Hikmah Menyambut Bulan Puasa (Bagian II) : Tata Kembali Niat Untuk Kesempurnaan Ibadah Selama Ramadhan

Monday, 4 March 2024 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Menata Niat Puasa Ramadhan (Sumber: Pexels/Thirdman)

Ilustrasi Menata Niat Puasa Ramadhan (Sumber: Pexels/Thirdman)

Frensia.id – Pada bagian sebelumnya dijelaskan bahwa untuk dapat sempurna melaksanakan ibadah puasa selama bulan Ramadhan adalah dengan menata niat.

Niat yang pertama adalah menjalankan ibadah kepada Allah dengan berpuasa selama bulan Ramadhan.

Niat yang kedua ialah niat untuk mengikuti dan meneladani perilaku Rasulullah dalam menjalankan ibadah selama Ramadhan, utamanya dalam melaksanakan Puasa.

Kedua niat tersebut merupakan jenis niat paling mendasar dan paling pokok, sebagaimana dijelaskan oleh Ustadz Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A dalam Majalah Kesehatan Muslim Edisi I Tahun I.

Selanjutnya, seorang penceramah dan juga dokter ini melanjutkan pada menata niat yang benar dengan tiga jenis niat lainnya.

Jenis niat ketiga ialah niat menjalankan ibadah puasa sebagai kewajiban serta karena merupakan bagian dari rukun Islam yang kelima.

Jenis niat merupakan niat yang umum diketahui oleh masyarakat muslim, akan tetapi penting untuk diketahui bahwa berpuasa Ramadhan jangan sampai hanya bertujuan untuk menggugurkan kewajiban belaka.

Baca Juga :  Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Oleh karena itu, penting untuk disertai dengan dua jenis niat yang telah disebutkan sebelumnya.

Jenis niat keempat ialah niat mendahulukan keridhan Allah daripada kesenangan pribadi.

Ketika seorang muslim berpuasa, tentu akan meninggalkan berbagai hal disenangi. Makan, minum, bergaul suami-istri, semuanya didahulukan karena perintah Allah.

Semua hal yang disenangi tersebut harus ditinggalkan dengan hati yang tulus dan semata-mata karena mencari keridhaan Allah SWT semata.

Maka, jika seorang muslim telah berhasil mendahulukan keridhaan Allah dibanding kepuasaan diri sendiri akan menjadi bekal untuk menggapai dan menikmati manis serta indahnya keimanan.

Demikian juga jenis niat ini adalah niat yang sangat tinggi nilainya, hanya saja terkadang tidak terasa ketika di dunia.

Sehingga tidak heran jika terkadang seorang yang berpuasa senantiasa tidak sabar untuk segera berbuka puasa, dan bahkan sekedar matahari terbenam, balas dendam dan pelampiasan diri segera dilancarkan. yakni, dengan makan dan minum sebanyak-banyaknya, sampai terasa susah dan malas untuk melaksanakan tarawih.

Baca Juga :  Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Niat yang terakhir ialah berniat menjadikan puasa Ramadhan sebagai upaya membangun benteng dan pelindung diri dari api neraka.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

Pada riwayat lain, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الصِّيَامُ جُنَّةٌ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَجْهَلْ ، وَإِنِ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى صَائِمٌ ، مَرَّتَيْنِ. رواه البخاري

“Puasa adalah perisai, maka orang yang sedang berpuasa hendaknya tidak berkata kata keji dan berperilaku layaknya orang-orang bodoh (semisal berteriak-teriak-pen). Dan bila ada seseorang yang memerangi atau mencacinya, hendaknya ia membela diri dengan berkata: sesungguhnya aku sedang berpuasa, 2 kali”.) (HR. Bukhari)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja
Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Baca Lainnya

Saturday, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Saturday, 4 April 2026 - 15:05 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

TERBARU

Petugas Damkar Jember  saat melakukan pemadaman di lokasi kebakaran (Foto: Istimewa).

News

Hari H Akad, Rumah Warga Jember Alami Kebakaran

Friday, 22 May 2026 - 15:38 WIB