Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ketua YLBHI Harap Legislatif Mengaudit Intelejen

Tuesday, 31 March 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ketua YLBHI Harap Legislatif Mengaudit Intelejen (Sumber: Tangkapan Layar Kompas)

Gambar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ketua YLBHI Harap Legislatif Mengaudit Intelejen (Sumber: Tangkapan Layar Kompas)

Frensia.id — Kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus memasuki babak baru. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi III menggelar rapat dengar pendapat dengan memanggil Kapolda Metro Jaya pada hari ini untuk membahas tragedi tersebut secara mendalam.

Dalam forum yang menyita perhatian publik ini, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, turut hadir dan memberikan pernyataan menohok. Ia secara tegas meminta lembaga legislatif untuk turun tangan mengawasi dan mengaudit tindak-tanduk intelijen negara yang diduga kuat memiliki kaitan dengan rentetan kekerasan terhadap masyarakat sipil.

Isnur menyoroti bahwa insiden yang menimpa Andrie Yunus bukanlah tindak pidana penganiayaan biasa. Menurutnya, ada indikasi kuat keterlibatan kekuasaan di balik teror ini. Ia memperingatkan bahwa jika kasus ini dibiarkan menguap tanpa penyelesaian yang transparan, teror serupa akan terus menghantui masyarakat.

“Ini peristiwa terus berulang. Dan kalau ini tidak diungkap secara maksimal… rasa aman warga negara itu hilang,” tegas Isnur di hadapan para anggota dewan.

Melihat urgensi tersebut, Isnur mendesak agar parlemen tidak tinggal diam. Ia menaruh harapan besar pada langkah konkret dari Senayan.

Baca Juga :  Kerja Senyap Bupati Jember Atasi Bencana, Tim Pemprov Jatim Langsung Tinjau Infrastruktur Rusak

“Saya harap betul, Komisi III bisa mengambil terobosan,” tambahnya. Lebih jauh, ia juga mendorong agar isu ini diangkat ke tingkat yang lebih tinggi, “Saya berharap ada pembicaraan lintas komisi dan level pimpinan DPR untuk serius melihat ini.”

Pernyataan paling mengejutkan dari Ketua YLBHI tersebut adalah dugaannya bahwa kasus penyiraman air keras ini merupakan wujud dari operasi intelijen yang menyasar kelompok masyarakat sipil. Jika dibiarkan, Isnur memperingatkan bahwa siapa saja bisa menjadi korban selanjutnya, tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Tanggapan Ketua DPC PKB Jember Soal Fatayat NU Jember Kembalikan Bantuan yang Diminta oleh DPR RI

Ia bahkan mengingatkan para anggota dewan bahwa posisi mereka pun tidak sepenuhnya aman dari potensi ancaman serupa.

“Jangan operasi kepada warga. Bisa jadi juga operasi pada anggota DPR,” ujarnya memberikan peringatan keras.

Di akhir pernyataannya, Isnur juga mengungkapkan fakta mencengangkan yang mengindikasikan bahwa Andrie Yunus bukanlah sasaran tunggal dari kelompok pelaku teror ini.

“Saya kemarin baca di media. Ternyata yang ditarget (pelaku) bukan hanya Andrie,” tutupnya, meninggalkan tanda tanya besar mengenai siapa lagi yang masuk dalam daftar target operasi kekerasan tersebut.

Rapat Komisi III bersama Kapolda Metro Jaya ini diharapkan menjadi titik terang untuk membongkar tuntas dalang dan motif sebenarnya di balik penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, serta memulihkan kembali rasa aman di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Ketua Komisi C Sebut Program “Bunga Desaku” Selaras dengan Visi Presiden Prabowo
Gus Bupati Jember Ringankan Beban Kepala Desa soal Perbaikan Jalan
Gus Bupati Jember Satu Mobil Bareng OPD saat Safari Ramadan di Ledokombo
Gus Rivqy: Pancasila Mengajarkan Ekonomi Harus Berpihak pada Rakyat
Legislator DPR RI Gus Rivqy Distribusikan 5.000 Paket Sembako untuk Kader PKB Jember
Anggota DPRD Jember Sebut Bakal Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis
Jelang Lebaran, Anggota DPRD Jatim Satib Bagikan 5.000 Paket Beras untuk Warga Jember
Satpol PP Tertibkan Lapak PKL di Sepanjang Jalan Kaliwates Jember

Baca Lainnya

Tuesday, 31 March 2026 - 13:47 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ketua YLBHI Harap Legislatif Mengaudit Intelejen

Thursday, 26 March 2026 - 11:46 WIB

Ketua Komisi C Sebut Program “Bunga Desaku” Selaras dengan Visi Presiden Prabowo

Tuesday, 17 March 2026 - 20:58 WIB

Gus Bupati Jember Ringankan Beban Kepala Desa soal Perbaikan Jalan

Tuesday, 17 March 2026 - 20:51 WIB

Gus Bupati Jember Satu Mobil Bareng OPD saat Safari Ramadan di Ledokombo

Tuesday, 17 March 2026 - 18:22 WIB

Gus Rivqy: Pancasila Mengajarkan Ekonomi Harus Berpihak pada Rakyat

TERBARU

Bambang Soesatyo Sumber: Instagram

Educatia

5 Jurus Disegani Menurut Politikus Golkar, Bambang Soesatyo

Tuesday, 31 Mar 2026 - 13:43 WIB

Salah satu petani di Kecamatan Jenggawah, yang sedang menjemur padinya. (Foto: Fadli/Frensia).

Economia

Memasuki Musim Panen, Harga Gabah di Jember Stabil

Monday, 30 Mar 2026 - 21:02 WIB

Tampak depan Gedung Perpustakaan UIN KHAS Jember (Foto: Pinterest).

Educatia

Perpustakaan UIN KHAS Jember Kembali Pertahankan Akreditasi A

Monday, 30 Mar 2026 - 17:44 WIB