Frensia.id – Ramadhan sebentar lagi datang, bagi umat Muslim bulan ini merupakan bulan penuh pengampunan dan penuh berkah. Termasuk pula berkah akan diberinya nikmat kesehatan.
Sehat sebagai hikmah dari ibadah puasa di bulan Ramadhan pernah diungkapkan langsung oleh Rasulullah SAW, bahwa puasa di bulan suci ini tidak hanya mengandung pengertian kesehatan secara jasmani (fisik), namun juga memuat kesehatan dalam aspek rohani (jiwa). Kemudian hadis ini dikomentari oleh al-Manawi yang juga dikutip oleh M. Sabil, bahwa puasa ialah makanan untuk hati seperti makanan untuk tubuh. Padanya bergantung kesehatan akal dan fisik.
Puasa adalah amalan batiniah yang tidak perlu diketahui orang lain. Saat melangsungkan puasa, setiap individu umat Muslim wajib menahan segala keinginannnya. Menjalani puasa sama halnya juga sedang melatih kesehatan dalam mengendalikan hawa nafsu.
Penelitian Azwardi Ma’rifatullah dalam karyanya yang berjudul “Psiokologi Dakwah: Terapi Religius Sebagai Metode Dakwah Alternatif”, mengungkapkan bahwa ibadah puasa di bulan Ramadhan banyak bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Setaip individu yang berpuasa dalam tubuhnya akan terjadi pengurangan jumlah makanan yang masuk dalam tubuhnya. Sehingga saat itu pula kinerja dari organ-organ pengurai makanan juga diberikan waktu untuk beristirahat.Puasa Ramdhan memang jelas memmberikan kesempatan bagi metabolisme pencernaan untuk beristirahat, sehingga saat ia kembali pada aktivitas semula, maka fungsinya juga semakin membaik. (*)