Minat Baca Palajar Indonesia Melemah

Tuesday, 20 February 2024 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, sumber: Freepik

Ilustrasi, sumber: Freepik

Frensia.id- The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) merilis informasi statistik perkembangan naik turunnya minat baca pelajar Indonesia dan beberapa negara lain. Data tersebut cukup mengurai fakta lemahnya pendidikan kita saat ini

Performa minat baca pelajar Indonesia berada dalam peringkat ke lumayan bawah. Hanya mendapatkan poin 359. Jauh di bawah Singapura. Singapura menduduki negara tertinggi dalam budaya baca para pelajarnya. Mereka mendapatkan scores 543.

Baca Juga :  Khotbah Idul Adha Di Polres Jember, Prof Hepni Sebut Ritual Sa'i Sebagai Ajaran Kepedulian Sosial

Skor Indonesia tersebut bahkan di bawah rata-rata performa seluruh negara yang dianalisi oleh OECD. Nilainya minus -5 (Minus lima) di bawah rata-rata decenial trends.

Sedangkan, jika dilihat dalam angka perkembangannya, tampaknya sama. Artinya, ada penurunan. Selama tiga tahun terakhir minar baca pelajar Indonesia melemah -12 (minus 12).

Baca Juga :  Menarik! Jejak Riset Prof. Hepni tentang Kedamaian Tarekat Wahidiyah

Kondisi demikian, perlu disadari oleh semua pihak. Utamanya pengembang dan pelaku dunia pendidikan. Budaya baca sudah saat didorong demi kejehateraan sosial ekonomi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian
Diminati Masyarakat Internasional, Fakultas Dakwah UIN KHAS Sambut Kedatangan Mahasiswa dari 5 Negara
Puluhan Anak dan Wali Murid di Jember Diare Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis
Bukan Cuma Seremonial, Intip Uniknya MPLS Humanis di SDN Banjarsengon 02 Jember
Tim Robotik Indonesia Rebutkan Tiket Robocon Internasional di KRAI 2026
IMMH UI Sampaikan Catatan Kritis dalam RDPU Bersama Komisi X DPR RI Soal RUU Sisdiknas
Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Sampaikan Pentingnya Etika saat Yudisium ke XXXI 2026
Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Luluskan 86 Mahasiswa pada Yudisium ke-XXXI Juli 2026

Baca Lainnya

Wednesday, 22 July 2026 - 13:49 WIB

Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian

Tuesday, 21 July 2026 - 14:31 WIB

Diminati Masyarakat Internasional, Fakultas Dakwah UIN KHAS Sambut Kedatangan Mahasiswa dari 5 Negara

Friday, 17 July 2026 - 12:48 WIB

Puluhan Anak dan Wali Murid di Jember Diare Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Tuesday, 14 July 2026 - 10:56 WIB

Bukan Cuma Seremonial, Intip Uniknya MPLS Humanis di SDN Banjarsengon 02 Jember

Saturday, 11 July 2026 - 22:02 WIB

Tim Robotik Indonesia Rebutkan Tiket Robocon Internasional di KRAI 2026

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat sambutan dalam mengawali gelaran 'Red Carpet' pada Jember Fashion Carnaval (JFC) (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Optimis JFC 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi Jember

Saturday, 25 Jul 2026 - 01:44 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading