Cerita Petani Padi di Jember Soal Serangan Hama Tikus dan Wereng

Monday, 30 March 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani di Kecamatan Jenggawah, Jember, saat di sawah (Foto: Istimewa).

Petani di Kecamatan Jenggawah, Jember, saat di sawah (Foto: Istimewa).

Jenggawah, Frensia.id- Para petani padi di Kabupaten Jember mengeluhkan padinya terancam diserang hama saat memasuki panen raya.

Salah satu petani di Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Sukirno, mengaku di tahun ini hasil panennya mengalami penurunan karena diserang hama.

“Yang jelas menurun untuk di tahun ini. Meskipun sama-sama musim hujan sekarang. Masalahnya hama tikus. Kalau hama wereng di luas sawah saya sendiri tidak ada,” kata dia, saat ditemui pada Senin (30/3/2026).

Baca Juga :  Kapolres Jember Sambangi Kantor PWI, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Menurut Sukirno, tidak hanya saat musim tanam padi, hama tikus juga menyerang tanamannya saat musim tanam jagung.

“Kalau yang sebelumnya padi sekarang itu jagung. Jagung pun diserang sama tikus,” katanya.

Sukirno mengaku bahwa hama tikus mulai ada sejak seminggu masa tanam, bahkan hingga saat memasuki musim panen.

Berbeda dengan Muhammad Abdul Ghofur, petani dari Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Jember, mengatakan jika padinya justru sempat diserang hama wereng.

Baca Juga :  PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi

“Mulai ada serangan wereng, entah yang wereng hijau atau wereng coklat,” kata dia.

Meskipun demikian, Ghofur mengantisipasinya dengan cara selalu rutin menyemprotkan obat pembasmi hama.

“Kalau di tanaman saya sendiri nggak sampai kena hama wereng. Soalnya rutin melakukan penyemprotan ketika mulai ada hama,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi
Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat
Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta
Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi
PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi
PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah
Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal
GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

Baca Lainnya

Wednesday, 7 October 2026 - 14:27 WIB

BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi

Monday, 5 October 2026 - 15:15 WIB

Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat

Tuesday, 29 September 2026 - 17:35 WIB

Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta

Monday, 21 September 2026 - 17:47 WIB

Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi

Saturday, 19 September 2026 - 22:46 WIB

PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi

TERBARU

Gambar Ini Identitas Pria yang Ditemukan Telungkup di Sungai Gurit Rogojampi (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Ini Identitas Pria yang Ditemukan Telungkup di Sungai Gurit Rogojampi

Wednesday, 7 Oct 2026 - 19:43 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading