Frensia.id – Meta Platform Inc, induk perusahaan Facebook, melaporkan bahwa pendapatan kuartal ketiga tahun ini naik hingga 19% menjadi US$40,59 miliar. Pendapatan ini turut melampaui ekspektasi pelaku pasar modal.
Kenaikan pendapatan itu dipicu oleh bisnis Artificial Intelligence (AI) yang diluncurkan Meta di WhatsApp, Facebook dan Instagram.
Mark Zuckerberg bahkan menyebut jika kuartal ketiga ini didorong oleh kemajuan AI.
Walaupun AI Meta sukses, dilansir Trading View, saham Meta (META) turun 0,25% menjadi US$591 per lembar saham.
Hal ini memicu kekhawatiran pasar karena Meta dinilai semakin fokus ke teknologi kecerdasan buatan.
Menjawab kekhawatiran itu, Meta menyatakan untuk mengejar target pendapatan di akhir kuartal tahun ini antara US$45 miliar sampai US$48 miliar.