Kesaksian Guru PAUD di Jember soal Siswa Keracunan MBG

Thursday, 21 May 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu siswa yang masuk rumah sakit karena keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) (Foto: Istimewa).

Salah satu siswa yang masuk rumah sakit karena keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Fakta baru terungkap dalam kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa TK dan PAUD di Kaliwates, Jember. Dua anak (total 18 anak yang keracunan), berasal dari PAUD Asrar 29 yang menjadi korban.

Guru PAUD Asrar 29, Nila, menceritakan bahwa dari seluruh muridnya, hanya dua anak yang mengalami gejala keracunan parah hingga harus dilarikan ke fasilitas kesehatan. Kedua murid tersebut diketahui bernama Marwah dan Nisa.

“Cuma dua ini (yang kena). Dan kebetulan dua anak ini yang makannya habis. Yang lainnya ada sisa,” katanya saat memberikan keterangan, Kamis (21/5/2026).

Nila menjelaskan, kedua muridnya menunjukkan respons tubuh yang berbeda setelah mengonsumsi makanan tersebut. Salah satu korban langsung dilarikan ke puskesmas tak lama setelah mengeluh sakit.

Baca Juga :  Dispendik Jember Gelar FLS3N, Cari Peserta Terbaik Tingkat Kabupaten

Sementara satu korban lainnya sempat mendapatkan penanganan mandiri di rumah karena sang ibu kebetulan berprofesi sebagai tenaga medis.

“Kalau yang satunya ini kebetulan ibunya juga perawat. Jadi sempat diantisipasi dulu di rumah, dikasih obat. Cuman karena keseringan muntah, mungkin lemas anaknya, akhirnya malam baru dibawa ke rumah sakit untuk penanganan,” ujarnya.

Nila menjelaskan, bahwa menu makanan program MBG yang disajikan pada Rabu (20/5) tersebut adalah ayam suwir dan tahu crispy. Makanan tiba di sekolah sebelum pukul 09.00 WIB.

“Saat makanan dibuka pada jam istirahat sekolah, pihak guru sebenarnya sempat mencium adanya aroma yang tidak biasa dari hidangan tersebut,” jelasnya.

“Begitu anak-anak istirahat jam 09.00 WIB langsung dibuka, itu memang keluar ada aroma yang bukan aroma enggak enak ya, kayak ada yang berubah gitu masakannya,” tambahnya.

Baca Juga :  Ini Hasil Sidak-Supervisi Satgas MBG Jember di Kecamatan Semboro

Sebelumnya, Nila mengira muridnya hanya sedang mengalami penurunan imun tubuh. Namun saat melihat fakta di ruangan rumah sakit tersebut, Nila melihat ada sekitar tiga hingga empat anak dari lembaga pendidikan lain di daerah Patung, Kaliwates, yang mengalami gejala serupa.

“Saya tadi malam samperin ke (RSUD) Kaliwates, ternyata dari lembaga lain ada. Loh, berarti ini bukan cuman anakku (muridku),” paparnya.

Nila menegaskan bahwa insiden seperti ini baru pertama kali terjadi sejak sekolahnya menerima program Makan Bergizi Gratis.

“Sebelumnya alhamdulillah enggak ada (kejadian). Baru kemarin,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Viral Makam di Sumbersari Jember Tergusur Galian C
Kodim Jember Gelar Operasi Katarak Gratis, 168 Warga se-Karesidenan Besuki Ikut Serta
Pelayanan Lumpuh Akibat Balai Desa di Jember Digembok Warga
OJK Jember Beri Penjelasan soal SLIK yang Bermasalah saat Akan Ajukan Pinjaman
OJK Jember Ingatkan Korban Kasus Scam Segera Lapor ke IASC
Angka Perceraian di Jember Tembus 2.211 Perkara, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama
Perayaan 1 Suro Warga Jember Kirab Ratusan Tumpeng ke Situs Beteng Majapahit
PMII Jember Sebut Pembangunan Batalyon Teritorial di Silo Minim Partisipasi Masyarakat

Baca Lainnya

Saturday, 20 June 2026 - 00:06 WIB

Viral Makam di Sumbersari Jember Tergusur Galian C

Friday, 19 June 2026 - 21:32 WIB

Kodim Jember Gelar Operasi Katarak Gratis, 168 Warga se-Karesidenan Besuki Ikut Serta

Friday, 19 June 2026 - 01:05 WIB

Pelayanan Lumpuh Akibat Balai Desa di Jember Digembok Warga

Thursday, 18 June 2026 - 22:15 WIB

OJK Jember Beri Penjelasan soal SLIK yang Bermasalah saat Akan Ajukan Pinjaman

Thursday, 18 June 2026 - 19:02 WIB

OJK Jember Ingatkan Korban Kasus Scam Segera Lapor ke IASC

TERBARU

Pihak pegawai Pertamina saat memberikan santunan kepada anak yang berkebutuhan khusus di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surabaya, Jawa Timur (Foto: Istimewa).

Regionalia

Pertamina Patra Niaga Bagikan Santunan di Regional Jatimbalinus

Saturday, 20 Jun 2026 - 02:15 WIB

Penampakan makam yang terkena alat berat galian C (Foto: Istimewa).

News

Viral Makam di Sumbersari Jember Tergusur Galian C

Saturday, 20 Jun 2026 - 00:06 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading