Frensia. Id- Jembatan penghubung antara RT/RW 003/003 dengan RT/RW 002/004 di Dusun Durjo, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Jember ambrol gegara hujan lebat. Saat diguyur hujan, terjadi retakan dan pergerakan di tanah di sekitar jembatan.
“Sudah terjadi retakan dan pergerakan tanah pada Sabtu (7/2) sejak pukul 08:00 WIB,” kata Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, Sabtu (7/2/2026).
Selanjutnya kata dia, wilayah Desa Karangpring memang diguyur hujan kurang lebih sekitar 6 jam pada Jum’at (6/2). Hanya saja, kata dia, dampaknya baru dirasakan hari ini.
“Dampak retakan dan pergerakan tanah di sekitar jembatan itu dirasakan hari ini,” ujarnya.
Edy menambahkan, pada pukul 17:45 WIB, jembatan yang menghubungkan antara 2 RT/RW ambrol. Sehingga akses tersebut tidak bisa dilintasi oleh kendaraan.
“Jembatan masih belum diperbaiki sehingga masih belum bisa dilintasi oleh warga,” paparnya.
Edy mengimbau, agar masyarakat tetap meningkatkan kehati-hatian terhadap curah hujan yang tinggi. Mengenai tindak lanjut terhadap jembatan, BPBD bersama relawan lainnya akan melakukan kerja bakti pada Minggu (8/2) pukul 07:00 WIB.
“Personel BPBD besok akan melakukan kerja bakti pukul 07:00 WIB,” tandasnya.







