Dzikir, Fikir dan Amal Sholeh: Pesan Rektor UIN KHAS Jember Pada Closing PBAK 2025

Saturday, 23 August 2025 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Rangkaian panjang Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN KHAS Jember 2025 akhirnya mencapai puncak. Acara penutupan atau Closing Ceremony digelar dengan penuh khidmat sekaligus meriah pada Jumat, 22 Agustus 2025, di lapangan depan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN KHAS Jember menyampaikan pesan mendalam kepada mahasiswa baru. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara dzikir, fikir, dan amal sholeh dalam menjalani kehidupan akademik maupun sosial.

“Kalau pada opening kita bernuansa burhani, maka untuk closing PBAK ini bernuansa irfani. Jika awal kita menggunakan paradigma filosofis dengan menjadi mahasiswa DIVA, maka malam ini menggunakan genosis; sehingga ada perpaduan fikir dan dzikir yang kemudian menjadi amal sholeh. Hal ini oleh Menteri Agama disebut dengan ISMA (Integrasi Saintek Moralitas dan Agama). Pada pembukaan PBAK kita pakai teleskop akal/fikir, malam ini saya ingin menutup dengan teleskop hati,” Tutur Rektor.

Baca Juga :  Gegara Sejoli Mesum, UNEJ Bakal Perbanyak Frekuensi Patroli Security di Wilayah Kampus

Dalam sambutannya, Rektor juga mengisahkan teladan Syekh Kholil Bangkalan yang pernah kedatangan tiga tamu dengan membawa persoalan berbeda. Namun, jawaban sang ulama besar Madura tersebut sama, yaitu memperbanyak istighfar. Kisah ini disampaikan sebagai pengingat bahwa istighfar bukan hanya zikir, tetapi juga jalan menuju ketenangan hati dan solusi atas berbagai persoalan hidup.

Setelah kisah tersebut, Rektor memimpin dzikir yang diikuti dengan khusyuk oleh seluruh mahasiswa baru. Ia menegaskan bahwa istighfar adalah iluminasi hati yang dapat membuka jalan keluar dari segala kesulitan.

“Jika pada pertemuan pertama otak kalian, logika kalian, fikir kalian, dan kognisi kalian yang diminta untuk memancar; maka pada malam terakhir ini hati kalian yang diminta untuk bening,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, pada pembukaan PBAK, Prof. Hefni Zain, menekankan pentingnya pembentukan karakter mahasiswa baru dengan sebutan DIVA, akronim dari Dedikatif, Inovatif, Visioner, dan Adaptif.

Dedikatif artinya punya komitmen dan kesetiaan untuk mengabdi tanpa pamrih pada bangsa, agama, dan masyarakat. Inovatif berarti selalu memunculkan kreativitas baru, tidak sekadar menerima keadaan apa adanya. Visioner adalah mampu melihat jauh ke depan, berpikir untuk kemajuan kampus dan bangsa. Dan terakhir, Adaptif, yakni mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman serta memberi solusi atas problem kemanusiaan, kemiskinan, keterbelakangan, dan ketertindasan.

Baca Juga :  Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Konsep ini menekankan aspek fikir yang menjadi pijakan awal PBAK 2025.

Selain itu, sebelum penutupan PBAK, mahasiswa baru juga menggelar aksi wakaf oksigen dengan membagikan ribuan bibit pohon buah kepada pengguna jalan di kawasan Simpang Empat Mangli, Jember. Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian PBAK 2025 yang mengangkat tema Ekoteologi. Kegiatan tersebut bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga implementasi nyata dari integrasi Dzikir, Fikir dan amal.

Sebagai wujud konkret amal sholeh yang diharapkan dapat terus mengakar dalam kehidupan mahasiswa baru UIN KHAS Jember.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Gagasan Pendidikan Islam Berkarakter Ulil Albab dan Ulin Nuha
UIN KHAS Jember Luncurkan Program Unggulan Selama Bulan Ramadan 2026
Diteliti! Kelompok Perempuan Rentan Diabetnya Meningkat Saat Ramadhan
Gerbang SDN di Jember Disegel Ahli Waris Dini Hari
Gegara Sejoli Mesum, UNEJ Bakal Perbanyak Frekuensi Patroli Security di Wilayah Kampus
Viral Video Sejoli Mesum di Lingkungan Kampus UNEJ
Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan
Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Baca Lainnya

Saturday, 28 February 2026 - 12:56 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Gagasan Pendidikan Islam Berkarakter Ulil Albab dan Ulin Nuha

Thursday, 26 February 2026 - 17:15 WIB

UIN KHAS Jember Luncurkan Program Unggulan Selama Bulan Ramadan 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 21:14 WIB

Diteliti! Kelompok Perempuan Rentan Diabetnya Meningkat Saat Ramadhan

Monday, 23 February 2026 - 19:26 WIB

Gerbang SDN di Jember Disegel Ahli Waris Dini Hari

Monday, 23 February 2026 - 12:30 WIB

Gegara Sejoli Mesum, UNEJ Bakal Perbanyak Frekuensi Patroli Security di Wilayah Kampus

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan arahan kepada SPPG via zoom. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Dari Tanah Suci, Bupati Fawait Berikan Arahan ke SPPG Jember

Monday, 2 Mar 2026 - 22:12 WIB

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho. (Foto: Istimewa).

Politia

PDIP Jember Desak Insentif Guru Ngaji Cair Sebelum Lebaran

Monday, 2 Mar 2026 - 19:44 WIB

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya (Foto: Istimewa).

Politia

DPMD Jember Dorong Pemdes Patemon Terbitkan Perkades APBDes

Monday, 2 Mar 2026 - 19:11 WIB