Frensia.id – Polemik penataan Pasar Tanjung, Jember, masih berlanjut hingga berujung pada kesepakatan waktu berjualan para pedagang.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, telah kembali mengajak masyarakat dan pedagang Pasar Tanjung, Jember, untuk berdiskusi menyepakati jam operasional berjualan, di Graha Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember, Jum’at (2/10/2026).
Dalam forum rapat konsolidasi dan penataan Pasar Tanjung tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu, menetapkan jam mulai operasional pedagang Pikap dan Bajongan, di area bawah Pasar Tanjung, tepatnya yang berada di Jalan Samanhudi.
“Ini setuju enggak setuju adalah kesepakatan kita bersama sore hari ini jam 20.30 WIB, toleransi 15 menit. Begitu ya?,” tanya Gus Fawait.
Kemudian para pedagang pun menyetujuinya.
“Setuju !” jawab para pedagang dan masyarakat yang hadir dalam forum tersebut.
Lebih lanjut, Gus Fawait menjelaskan bahwa dalam menetapkan kebijakan, perlu dilakukan secara bertahap yaitu, jangka pendek, menengah dan panjang.
Dia mengakui sebenarnya berharap para pedagang bisa berjualan di dalam Pasar Tanjung.
Namun, karena kapasitas ruangan tidak cukup, sehingga pihaknya berencana akan merevitalisasi Pasar Tanjung.
“Mudah-mudahan nanti dengan dibangunnya pasar yang baru, semua pedagang bisa masuk ke dalam Pasar Tanjung, tidak ada satu pun yang tercecer,” tuturnya.
Gus Fawait mengatakan bahwa untuk kebijakan jangka pendek sementara ini yaitu uji coba rekayasa lalu lintas dan mengatur jam operasional para pedagang, baik yang di bawah, di dalam maupun di pelataran Pasar Tanjung.
Selain itu, Pemkab Jember juga telah membentuk Satgas untuk penataan Pasar Tanjung, dengan melibatkan masyarakat dan jajaran Forkopimda.
“Dari kejaksaan, Dandim (Komandan Kodim), Kapolres, dan OPD-OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Jember,” ujarnya.
Gus Fawait menyadari bahwa dari kebijakan tersebut, tidak bisa memuaskan semua pihak.
Namun, menurutnya, hal itu menjadi upaya untuk mengakomodir aspirasi dari berbagai permintaan masyarakat dan pedagang, agar Pasar Tanjung lebih baik lagi.***






