Di Bulan Ramadhan, Ibadah Puasa Sangat Spesial, Bersiaplah Menunaikannya!

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber; @Thirdman

Ilustrasi, Sumber; @Thirdman

Frensia.id- Hal spesial dari bulan Ramadhan adalah adanya ibadah khusus nan spesial, yakni puasa. Allah SWT akan mengurus sendiri pahala dan balasan. Jadi siapapun yang menunaikannya tentu akan diurus olehNya.

Ahmad Sarwat dalam kitab fiqhul hayat jilid 5 menjelaskan bahwa ibadah puasa memiliki posisi istimewa di hadapan Allah SWT. Saat seorang hamba melakukan ibadah puasa, tindakan tersebut secara langsung mengarah kepada Allah, dan segala urusan balasannya sepenuhnya menjadi tanggung jawab Allah SWT.

Hal ini sebagaimana bunyi sebuah hadist,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، – رضى الله عنه – قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ ‏.‏ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ ‏”‏ ‏.‏

Baca Juga :  Puasa Kuasa

Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. (HR. Muslim)

Ibadah kepada Allah SWT memiliki berbagai bentuk, selain ibadah puasa, yang dijanjikan dengan balasan pahala berlipat-lipat. Namun, menurut Ahmad Sarwat, semua perkalian pahala tersebut masih dapat dihitung secara matematis, seperti dikali sepuluh hingga mencapai 700 kali lipat.

Berbeda dengan itu, pahala dari ibadah puasa tidak lagi tunduk pada perhitungan matematis. Para ulama menjelaskan bahwa hal ini mengindikasikan bahwa balasannya sangat melimpah, bahkan mencapai nilai yang tak terhingga, sebab pahala tersebut diberikan dalam jumlah yang sangat besar.

Baca Juga :  Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan

Rahasia di balik keistimewaan ini tercermin pada akhir hadits, di mana seorang hamba yang menjalankan ibadah puasa mampu menahan syahwat dan laparnya semata-mata karena ketaatan kepada Allah SWT.

Tentunya, kemampuan untuk menahan diri dari syahwat dan kelaparan tersebut memiliki nilai yang sangat besar. Nilai demikian yang mampu bersaing dengan berbagai jenis ibadah lainnya. Allah SWT tidak lagi memerlukan pertimbangan atau perhitungan matematis untuk memberikan balasan pahala dari amalan tersebut.

Rugi ummat muslim yang tidak berpuasa. Sebab pahalanya tanpa batas. Maka, mari siap-siap menunaikannya.  

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan
Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan
Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan
Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Bikin Haru, Jawaban Nyai Sinta Ketika Ditanya Tentang Kebiasaan Buka Puasa Gus Dur
Viral Pedagang Bakso Jember Diringkus Polisi Diduga Gelapkan Uang Arisan 3 M, Begini Kronologinya

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:23 WIB

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:26 WIB

Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan

Selasa, 18 Maret 2025 - 18:52 WIB

Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 17:41 WIB

Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB