Bupati Fawait Ceritakan Warga Miskin Ekstrem di Jember Makan Nasi Cuma Pakai Sambal

Thursday, 30 April 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait (Foto: Istimewa).

Bupati Jember, Muhammad Fawait (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Bupati Jember Muhammad Fawait menceritakan potret memilukan mengenai kemiskinan ekstrem.

Dirinya membagikan kisah saat Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) terjun langsung meninjau rumah salah satu warga (melakukan verval).

Fawait mengungkapkan, kondisi hunian warga tersebut sangat tidak layak. Jangankan fasilitas mewah, untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan saja mereka harus berjuang mati-matian setiap harinya.

“Saat ANS lakukan Verval kemarin, banyak rumahnya warga yang tidak layak, makannya seadanya. Bahkan saat Pak Pj. Sekda turun, ada warga makannya hanya nasi. Hanya nasi pakai lombok (cabai), untuk sambal saja,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Selanjutnya, dia menekankan bahwa potret tersebut adalah realitas pahit yang harus diketahui oleh seluruh jajarannya. Menurutnya, banyak warga Jember yang masuk kategori miskin ekstrem harus mencari nafkah di hari yang sama hanya untuk bisa makan seadanya.

Baca Juga :  Pemkab Jember Evaluasi Pelibatan 22 Ribu ASN dalam Verval Data Kemiskinan

“Ini harus kita ketahui bersama, masih banyak masyarakat kita yang sangat miskin,” ujarnya.

Pria yang karib disapa Gus Fawait itu sengaja menginstruksikan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jember untuk turun langsung ke lapangan melakukan verval.

Dia tidak ingin pendataan kemiskinan hanya sekadar angka di atas kertas atau diserahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga.

“Kalau tujuannya hanya niat survei saja, kita bisa pakai pihak ketiga, selesai. Tapi saya ingin menggunakan tim saya, para ASN saya, mengetahui kondisi riil di bawah bahwa masih banyak masyarakat Jember yang kondisinya masih miskin ekstrem,” paparnya.

Baca Juga :  Gus Bupati Jember Pastikan Keramahan Layanan dan Kualitas Fasilitas saat Tinjau Puskesmas di Mumbulsari

Pihaknya berharap, dengan melihat langsung penderitaan warga. Para ASN memiliki empati dan rasa tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan.

“Saya ingin memberikan pesan, saya tidak bisa menyelesaikan masalah ini sendiri. Saya ingin para ASN saya melihat kondisi riil di bawah. Saya ingin kasih tahu bahwa banyak saudara-saudara kita yang hari ini masih dalam kategori miskin ekstrem,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup
Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok
Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember
Tepat di Hari Lahir Pancasila, Gus Fawait Hadirkan Rute Penerbangan Jember–Surabaya
Ini Hasil Sidak-Supervisi Satgas MBG Jember di Kecamatan Semboro
Pemkab Jember Terjunkan Satgas Sisir Kelayakan Fasilitas Program Makan Bergizi Gratis
PKB Jember Bagikan Daging Kurban dengan Besek, Gus Ayub: Back to Natural
Gus Rivqy Bagikan Ratusan Hewan Kurban di Jember-Lumajang

Baca Lainnya

Wednesday, 3 June 2026 - 19:02 WIB

Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup

Wednesday, 3 June 2026 - 18:06 WIB

Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok

Monday, 1 June 2026 - 15:15 WIB

Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember

Monday, 1 June 2026 - 15:06 WIB

Tepat di Hari Lahir Pancasila, Gus Fawait Hadirkan Rute Penerbangan Jember–Surabaya

Saturday, 30 May 2026 - 00:16 WIB

Ini Hasil Sidak-Supervisi Satgas MBG Jember di Kecamatan Semboro

TERBARU

Petugas BPBD Jember saat melakukan pemilahan sampah (Foto: Istimewa).

News

Ikuti Arahan Pemkab, BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk

Wednesday, 3 Jun 2026 - 18:01 WIB