Pembangunan Gudang di Jember Diprotes Petani Gegara Tabrak Aturan LP2B

Wednesday, 24 June 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan gudang yang menyerobot wilayah Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kecamatan Puger, Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Bangunan gudang yang menyerobot wilayah Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kecamatan Puger, Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Pembangunan gudang milik PT Abadi Langgeng Gemilang di Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Jember, menuai protes dari para petani.

Proyek perluasan gudang yang diduga mitra dari Perum Bulog ini dituding telah mengalihfungsikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) hingga memicu banjir di areal persawahan warga.

“Perluasan gudang ini memicu banjir di area persawahan kami para petani,” kata salah seorang petani yang enggan disebutkan namanya, Rabu (24/6/2026).

Keluhan para petani setempat akhirnya memantik respons pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Jambearum. Plt Sekretaris Desa Jambearum, Ahmad Zuhri, mengungkapkan bahwa proyek tersebut membawa dampak buruk bagi sistem irigasi pertanian di wilayahnya.

“Banyak petani yang mengeluhkan adanya pembangunan gudang itu. Karena saluran air sawah jika hujan pasti meluap. Kenapa meluap? Karena irigasi sawah berada di bawah bangunan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Giliran Satgas MBG Jember Sidak SPPG Penyebab 18 Siswa TK-PAUD Keracunan

Zuhri menambahkan, tersumbatnya saluran irigasi ini. Membuat kawasan di sebelah utara bangunan kerap terendam banjir.

“Saking banyaknya yang laporan, kami menginventarisir kemungkinan ada 10 hektare sawah yang terdampak,” paparnya.

Kata dia, pihak Pemdes Jambearum menegaskan bahwa status awal lokasi pembangunan tersebut murni merupakan kawasan hijau atau lahan persawahan produktif. Mereka pun mengaku kecolongan dengan adanya proyek gudang ini.

“Dulunya area ini area persawahan Mas, terutama sawah padi. Kami pihak desa tak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mudah menjual sawahnya. Kami juga awalnya tidak tahu-menahu adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi gudang,” ungkapnya.

“Pihak desa sebenarnya sudah melayangkan teguran dan peringatan kepada manajemen PT Abadi Langgeng Gemilang. Namun, hingga kini teguran tersebut terkesan diabaikan dan belum ada tindak lanjut,” tambahnya.

Upaya konfirmasi telah dilakukan ke lokasi proyek PT Abadi Langgeng Gemilang. Namun, tidak ada pihak manajemen yang bersedia menemui awak media. Petugas keamanan (satpam) di lokasi hanya mengarahkan untuk menghubungi kepala gudang.

Baca Juga :  Lansia di Jember Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Pantai Cemara Getem

“Mending konfirmasi kepada Pak Eko, Mas. Nanti saya kasih nomornya untuk langsung ke beliau janjiannya,” ujar satpam tersebut.

Saat kepala gudang bernama Eko dihubungi via telepon dan dikirimi pesan singkat, yang bersangkutan tidak memberikan respons.

Pantauan di lokasi, tampak satu unit alat berat jenis eksavator tengah beroperasi di tengah lahan. Alat berat tersebut dikerahkan untuk meratakan tanah yang diduga kuat masuk dalam zona dilindungi.

Sebagai informasi, alih fungsi lahan LP2B secara ilegal merupakan pelanggaran hukum berat. Berdasarkan UU Nomor 41 Tahun 2009 tentang LP2B, pihak yang nekat mengubah fungsi lahan tersebut bisa dijerat sanksi pidana.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Massa Progib Demo Depan DPRD Jember, Tuntut MBG Tetap Dilanjutkan
Ketua DPRD Jember Diserbu Emak-emak Pendemo, Bukan Protes tapi Minta Tanda Tangan
Selain Dukung MBG Massa Aksi Juga Suarakan Pentingnya KDKMP
Ribuan Massa Aksi Dukung Program MBG Terdiri dari Pedagang Hingga Kades
Ribuan Masyarakat Jember Gelar Aksi Damai Dukung Program MBG
Viral Makam di Sumbersari Jember Tergusur Galian C
Kodim Jember Gelar Operasi Katarak Gratis, 168 Warga se-Karesidenan Besuki Ikut Serta
Pelayanan Lumpuh Akibat Balai Desa di Jember Digembok Warga

Baca Lainnya

Wednesday, 24 June 2026 - 17:46 WIB

Pembangunan Gudang di Jember Diprotes Petani Gegara Tabrak Aturan LP2B

Monday, 22 June 2026 - 17:12 WIB

Massa Progib Demo Depan DPRD Jember, Tuntut MBG Tetap Dilanjutkan

Saturday, 20 June 2026 - 14:22 WIB

Ketua DPRD Jember Diserbu Emak-emak Pendemo, Bukan Protes tapi Minta Tanda Tangan

Saturday, 20 June 2026 - 14:13 WIB

Selain Dukung MBG Massa Aksi Juga Suarakan Pentingnya KDKMP

Saturday, 20 June 2026 - 13:53 WIB

Ribuan Massa Aksi Dukung Program MBG Terdiri dari Pedagang Hingga Kades

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading