DPRD Jember Ingatkan Dampak El Nino, Mitigasi Pertanian Jadi Prioritas

Thursday, 30 April 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto (Foto: Istimewa).

Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto (Foto: Istimewa).

Frensia.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember mulai mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino yang diprediksi akan memicu kemarau panjang.

Pemerintah daerah diminta segera melakukan langkah mitigasi strategis guna melindungi sektor pertanian dari risiko kekeringan.

Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mengungkapkan bahwa meski penyerapan gabah pada triwulan pertama di Jember berjalan positif. Namun, ancaman perubahan iklim tetap harus diwaspadai sejak dini.

“Serapan gabah pada triwulan pertama sudah sangat bagus. Namun, saat ini kita menghadapi ancaman El Nino di wilayah Jawa dan sekitarnya,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Candra menekankan pentingnya pemerintah segera memetakan lahan pertanian yang rawan krisis air. Menurutnya, akurasi data wilayah terdampak menjadi kunci agar produktivitas petani tetap terjaga di tengah musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih lama.

Baca Juga :  Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan

“Kami meminta pemerintah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi kekurangan sumber daya air. Persiapan harus dilakukan sebelum dampak El Nino benar-benar meluas,” ujarnya.

Dia juga menyoroti program bantuan optimasi lahan dari pemerintah pusat yang telah disalurkan sebelumnya.

Candra mendesak agar fasilitas tersebut dimaksimalkan untuk menghadapi anomali cuaca tahun ini.

“Fasilitas itu harus dimaksimalkan untuk menghadapi anomali cuaca tahun ini,” paparnya.

Selain kesiapan infrastruktur, DPRD Jember mendorong adanya edukasi masif bagi para petani mengenai pola tanam adaptif. Petani diharapkan mulai beralih ke komoditas yang lebih tahan terhadap keterbatasan air (minim air).

“Transformasi pengetahuan kepada petani sangat penting agar mereka mampu menyesuaikan pola tanam, sehingga hasil panen tidak terganggu secara signifikan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

“Dalam hal ini, peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sangat krusial. PPL ini harus menjadi garda terdepan dalam mendampingi petani melakukan persiapan teknis di lapangan,” tambahnya.

Terkait keterbatasan anggaran mitigasi pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Jember, Candra tetap optimis sinergi dengan pemerintah pusat dapat memberikan solusi konkret bagi petani.

Sebagai langkah nyata, DPRD Jember meminta pemerintah segera mengaktifkan kembali fungsi embung dan memperbaiki saluran irigasi yang selama ini tidak optimal.

“Fokus utama kita adalah menjaga masa tanam kedua. Pemerintah harus hadir membantu petani, terutama dalam mengoptimalkan kembali fungsi embung dan jaringan irigasi untuk menjamin suplai air,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

Friday, 11 September 2026 - 20:44 WIB

Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja

TERBARU

Plt. Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, saat mengukuhkan 4 guru besar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT). (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Thursday, 17 Sep 2026 - 19:23 WIB

ilustrasi kenaikan indeks dollar (sumber: Pixabay)

Economia

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Thursday, 17 Sep 2026 - 12:01 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading