Calon DPR Dipecat Partai Sebelum Dilantik, Tak Hanya PKB dan PDI P, Gerindra Juga Pernah Melakukannya

Saturday, 28 September 2024 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Calon DPR Dipecat Partai Sebelum Dilantik, Tak Hanya PKB dan PDI P, Gerindra Juga Pernah Melakukannya (Sumber: Grafis/Frensia)

Gambar Calon DPR Dipecat Partai Sebelum Dilantik, Tak Hanya PKB dan PDI P, Gerindra Juga Pernah Melakukannya (Sumber: Grafis/Frensia)

Frensia.id- Calon Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terpilih tak jadi dilantik karena dipecat partai, banyak menjadi sorotan akhir-akhir ini. Sebelum pelantikan berlangsung, ada dua partai yang melakukan pemecatan pada calon DPR mereka.

Keduanya adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P). Ada beberapa kader yang oleh mereka pecat sehingga Komisi Pemilihan Umum (KPU). Keputusan ini tentu melahirkan polemik.

Di PKB, sedikitnya ada lima DPR RI yang diberhentikan dan berhenti dari keanggotaan partai, sehingga tidak jadi dilantik. 2 orang masih mempermasalahkan dan 3 orang tampak tidak melakukan sanggahan.

3 orang yang tidak melakukan hingga berita ini ditulis tak melakukan sanggahan adalah, H Mafirion digantikan Hendri sebagai caleg PKB terpilih daerah pemilihan (Dapil) Riau II. Fathan digantikan Hindun, dan Ali ahmad digantikan Rino Lance karena diberhentikan partai.

Dua sisanya masih mensengketakan hingga saat ini. Keduanya adalah Achmad Ghufron Sirodj dari Dapil Jawa Timur IV dan Irsyad Yusuf dari Dapil Jawa Timur II. Dua Gus ini telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait keputusan tersebut pada Selasa, 17 September 2024.

Bahkan kabar terbaru, keduanya agak menemukan angin segar dalam persidangan yang dilaksanakan di Bawaslu RI. Hasilnya, menginstruksikan KPU untuk memulihkan status Achmad Ghufron Sirodj dan Mohammad Irsyad Yusuf sebagai anggota DPR terpilih dari PKB.

Baca Juga :  Sapa Masyarakat, Legislator Edi Cahyo Purnomo Soroti Tingginya Angka Pengangguran di Jember

Sebelumnya, keduanya digantikan oleh kader lain melalui keputusan internal partai tanpa penjelasan yang jelas.

“Terlapor (KPU) terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan yang melanggar tata cara, prosedur, dan mekanisme penggantian calon terpilih anggota DPR,” ujar Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja pada pewarta, 27/08/2024.

Sedangkan di PDI P, ada dua kader yang dipecat dan tentu juga tidak jadi dilantik. Keduanya adalah Tia Rahmania dan Rahmad Handoyo.

KPU RI mengeluarkan surat keputusan terkait penggantian Tia pada 23 September 2024. Dalam surat tersebut, KPU menetapkan Bonnie Triyana sebagai anggota DPR RI terpilih dari PDI-P untuk Dapil Banten 1, yang akan menjabat pada periode 2024-2029.

Menyikapi pemecatannya, Tia berencana mengambil langkah hukum dengan menggugat keputusan PDI-P ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Bahkan ia juga sudah berkonsultasi ke Bareskrim Polri.

PDI-P juga memberhentikan Rahmad Handoyo yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V. Ketua DPP PDI-P, Djarot Saiful Hidayat, menjelaskan bahwa pemecatan tersebut terjadi akibat adanya perselisihan terkait hasil perolehan suara dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, yang melibatkan konflik di antara kader internal partai,26/09/2024.

Baca Juga :  Sambut HUT Partai ke-53, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Khotmil Qur'an dan Santunan Yatim Piatu

Fenomena sebegaimana yang terjadi di atas, ternyata juga terjadi pada pelantikan Pemilu sebelumnya. Jadi tidak pemecatan kader terpilih agar tak dilantik tidak hanya dilakukan PKB dan PDI P.

Menariknya, hal demikian juga pernah dilakukan oleh partai besutan Prabowo Subianto, Partai Gerindra. Peristiwanya terjadi pada pra pelantikan pemilu tahun 2019.

Penyanyi Mulan Jameela resmi ditetapkan sebagai anggota DPR periode 2019-2024 dari Partai Gerindra dan mengakibatkan beberapa kader partai Gerindra lain terdepak. Salah satu kader yang terkena dampak adalah Ervin Luthfi, yang namanya digantikan oleh Mulan.

Ervin, yang dipecat oleh Gerindra, memutuskan untuk menggugat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang meloloskan Mulan. Gugatan ini diajukan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, setelah KPU mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1341/PL.01.9-Kpt/06/KPU/IX/2019 pada 16 September 2019.

Bahkan pemecatan ini juga menumbulkan polemik yang sama di internal partai bahkan di masyarakat. Sejumlah masyarkat digarut melakukan protes karena Erwin tak jadi dilantik, 21/09/2019.

Dengan demikian, konflik pemecatan tidak hanya terjadi di PKB dan PDI P. Dari peristiwa yang terjadi di Gerindra sebelumnya, pihak penentut, tetap tidak jadi dilantik.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dam Pelimpah Sungai Tanggul Jember Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Turun Tangan
Serah Terima Jabatan Direksi, PJ Sekda Minta Prestasi Perumdam Jember Tak Menurun
DPC PKB Apresiasi Program Peta Cinta Pemkab Jember
Pemkab Launching Program Peta Cinta, Warga Jember Kini Bisa Urus Adminduk di Kecamatan
Akhirnya, Gus Yahya dan Rois Am Islah! Titik Damai Konflik NU
Gus Fawait Genjot Sektor Pertanian Jember, Anggaran 2025 Pecahkan Rekor 4 Dekade!
Bupati Fawait Turun Langsung Tinjau Lokasi Perumahan Terendam Banjir
Gus Fawait Minta Organisasi Mitra Pemerintah Tak Hanya Gelar Acara Seremoni

Baca Lainnya

Monday, 12 January 2026 - 18:25 WIB

Dam Pelimpah Sungai Tanggul Jember Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Turun Tangan

Tuesday, 6 January 2026 - 15:44 WIB

Serah Terima Jabatan Direksi, PJ Sekda Minta Prestasi Perumdam Jember Tak Menurun

Tuesday, 6 January 2026 - 13:45 WIB

DPC PKB Apresiasi Program Peta Cinta Pemkab Jember

Monday, 5 January 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Launching Program Peta Cinta, Warga Jember Kini Bisa Urus Adminduk di Kecamatan

Thursday, 25 December 2025 - 21:05 WIB

Akhirnya, Gus Yahya dan Rois Am Islah! Titik Damai Konflik NU

TERBARU

Foto: Istimewa.

News

Damkar Jember Evakuasi 3 Cincin Nyangkut di Jari ODGJ

Wednesday, 21 Jan 2026 - 14:40 WIB