yang telah dimainkannya bagi perdamaian Eropa dan dunia, daripada mengalihkan perhatian dan menyalahkan pihak lain”, jelas Mao Ning dalam konferensi pers.