Istri Nyaleg, RT Yang Tidak Dukung Langsung Dipecat Kepala Desa

Tuesday, 27 February 2024 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber; Tribun

Ilustrasi, Sumber; Tribun

Frensia.id- Ahmad Rasidi, Kepala Desa Sumberpinang Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sangat berani memecat bawahannya. Ia telah mengambil tindakan memecat dua ketua RT tanpa persetujuan. Banyak yang menduga, masalahnya terkait dengan istrinya, Nur Fatila, sebagai caleg DPRD Situbondo lewat PKB.

Dari laporan jaringan media tribun, pemecatan tersebut diduga terjadi karena dua ketua RT tersebut menolak mendukung istri kepala desany. Dalam kabar, istrinya mencalonkan diri sebagai caleg DPRD Situbondo melalui PKB.

Salah satu Ketua RT yang dipecat, Astun. Ia menyampaikan pada awak media bahwa alasannya kerena tidak mendukung salah caleg kabupaten kota dari PKB.

Meski Astun merasa tidak ada masalah dengan Ahmad Rasidi, dia mengaku diberikan Surat Keputusan (SK) dari Ahmad Rasidi yang berisi permintaan agar warga mendukung Nur Fatila yang mencalonkan diri.

Baca Juga :  Gus Fawait Hadiri HUT ke-81 TNI di Kodim 0824 Jember, Tekankan Sinergi Ketahanan Pangan

Namun, Astun menolak ajakan tersebut. Baginya, pemilihan adalah hak rakyat dan bukan hak Ketua RT.

Astun menyatakan bahwa dia mengetahui pemecatan dari warga sekitar dan bukan dari pihak desa secara langsung, karena surat pemberhentian dikirimkan ke rumahnya dan ditandatangani oleh Ahmad Rasidi.

Walaupun demikian, Astun menolak pemecatan tersebut karena alasan yang tidak jelas, namun dia tidak dapat melakukan banyak hal atas keputusan tersebut.

Ahmad Rasidi membantah bahwa pemecatan terhadap dua Ketua RT tersebut terkait pencalonan istrinya sebagai caleg, melainkan karena pelanggaran aturan netralitas perangkat desa.

Nur Fatila, istri Ahmad Rasidi, memang mencalonkan diri sebagai caleg DPRD Situbondo melalui PKB dan meraih suara yang tidak sebanyak caleg PKB lainnya di dapil yang sama.

Meskipun demikian, PKB memimpin suara di dapil Situbondo 6. Baru kemudian diikuti oleh PPP dan Golkar dalam perolehan suara keseluruhan.

Baca Juga :  Temui Massa Aksi Pasar Tanjung, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Dialog Lesehan di Pendopo
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember Ajak Anggota Dewan Kembalikan Citra Legislatif di Hari Parlemen Nasional
Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM
Pemkab Jember Percepat Sinergi dengan Pusat: Garap Layanan Dasar hingga Hotel Cinta
Warga Desa Suci dan Pakis Audiensi ke DPRD Jember Tuntut Kejelasan Sertifikat Tanah Ketajek
Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Kunjungi Warga Penerima Layanan Homecare
Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara
Pemkab Jember akan Luncurkan ‘Mobil Cinta’ dan Lakukan Sosialisasi SMK ‘Go Global’
Pemkab Jember Komitmen Bantu Peralihan Status PPPK dan Lakukan Kejar Paket Pendidikan

Baca Lainnya

Friday, 16 October 2026 - 22:34 WIB

Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember Ajak Anggota Dewan Kembalikan Citra Legislatif di Hari Parlemen Nasional

Friday, 16 October 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Thursday, 15 October 2026 - 19:19 WIB

Pemkab Jember Percepat Sinergi dengan Pusat: Garap Layanan Dasar hingga Hotel Cinta

Thursday, 15 October 2026 - 18:37 WIB

Warga Desa Suci dan Pakis Audiensi ke DPRD Jember Tuntut Kejelasan Sertifikat Tanah Ketajek

Saturday, 10 October 2026 - 16:40 WIB

Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Kunjungi Warga Penerima Layanan Homecare

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading