Anies Baswedan Gagal Maju Pilkada, Ini 4 Catatannya Tentang Anak Muda

Friday, 30 August 2024 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan dalam Catatan Anies Pasca Pilpres dan Pendaftaran Pilkada 2024 (Sumber: Tangkapan Layar YouTube @Anies Baswedan)

Anies Baswedan dalam Catatan Anies Pasca Pilpres dan Pendaftaran Pilkada 2024 (Sumber: Tangkapan Layar YouTube @Anies Baswedan)

Frensia.id – Anies Baswedan secara pribadi, resmi menyatakan tidak ikut kontestasi pada Pilkada 2024, baik di Pilgub Jakarta dan maupun Jawa Barat.

“Seperti teman-teman sudah tahu juga semalam itu batas akhir pendaftaran Pilkada pendaftaran sudah ditutup”, kata Anies dalam mengawali catatannya dilansir frensia.id dari kanal YouTube pribadinya, Jumat (30/8/2024).

Anies menegaskan ia tidak termasuk dari tiga calon di Pilkada Jakarta, yakni satu pasangan yang dicalonkan dari 15 partai, satu dari satu partai, dan satu independen.  

“Jadi dengan begitu maka sudah final ya, bahwa saya tidak ikut di dalam kontestasi Pilgup di Jakarta tahun 2024 ini”, lanjut mantan calon presiden pada Pemilu kemarin itu.

Ia juga mengakui bahwa sempat mendapatkan tawaran untuk ikut dalam kontestasi Pilgup Jawa Barat, namun dengan mempertimbangkan berbagai faktor, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memutuskan untuk tidak mengambilkan kesempatan itu.

Selain itu, Anies juga menyampaikan respon singkat atas situasi-situasi yang terjadi akhir-akhir ini, mulai dari apresiasinya terhadap dukungan masyarakat selama hampir dua tahun menemani dalam perjuangan politiknya, hingga catatannya untuk anak muda.

Baca Juga :  Melalui Program Bunga Desaku, Kencong Diproyeksikan Jadi Poros Ekonomi Selatan Jember

Anies Baswedan memiliki pandangan yang sangat positif terhadap peran anak muda dalam politik. Ia melihat anak muda sebagai agen perubahan yang penuh dengan idealisme, kreativitas, dan energi untuk membawa kemajuan bagi bangsa.

Berikut beberapa poin penting pandangan Anies:

  1. Pemilik Masa Depan: Anies sering menekankan bahwa anak muda adalah pemilik masa depan. Partisipasi mereka dalam politik sangat penting untuk memastikan masa depan bangsa yang lebih baik
    “Salah satu tujuan besar yang akan diperjuangkan ke depan adalah meningkatkan kesadaran politik dan demokrasi Indonesia”, ungkapnya;
  2. Idealisme dan Gagasan Segar: Anak muda cenderung memiliki idealisme yang kuat dan gagasan-gagasan segar yang inovatif. Hal ini sangat dibutuhkan dalam dunia politik untuk menciptakan solusi-solusi baru bagi berbagai permasalahan bangsa
    Hal tersebut dapat terlihat pada inisiatif-inisiatif gerakan-gerakan sosial masyarakatan yang telah tumbuh berkembang
    “khususnya di kalangan anak-anak muda seperti yang selama ini sudah dikerjakan seperti misalnya Humanis, ubah bareng, dan sebagainya”, pungkasnya.
  3. Penguasaan Teknologi: Di era digital ini, anak muda memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi. Keahlian ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan partisipasi politik, misalnya melalui kampanye digital atau pemantauan pemilu.
  4. Pengawasan Kritis: Anies mendorong anak muda untuk menjadi pengkritik yang konstruktif terhadap kebijakan pemerintah. Suara kritis mereka penting untuk memastikan jalannya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Baca Juga :  Diriset Sejumlah Akademisi! PCNU Jember Pernah Sukses Hentikan Tambang

Meskipun demikian, Anies juga menyadari bahwa anak muda seringkali menghadapi tantangan dalam berpartisipasi di dunia politik, seperti minimnya akses dan kurangnya kepercayaan terhadap politik.

Oleh karena itu, ia selalu mengajak semua pihak untuk memberikan ruang dan kesempatan yang lebih luas bagi anak muda untuk terlibat aktif dalam politik, baik melalui jalur partai politik maupun organisasi kemasyarakatan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Serah Terima Jabatan Direksi, PJ Sekda Minta Prestasi Perumdam Jember Tak Menurun
DPC PKB Apresiasi Program Peta Cinta Pemkab Jember
Pemkab Launching Program Peta Cinta, Warga Jember Kini Bisa Urus Adminduk di Kecamatan
Akhirnya, Gus Yahya dan Rois Am Islah! Titik Damai Konflik NU
Gus Fawait Genjot Sektor Pertanian Jember, Anggaran 2025 Pecahkan Rekor 4 Dekade!
Bupati Fawait Turun Langsung Tinjau Lokasi Perumahan Terendam Banjir
Gus Fawait Minta Organisasi Mitra Pemerintah Tak Hanya Gelar Acara Seremoni
Temui Guru Ngaji, Gus Fawait Pastikan Insentif Guru Ngaji Berjalan Lancar

Baca Lainnya

Tuesday, 6 January 2026 - 15:44 WIB

Serah Terima Jabatan Direksi, PJ Sekda Minta Prestasi Perumdam Jember Tak Menurun

Tuesday, 6 January 2026 - 13:45 WIB

DPC PKB Apresiasi Program Peta Cinta Pemkab Jember

Monday, 5 January 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Launching Program Peta Cinta, Warga Jember Kini Bisa Urus Adminduk di Kecamatan

Thursday, 25 December 2025 - 21:05 WIB

Akhirnya, Gus Yahya dan Rois Am Islah! Titik Damai Konflik NU

Monday, 22 December 2025 - 18:15 WIB

Gus Fawait Genjot Sektor Pertanian Jember, Anggaran 2025 Pecahkan Rekor 4 Dekade!

TERBARU

Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi. (Foto: Frensia/Sigit).

Politia

DPC PKB Apresiasi Program Peta Cinta Pemkab Jember

Tuesday, 6 Jan 2026 - 13:45 WIB