Ditanya Kurangnya Perlingdungan Perempuan, Prabowo Singgung Prestasinya

Monday, 5 February 2024 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuplikan layar KPI Anies Prabowo 01

Cuplikan layar KPI Anies Prabowo 01

Frensia.id-Prabowo Subianto, menjelaskan dirinya telah melakukan upaya penyetaraan perempuan dan laki-laki. Penjelasan ini dijelaskan saat ditanyak oleh Anies Rasyid Baswedan, dalam debat Capres-cawapres kelima kemarin,04/02/2024.

Anies Baswedan bertanya tentang kekurangan perlindungan di masa sebelumnya. “Bisakah bapak jelaskan apa yang kurang dalam pemberdayaan dan perlindungan sekarang dan bagaimana mengubahnya?” tanyanya.

Menjawab masalah ini, Prabowo menyepakati bahwa perempuan penting dalam kehidupan berbangsa. Namun, ia tidak menjawab kekurangan pemerintah sebelumnya.

Ia malah fokus menjelaskan bahwa apa yang telah dirintisnya selama ini. “dan ini sudah saya rintis, di universitas pertahanan. Di Program S1 yang kita buka. Di 10 prodi, di bidang scince, Engineering, dan matemathics. Ternyata proporsi perempuan sangat besar”, ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Jember Gus Fawait Tinjau Perumahan di Bantaran Sungai Jember

Jawaban Probowo, tampaknya sepakat dengan apa yang dijelaskan Anies. Namun, Anies tidak puas dengan penjelasannya.

Terima kasih pak Probowo, tapi mohon maaf pak Probowo, nampaknya bapak belum menjawab pertanyaan kami. Karena pertanyaannya adalah tentang perlindungan perempuan, yang permasalahannya apa dan bagaimana mengubahnya? Mohon nanti coba dielaborasi“, ujarnya mengomentari penjelasan capres 01.

Baca Juga :  Prabowo Menekankan Semangat Indonesia Incorporated saat Audiensi dengan 5 Pengusaha Nasional

Baginya, masalah perlindungan perempuan tidak dapat dianggap sepele. Banyak kasus yang terjadi akhir-akhir ini. Sehingga, kalau capres 01 terpilih akan berusaha menyelesaikan persoalan tersebut.

Menanggapi komentar tersebut, Probowo menuturkan bahwa Anies malah yang kurang tegas. Baginya, harus ada sanksi hukum yang secara tegas menindak palaku diskriminasi. Bahkan dirinya, mengaku telah melakukan aksi perlindungan perempuan selama ini. “Saya sendiri aktif menyelamatkan kaum perempuan yang bekerja di luar negeri dari kekerasan seperti itu, terima kasih”, ujarnya menutup debat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Perkuat Pelayanan Publik, Imigrasi Jember Resmi Canangkan Pembangunan ZI Menuju WBBM
Kejar Swasembada Pangan 2026, Pemkab Jember Dukung Penuh Bulog Serap Gabah dan Jagung
Elon Musk Berani! Akan Biayai Proses Hukum Pihak Yang Siap Ungkap Kasus Epstein
Peringati HPN 2026, Gus Fawait Ajak Pers Jember Kawal Kedaulatan Ekonomi
F-PDI Perjuangan Jember Apresiasi Insentif Rp 46 Miliar untuk Guru Ngaji, Dorong Pencairan di Bulan Ramadan
Nobody’s Girl, Buku Korban Epstein Yang Telah Bunuh Diri
Penulis Yang Bantu Penyusunan Nobody’s Girl Ceritakan Sulitnya Hidup Korban Epstein
Hadiri Daurah Ilmiyah BNN, Bupati Fawait Paparkan Program Pemkab Jember

Baca Lainnya

Wednesday, 11 February 2026 - 17:04 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Imigrasi Jember Resmi Canangkan Pembangunan ZI Menuju WBBM

Tuesday, 10 February 2026 - 23:27 WIB

Kejar Swasembada Pangan 2026, Pemkab Jember Dukung Penuh Bulog Serap Gabah dan Jagung

Monday, 9 February 2026 - 19:45 WIB

Elon Musk Berani! Akan Biayai Proses Hukum Pihak Yang Siap Ungkap Kasus Epstein

Monday, 9 February 2026 - 17:10 WIB

Peringati HPN 2026, Gus Fawait Ajak Pers Jember Kawal Kedaulatan Ekonomi

Monday, 9 February 2026 - 16:34 WIB

F-PDI Perjuangan Jember Apresiasi Insentif Rp 46 Miliar untuk Guru Ngaji, Dorong Pencairan di Bulan Ramadan

TERBARU

Foto: Edit Arif

Educatia

CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya

Wednesday, 11 Feb 2026 - 15:57 WIB