Driver Ojol Demo dengan Delapan Tuntutan, Pemkab Jember akan Segera Penuhi Tuntutan Lokal

Tuesday, 20 May 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Jember saat temui massa aksi (Sumber foto: Sigit)

Wabup Jember saat temui massa aksi (Sumber foto: Sigit)

Frensia.Id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, berjanji akan penuhi tuntutan lokal para driver ojol yang melakukan aksi.

Massa aksi ditemui secara langsung oleh Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto. Sementara Bupati Jember, Muhammad Fawait mendengarkan keluh kesah para ojol secara daring saat massa aksi berada di Aula Bawah Kantor Pemkab Jember.

Menurut Gus Fawait, tuntutan itu diibaratkan seperti do’a. Mengenai tuntutan nasional dari para driver akan disampaikan kepada pemerintah pusat. Sementara untuk tuntutan yang bersifat lokal, akan segera ditindaklanjuti oleh Pemkab Jember.

“Tuntutan itu seperti do’a, kadang langsung dikabulkan, ada juga yang lambat. Namun kami akan segera menindaklanjuti tuntutan lokal dari para driver ojol,” katanya, Selasa (20/05/2025).

Mengenai tuntutan driver ojok untuk didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan, pria yang akrab disapa Gus Fawait itu menyebut akan melakukannya pada APBD tahun depan. “Para ojol punya resiko yang besar di jalanan, nanti akan kami daftarkan ke BPJS ketenagakerjaan. Namun perlu bersabar, kami beri ruang pada APBD tahun depan,”ujarnya.

Mengenai tuntutan pelatihan peningkatan SDM, kata Gus Fawait, hal tersebut sesuai dengan program Pemkab Jember. “Nanti akan kami rumuskan sesuai dengan bakat dan minat dari setiap anggota keluarga para keluarga para driver online,” terangnya.

“Sementara untuk bansos, nanti kami telusuri dulu. Kalau masuk kriteria, maka akan kami penuhi,” tambahnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto akan bersungguh-sungguh untuk membahas harapan alias tuntutan dari para driver ojol.

“Nanti diagendakan pertemuan untuk membahas tentang tekhnis mewujudkan harapan para driver ojol itu, ungkapnya.

Untuk diketahui, ada delapan tuntutan dari para driver ojol yang terbagi dalam empat tuntutan nasional dan empat tuntutan lokal.

Mengenai tuntutan nasional, mereka menuntut dibuatnya payung hukum yang mengatur transportasi online di Indonesia, kenaikan tarif layanan penumpang, serta transparansi potongan komisi oleh perusahaan aplikator.

Sementara untuk tuntutan lokal, para demonstran meminta Pemkab Jember menanggung BPJS Ketenagakerjaan bagi para driver ojol. Selain itu, memberikan bantuan sosial, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) ojol, serta memberikan kepastian hukum bagi pelaksanaan transportasi online di Jember.

Baca Juga :  Harga Cabai di Pasar Tanjung Jember Meroket Jelang Hari Raya Idulfitri 2026
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember Tegaskan Urus KTP-KK Tak Boleh Dipungut Biaya Sepeser Pun
Peringati May Day, Gus Fawait Sebut Kesejahteraan Buruh Harus Terjamin
DPRD Jember Ingatkan Dampak El Nino, Mitigasi Pertanian Jadi Prioritas
Satu-satunya di Jatim, Kini Warga Jember Bisa Cetak E-KTP Langsung di Kecamatan
Bupati Fawait Ceritakan Warga Miskin Ekstrem di Jember Makan Nasi Cuma Pakai Sambal
NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat
Komisi C DPRD Jember Respons soal Kenaikan Harga Satuan Bahan Konstruksi
Gapensi Jember Keluhkan Kenaikan Harga Satuan Bahan Konstruksi

Baca Lainnya

Friday, 1 May 2026 - 23:07 WIB

Bupati Jember Tegaskan Urus KTP-KK Tak Boleh Dipungut Biaya Sepeser Pun

Friday, 1 May 2026 - 22:53 WIB

Peringati May Day, Gus Fawait Sebut Kesejahteraan Buruh Harus Terjamin

Thursday, 30 April 2026 - 23:27 WIB

DPRD Jember Ingatkan Dampak El Nino, Mitigasi Pertanian Jadi Prioritas

Thursday, 30 April 2026 - 23:16 WIB

Satu-satunya di Jatim, Kini Warga Jember Bisa Cetak E-KTP Langsung di Kecamatan

Thursday, 30 April 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fawait Ceritakan Warga Miskin Ekstrem di Jember Makan Nasi Cuma Pakai Sambal

TERBARU

Suasana Diskusi Publik bertema: Bayang-bayang TPPO di Dalam Kampus, Modus Baru TPPO Berkedok Magang (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

Migrant Care Jember Soroti Modus Baru TPPO di Dalam Kampus

Friday, 1 May 2026 - 22:47 WIB