Dinsos Evakuasi Pria ODGJ di Puger Jember Gegara Hampir Lukai Keluarga

Wednesday, 8 April 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi priia ODGJ di Kecamatan Puger, Jember (Foto: Istimewa).

Proses evakuasi priia ODGJ di Kecamatan Puger, Jember (Foto: Istimewa).

Puger, Frensia.id – Dinas Sosial melalui Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Jember, melakukan evakuasi Pria berinisial MVA (23), warga Desa Wonosari, Kecamatan Puger, yang berstatus Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), pada Selasa, (7/4/2026).

Kepala UPTD Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Dinas Sosial PPPA Jember, Roni Efendi, menjelaskan kronologi gangguan kejiwaan yang dialami oleh MVA.

Pada tahun 2018, MVA telah mengalami kejadian kecelakaan adu banteng sepeda motor.

“Saat mengalami kecelakaan itu kondisinya tiap hari sudah berubah tidak seperti biasanya. Mungkin karena efek kecelakaan tersebut,” kata dia.

Menurut Roni, efek dari kecelakaan tersebut, sehingga bagian otak MVA mengalami gangguan.

Baca Juga :  Pemulung Lansia di Jember Ditemukan Tewas di Sungai Gladak Reboan

“Pada saat itu masih SMP dan ketika kondisi sudah terjadi kecelakaan itu dia pergaulannya sudah beda,” kata Roni.

Kata Roni, sebelum kecelakaan, MVA kerap mengonsumsi obat Dextro/Dextromethorphan. Sejenis obat yang berfungsi mengurangi batuk yang menekan bagian otak.

Setelah terjadi kecelakaan, kondisi MVA telah berubah yang mana mengalami kelainan karena ganguan pada otaknya.

MVA telah menjalani pengobatan di Puskesmas setempat sejak tahun 2023.

“Cuma 2 bulan terakhir ini, Dia tidak mau makan, tidak mau minum obat,” kata Roni.

Roni mengatakan bahwa MVA mengalami pemasungan baru beberapa hari yang lalu, karena sempat ingin melukai keluarga, terutama bapaknya.

Baca Juga :  Tabrakan Beat vs Mega Pro di Sukorambi Jember, Tiga Orang Luka

“Cuma sebelumnya sudah pernah dipasung hanya beberapa hari, terus dilepas lagi gitu,” kata dia.

Lebih lanjut, kata Roni untuk penanganan MVA, pihaknya telah melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Selanjutnya kata dia, MVA akan dirujuk ke RSJ Lawang, Kabupaten Malang.

“Setelah dari Rumah Sakit Jiwa Lawang, pasien akan langsung kita kirim ke RSBL (Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Laras),” ujarnya.

Roni berharap dengan dirujuk ke RSBL, MVA tidak meresahkan lingkungan sekitar dan dipasung lagi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kantor Taman Nasional Meru Betiri Jember Terbakar
Pria di Sukorambi Jember Ditemukan Tewas oleh Anaknya Sendiri saat Tergantung di Kamar
Hilang di Pantai Paseban Jember, Wisatawan Asal Jombang Ditemukan Tewas
Diduga Microsleep, Sopir Truk Tabrak Dump Truk yang Sedang Parkir di Mayang Jember
PERADI Desak Polri Usut Tuntas Kematian Pedagang Cermin di Pejompongan: “Bukan Semata-mata Musibah”
Kronologi Proyek Dam Kali Tanggul Senilai Rp 15,6 Miliar yang Tidak Berfungsi di Jember
Sawah Warga di Jember Terancam Gagal Panen Gegara Tidak Berfungsinya Proyek Dam Kali Tanggul Senilai Rp 15,6 Miliar
Polisi Usut Insiden Ambruknya Bangunan Kanopi sebabkan 1 Orang Tewas

Baca Lainnya

Tuesday, 1 September 2026 - 09:30 WIB

Kantor Taman Nasional Meru Betiri Jember Terbakar

Monday, 31 August 2026 - 21:06 WIB

Pria di Sukorambi Jember Ditemukan Tewas oleh Anaknya Sendiri saat Tergantung di Kamar

Monday, 31 August 2026 - 19:19 WIB

Hilang di Pantai Paseban Jember, Wisatawan Asal Jombang Ditemukan Tewas

Monday, 31 August 2026 - 19:09 WIB

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tabrak Dump Truk yang Sedang Parkir di Mayang Jember

Sunday, 30 August 2026 - 18:05 WIB

PERADI Desak Polri Usut Tuntas Kematian Pedagang Cermin di Pejompongan: “Bukan Semata-mata Musibah”

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading