Duduk Bersama, Rektor UIN KHAS Jember Dengan Puluhan Media Berencana Kuatkan Peran Akademisi di Masyarakat

Thursday, 6 June 2024 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Duduk Bersama, Rektor UIN KHAS Jember Dengan Puluhan Media Berencana Kuatkan Peran Akademisi di Masyarakat  (Foto/Frensia.id)

Gambar Duduk Bersama, Rektor UIN KHAS Jember Dengan Puluhan Media Berencana Kuatkan Peran Akademisi di Masyarakat (Foto/Frensia.id)

Frensia.id Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Hepni, ajak duduk bersama puluhan awak media di lantai 2 Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Kemarin 05/05/2024. Agenda tesebut bertujuan untuk menguatkan peran akademisi di masyarakat.

Acara tersebut dihadiri pimpinan dan beberapa perwakilan 20 media. Mulai dari media cetak, media online, televisi hingga radio. Seperti Jawa Pos Radar Jember, KompasTV, J-TV, Times Indonesia, BangsaPedia, Prosalina, dan K-Radio, termasuk Frensia.id, juga ikut serta dalam pertemuan tersebut.

Melalui acara tersebut, UIN KHAS Jember melakukan musyawarah dengan awak media partner yang diundang terkait rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS). Targetnya, tentu adalah kerja sama untuk saing menguatkan peran kedua.  

Musyawarah yang dipimpin Kepala Pusat Layanan Kerjasama dan International Office, Achmad Fathor Rosyid, sangat terbuka. Beberapa hadirin diberi waktu untuk memberikan masukan dan bahkan kritikan agar ke depannya dapat tercipta kerja sama yang saling menguatkan peran bagi masyarakat.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Bantah Dugaan Korupsi KIP-K, LKBHI: Tidak Ada Mens Rea

“Kritik yang membangun dari media partner itu, juga bentuk kasih sayang”, tegas dalam forum tersebut.

Bahkan Rektor yang baru menjabat beberapa bulan ini menyebut media-media yang hadir sebagai media partner.

“Disebut sebagai media partner, karena paradigmanya kerja sama yang saling menguatkan dan mengingatkan,” tambahnya.

Merespons hal tersebut, pada acara dialog terbuka, Chaliq Baya, pimpinan JawaPos Radar Jember mengharapkan kerja sama dapat dilakukan agar dapat memunculkan pakar dalam bidang tertentu.

Beberapa pakar dan akademisi dianggapnya memiliki kompetensi berkontribusi pada masalah yang dihadapi masyarakat.

Kita (UIN KHAS) selama ini tidak memiliki pakar yang bisa menjadi tempat rujukan masyarakat untuk mendapatkan pencerahan terkait suatu masalah tertentu”, ungkap Chaliq Baya yang juga menjadi tenaga pengajar di Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember.

Baca Juga :  David Robie, Periset Yang Pernah Utarakan Standar Kebebasan Pers di Indonesia Bermasalah

Baginya, semua pakar yang sekarang tenar, baik nasional maupun lokal, dapat dianggap juga berkat campur tangan beberapa media. Kerja sama yang direncanakan mestinya fokus pada hal tersebut, yakni berusaha menghadirkan pendapat pakar UIN KHAS Jember di publik masyarakat.

Dari perwakilan kanal radio Prosalina juga mengungkap hal senada. Ia mengaku bahwa selama ini, saat isu hukum yang beredar di masyarakat, para crewnya hanya menghubungi dosen dari kampus-kampus umum.

Dengan adanya kerja sama ini, ia juga berharap ada beberapa pakar UIN KHAS Jember yang muncul untuk menjawab isu-isu bahkan masalah yang sedang dihadapi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza
CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya
Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers
Logika Penguasaan Negara Pada Karya Jurnalistik Diteliti Akademisi
Dispendik Jember Lakukan Trauma Healing di SDN 02 Jelbuk Usai Insiden Guru Over Reaktif
Oknum Guru SD di Jelbuk Jember Telanjangi Murid Gegara Hilang Uang, Dispendik Tarik Pelaku dari Sekolah

Baca Lainnya

Saturday, 14 February 2026 - 01:53 WIB

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Saturday, 14 February 2026 - 01:01 WIB

Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza

Wednesday, 11 February 2026 - 15:57 WIB

CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya

Tuesday, 10 February 2026 - 18:34 WIB

Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers

TERBARU

Foto: Istimewa. Salah satu lokasi terdampak banjir.

Regionalia

Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Sunday, 15 Feb 2026 - 15:09 WIB

Foto: Istimewa.

News

Laka di Jember Libatkan Bus vs Sepeda Motor, 1 Tewas

Sunday, 15 Feb 2026 - 10:32 WIB