Frensia.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, akan segera menyiakan langkah antisipasi konflik menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di tahun 2027.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menyampaikan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026, sebagai peraturan pelaksana Undang-undang Desa, pihaknya akan mempercepat pembentukan Peraturan Bupati (Perbup) untuk tahapan Pilkades 2027.
“Sebagai legal standing, sekaligus juga mendorong kaitannya dengan percepatan kesiapan draft kami, untuk kita ajukan sebagai penetapan Perda,” kata Adi, saat ditemui di DPRD Jember, pada Selasa (5/5/2026).
Kata Adi, ada sebanyak 161 desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak pada tahun 2027. Dari jumlah tersebut, ada 15 desa yang diisi oleh Penjabat (Pj) kepala desa.
Selain itu, pada hari ini pihaknya berencana melakukan rapat untuk memetakan pembentukan panitia Pilkades di tingkat kabupaten.
“Tugas dari panitia kabupaten, salah satunya membuatkan regulasi dan tahapan-tahapan Pilkades tahun 2027 ke depan,” kata dia.
Menurutnya, selama menjelang pelaksanaan Pilkades 2027, pihaknya juga mengantisipasi adanya konflik sejak saat pembentukan panitia.
“Kita akan mengakomodir untuk melakukan konsolidasi di tingkat lapangan bersama kecamatan yang menjadi tanda kutip isu strategis,” kata Adi.
Lebih lanjut, dia mengatakan dalam pembentukan panitia Pilkades, khususnya perangkat desa yang akan disorot yaitu Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
“Karena BPD nanti yang akan membentuk panitia Pilkades,” kata Adi.
Merespon adanya konflik menjelang Pilkades 2027, Budi Wicaksono, Ketua Komisi A DPRD Jember, pihaknya menyoroti para calon kepala desa yang berstatus petahana.
Menurutnya, konflik di Pilkades akan berkurang, jika para inkumben tidak mencalonkan lagi.
“Kalau inkumben tidak mencalonkan lagi, di situ potensi konfliknya tidak terlalu tinggi,” tegasnya.
Budi juga meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), untuk mengecek kepala desa petahana yang akan mencalonkan lagi di tahun 2027.






