Iwan Fals Pernah Ditahan Karena Lagu ā€œDemokrasi Nasiā€ dan ā€œMbak Tiniā€

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Iwan Fals Pernah Ditahan Karena Lagu ā€œDemokrasi Nasiā€ dan ā€œMbak Tiniā€ (Sumber: Ilustrasi/Imam)

Gambar Iwan Fals Pernah Ditahan Karena Lagu ā€œDemokrasi Nasiā€ dan ā€œMbak Tiniā€ (Sumber: Ilustrasi/Imam)

Frensia.id- Iwan Fals sebagai musisi dapat benar-benar mewakili voice of resistenace. Bahkan diceritakan, ia pernah ditahan oleh polisi karena dua lagu. Judulnya, ā€œDemokrasi Nasiā€ dan ā€œMbak Tiniā€.

Iwan Fals memang masyhur karena lagu-lagu kritik sosialnya. Lagu-lagunya sejak dulu tajam pada mengkritik pemerintah, utamanya pemerintah orde baru.

Walaupun sejumlah lagu diciptakan di era Orde baru, makna masih kekal. Tidak hanya diakui oleh generasi era pra reformasi. Hingga saat ini, juga masih sering dinyanyikan.

Salah satu akademisi yang mengkaji sejarah di balik pembuatan lagu Iwan Fals, adalah akademisi dari IPB University, Muhammad Yusran Darmawan.

Penelitiannya sudah terbit pada Jurnal I-Pop pada tahun 2020. Beberapa bagian dari hasil kajiannya, mengisahkan sejarah Iwan Fals saat ditangkap karena 2 dua lagunya.

 Lagu ā€œDemokrasi Nasiā€

Adapun lirik lagu dari ā€œDemokrasi Nasiā€ adalah sebagaimana berikut iniā€

Ada lagi sebuah perkara
Tentang nyawa manusia
Kisah ini memang sudah lama
Tapi benar terjadi

Anak seorang menteri
Membuat onar lagi
Menembak sampai mati

Baca Juga :  Akademisi UNESA Teliti Kasus Nenek Asyani, Dorong Perbaikan Hukum di Indonesia

Kok nggak ada sangsi?
Tentu tak sesuai dengan undang-undang
Di negeri ini yang katanya demokrasi
Lain lagi dengan orang biasa

Bila mereka curiga
Langsung masuk penjara
Tanpa bukti nyata

Mengapa?
Mengapa?

Undang-undang tampaknya sakit perut
Tuan tolong panggilkan dokter ahli
Untuk Indonesia yang sisa hidupnya
Mungkin terkena wabah kolera

Anak seorang menteri
Membuat onar lagi
Menembak sampai mati
Kok nggak ada sangsi?

Sungguh tak sesuai dengan undang-undang
Di negeri ini yang katanya demokrasi
Lain lagi dengan orang biasa
Bila mereka curiga
Langsung masuk penjara
Tanpa bukti nyata

Mengapa?
Mengapa?

Undang-undang tampaknya sedang sakit
Tuan tolong panggilkan dokter ahli
Untuk Indonesia
Mungkin terkena wabah selesma

Lirik lagu ini oleh Yusron dianggap mempresentasikan tragedi pembunuhan masyarakat sipil tahun 1980an. Beberapa peristiwa yang dianggap berhubungan dengan lagu ini diantaranya peristiwa Priok, kasus penembak misterius dan lampung. Lirik lagu di atas, yang disebut-sebut membuat Iwan Fals ditangkap polisi.

Lagu ā€œMbak Tiniā€

Lagu ini juga ditulis tahun 1987. Adapun liriknya adalah sebagaimana berikut ini;

Baca Juga :  Diteliti, Waly Al-Khalidy Berperan Besar dalam Desain Otoritas Agama di Aceh

Berjalan mbak tini nakal menggoda
Cari mangsa dengan modal paha
Gak peduli dosa yang penting usaha
Mbak tini bosan cari pelanggan

Sesal di hatimu kian menggangu
Perempuan cantik kini telah tobat
Dulu kau penjual nikmat yang sesaat

Si Supir Truk yang kau ikat janjiā€¦
Kini kau buka warung nasi di pinggir kali
Impikan kebahagiaan bersama suami
Sayang sayang bahagia hanya sebatas mimpi
Sayang sayang bahagia hanya sebatas mimpi
Suami mu pergi tak pernah kembali

Entah mati atau beristri lagiā€¦
Entah mati atau beristri lagiā€¦

Dalam penjelasan Yusron, dinyatakan bahwa agu ā€œMbak Tiniā€ berkisah tentang perjuangan seorang sopir truk, bernama Suhardi yang merupakan seorang pencuri. Dan istrinya, pedagang warung nasi yang juga Seorang Pelacur.

Mereka berdua ingin menjalin rumah tangga yang harmonis. Sayangnya tidak berhasil, dan kembali ke profesinya masing-masing. Dipanggung nama Suhardi oleh Iwan Fals diganti Suhardi. Karena itu, ia ditangkap.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Percaya? Wong Jowo Terlibat Sejak Era Kolonial Dalam Bisnis Narkoba
Ramadan, Musik Religi, dan Keabadian Musisi Favorit Generasi Milenial
Geliat Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955
Sukatani, Band Punk yang Diduga Diintimidasi Polisi, Ternyata Telah Diteliti Akademisi UNY
Dara Sarasvati Kembali Memukau dengan Menampilkan Busana Ratu Kidul
Sukatani Jadi Yang Ke-6, Masuk Musisi Tanah Air Yang Pernah Dicekal Pemerintah
Tentang Polemik Lagu Sukatani, Fadli Zon Anggap Tak Masalah Asalā€¦
Faktor Fans Musik Hardcore Cenderung Vandalis? Pernah Diteliti Akademis ISI Yogyakarta

Baca Lainnya

Sabtu, 29 Maret 2025 - 04:57 WIB

Percaya? Wong Jowo Terlibat Sejak Era Kolonial Dalam Bisnis Narkoba

Sabtu, 8 Maret 2025 - 03:50 WIB

Ramadan, Musik Religi, dan Keabadian Musisi Favorit Generasi Milenial

Jumat, 28 Februari 2025 - 17:02 WIB

Geliat Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955

Minggu, 23 Februari 2025 - 18:22 WIB

Sukatani, Band Punk yang Diduga Diintimidasi Polisi, Ternyata Telah Diteliti Akademisi UNY

Minggu, 23 Februari 2025 - 11:54 WIB

Dara Sarasvati Kembali Memukau dengan Menampilkan Busana Ratu Kidul

TERBARU

Don Quixote, Tokoh fiksi karangan Miguel De Cervantes

Kolomiah

Kita Adalah Don Quixote yang Terhijab

Jumat, 4 Apr 2025 - 13:02 WIB

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB