Jago Forex: Memahami Fundamental Analysis pada Analisa Market

Monday, 25 March 2024 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Free picture by Alesia Kozik - Pexels

Free picture by Alesia Kozik - Pexels

Frensia.id – Salah satu aspek penting dalam trading forex adalah analisa market.

Analisa market adlaah suatau metode atau cara untuk mengolah data dengan informasi tertentu yang berisikan indikator tertentu.

Beberapa indikator tersebut adalah peluang, ancaman, kekuatan, serta kelemahan alias SWOT.

Aspek penting pada teknik analisia market adalah fundamental analisis.

Fundamental analisis adalah metode analisa yang menekankan pada pengamatan faktor-faktor terkait.

Beberapa faktor tersebut adalah kondisi mata uang negara, peta kekuatan ekonomi negara, kondisi geo politik, serta beberapa kondisi seosial politik lainnya yang berpengaruh pada pergerakan harga pada pasar.

Baca Juga :  BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen

Para fundamentalis percata bahwa dengan mengetahui semua faktor yang menyebabkan harga bergerak, maka ia akan dapat memprediksi masa depan.

Para fundamentalis percaya bahwa harga bergerak dIsebabkan oleh perilaku paa partisan pasar.

Beberapa faktor penyebab harga pada pasar bergerak setidaknya adalah produk domestik bruto, tingkat pengangguran, tingkat inflasi, indeks harga produksi, indeks harga konsumen, dan neraca pembayaran.

Baca Juga :  Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM

Termasuk pula aliran modal, kebutuhan tunai pada sektor publik, kebijakan moneter, kebijakan fisikal, kondisi sosial, kondisi politik lokal dan internasional, serta tingkat pertumbuhan ekonomi mikro dan makro.

Pendek kata, apabila kondisi ekonomi suatu negara baik, maka kedepan harga pasar pun akan semakin menguat. Begitupun sebaliknya. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026
BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen
Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM
Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan
Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Baca Lainnya

Wednesday, 5 August 2026 - 17:30 WIB

Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026

Wednesday, 5 August 2026 - 15:30 WIB

BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen

Sunday, 2 August 2026 - 17:33 WIB

Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM

Saturday, 27 June 2026 - 16:44 WIB

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading