Komisi C DPRD Jember Respons soal Kenaikan Harga Satuan Bahan Konstruksi

Wednesday, 29 April 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi C DPRD Jember saat menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan BPC Gapensi Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Komisi C DPRD Jember saat menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan BPC Gapensi Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Anggota Komisi C DPRD Jember, Agung Budiman, menyampaikan bahwa untuk menyikapi kenaikaan harga bahan konstruksi, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Jember.

“Nanti dari pemerintah segera untuk melaksanakan apa yang jadi amanah masyarakat untuk segera melaksanakan penyerapan anggaran, biar roda pemerintahan atau perekonomian berjalan,” kata Agung, saat ditemui di Ruang Komisi C DPRD Jember, pada Rabu (29/4/2026).

Agung juga menyampaikan bahwa sebenarnya untuk penetapan harga, sebenarnya sudah ada dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Tadi disampaikan dari (dinas) PUPR, bahwasanya itu reng-rengan harga sudah ada tinggal, penetapan aja dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) penetapan. Mungkin masih ada mungkin ada saran atau petunjuk-petunjuk yang lain itu,” kata Agung.

Baca Juga :  Dukung Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember, Gus Dofir: Asal Dasar Hukumnya Kuat dan Transparan

Lebih lanjut, Agung berharap dengan naiknya harga bahan konstruksi, kualitas bangunan tidak menurun.

“Kalau sudah berkontrak ya harus sesuai dengan apa yang menjadi syarat yang di dalam kontrak itu,” kata dia.

Selain itu, Agung juga menuturkan adanya percobaan (trial) dalam pembangunan, agar sesuai dengan pengerjaannya.

“Saya harapkan nanti kalau sudah trial dan waktu pelaksanaan itu mutu tetap harus disamakan. Jangan sampai kalau sudah pelaksanaan, nanti mengurangi mutu,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jember, menyampaikan dengan tidak segera ditetapkan harga bahan konstruksi dari pihak PUPR, menyebabkan proses pengerjaan semakin tidak pasti.

Baca Juga :  Gus Fawait Usul Setiap Anggota DPRD Jember Punya Tenaga Ahli

“Kalau kita hanya menunggu sampai kondisi bahan (konstruksi) tetap stagnan, untuk tahun ini saya rasa susah,” kata dia.

Erwin berharap, pihak pemerintah Kabupaten Jember ada koefisien keuntungan atau koefisien kenaikan harga terkait bahan konstruksi tersebut.

“Ya, patok aja mungkin perlu konsultasi dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) berapa untuk menanggulangi ini, mungkin kalau tidak salah dengar saya, maksimal 30 persen, untuk menanggulangi kenaikan harga,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara
Pemkab Jember akan Luncurkan ‘Mobil Cinta’ dan Lakukan Sosialisasi SMK ‘Go Global’
Pemkab Jember Komitmen Bantu Peralihan Status PPPK dan Lakukan Kejar Paket Pendidikan
Gus Fawait Hadiri HUT ke-81 TNI di Kodim 0824 Jember, Tekankan Sinergi Ketahanan Pangan
Gus Fawait Hadiri Pelantikan Pengurus PAC HKTI se-Jember
Bupati Jember Tetapkan Jam Operasional Pedagang Pasar Tanjung
Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Jember Sambangi BPS Pusat Bahas Integrasi Data
Antrean Pasien Menumpuk, Pemkab Jember Percepat Peningkatan Kapasitas RS Rujukan

Baca Lainnya

Thursday, 8 October 2026 - 22:52 WIB

Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara

Monday, 5 October 2026 - 20:30 WIB

Pemkab Jember akan Luncurkan ‘Mobil Cinta’ dan Lakukan Sosialisasi SMK ‘Go Global’

Monday, 5 October 2026 - 20:10 WIB

Pemkab Jember Komitmen Bantu Peralihan Status PPPK dan Lakukan Kejar Paket Pendidikan

Monday, 5 October 2026 - 13:50 WIB

Gus Fawait Hadiri HUT ke-81 TNI di Kodim 0824 Jember, Tekankan Sinergi Ketahanan Pangan

Saturday, 3 October 2026 - 23:27 WIB

Gus Fawait Hadiri Pelantikan Pengurus PAC HKTI se-Jember

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading