Sanksi 4 Tahun itu Sulit, Paul Pogba: Saya Dikuatkan oleh Keluarga dan Agama

Saturday, 27 July 2024 - 04:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto: forbes.com

Sumber foto: forbes.com

Frensia.id- Paul Pogba terkena sanksi larangan bertanding sepakbola selama 4 tahun. Baginya, itu merupakan hal yang sulit, tapi keluarga dan agamalah yang menguatkan.

Gelandang asal Prancis itu dilarang bermain sepakbola baik level klub ataupun timnas. Karena kasus doping, eks pemain Manchester United itu terkena sanksi.

Paul Pogba gagal dalam tes doping setelah kemenangan 3-0 atas Udinese di awal Serie A 2023/2024, tepatnya pada Agustus 2023. Pogba terbukti positif menggunakan testosteron.

Setelah melalui proses yang cukup panjang, kantor Kejaksaan Anti-Doping Italia memutuskan Paul Pogba terbukti bersalah pada 29 Februari lalu.

Tak hanya dilarang bermain, Paul Pogba juga tidak bisa menjalani latihan bersama Juventus. Dia juga mengalami pemangkasan gaji sampai ke angka paling minumum yang didapatnya di Juve.

Paul Pogba kini telah berusia 31 tahun pada Maret 2024. Hukuman itu pun membuat Pogba tidak akan bisa kembali ke lapangan sampai usianya hampir 35 tahun.

Demi bisa kembali ke lapangan, Paul Poga berupaya mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Dia pun kini menanti pengadilan di CAS terkait sanksi yang didapatnya.

Baca Juga :  Mbappe Hampir Hatrick! Prancis Dipermalukan Inggris

Paul Pogba mengakui sanksi yang dijatuhkan kepadanya terasa sangat sulit. Namun, dia bisa menjalani situasi sulit tersebut karena mendapatkan dukungan dari keluarga dan ketenangan di agamanya.

Sejujurnya ini sulit. Sepak bola telah menjadi bagian dari hidup saya selama yang saya ingat. Namun, saya memiliki keluarga, agama, teman, dan penggemar yang telah mendukung saya, yang membuat segalanya lebih mudah,” ujar Pogba, dikutip oleh Frensia.Id dari Football Italia.

Paul Pogba akan tetap fokus menjaga tubuhnya agar tetap bugar sembari menunggu banding.

Baca Juga :  Fix! Yamal Hadapi Messi Di Final, Setelah Inggris Jadi Korban Ganasnya Remontada Argentina

“Semua akan baik-baik saja. Meskipun saya tidak dapat berbicara banyak tentang hal ini, semua jalan mengarah pada tanggal banding. Sampai saat itu, fokus saya adalah tetap bugar dan menantikan banding,” lanjutnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dulu Dimandikan Messi, Kini Yamal Kubur Mimpi Sang GOAT di Final Dunia
Dibu Martinez Tampil Heroik, Namun Gagal Selamatkan Argentina dari Kekalahan
Messi Tamat! Argentina Keok Lawan Spanyol di Final
Mbappe Hampir Hatrick! Prancis Dipermalukan Inggris
Fix! Yamal Hadapi Messi Di Final, Setelah Inggris Jadi Korban Ganasnya Remontada Argentina
Tak Sebaik Portugal, Prancis Juga “Nyungsep” Menghadapi Spanyol
Sempat Kewalahan Hadapi Swiss, Argentina Akhirnya Melaju Ke Semifinal
Bellingham, Bintang Real Madrid, Hentikan Mimpi Sang Terminator Norwegia

Baca Lainnya

Monday, 20 July 2026 - 13:54 WIB

Dulu Dimandikan Messi, Kini Yamal Kubur Mimpi Sang GOAT di Final Dunia

Monday, 20 July 2026 - 11:47 WIB

Dibu Martinez Tampil Heroik, Namun Gagal Selamatkan Argentina dari Kekalahan

Monday, 20 July 2026 - 05:48 WIB

Messi Tamat! Argentina Keok Lawan Spanyol di Final

Sunday, 19 July 2026 - 06:16 WIB

Mbappe Hampir Hatrick! Prancis Dipermalukan Inggris

Thursday, 16 July 2026 - 05:20 WIB

Fix! Yamal Hadapi Messi Di Final, Setelah Inggris Jadi Korban Ganasnya Remontada Argentina

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat mengecek kesiapan armada homecare di Kantor Dinas Kesehatan (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Gelar Apel Armada Sebelum Peresmian Homecare

Thursday, 23 Jul 2026 - 20:15 WIB

Salah satu tersangka yang akan dibawa ke rumah tahanan (rutan) Kabupaten Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Criminalia

Kejari Jember Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp 3 M

Wednesday, 22 Jul 2026 - 19:06 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading