Muslimah Perlu Mencoba! Puasa Penuh Selama Ramadhan Dengan Bantuan Obat Penunda Menstruasi, Begini Hukumnya!

Tuesday, 19 March 2024 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Obat Penunda Haid Untuk Berpuasa Penuh Selama Ramadhan (Sumber: Unsplash/Freestocks)

Ilustrasi Obat Penunda Haid Untuk Berpuasa Penuh Selama Ramadhan (Sumber: Unsplash/Freestocks)

Frensia.id – Puasa Ramadhan merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh semua umat Islam yang telah mencapai usia baligh.

Selain menjadi sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan, pada bulan Ramadhan sangat banyak keistimewaan-keistimewaan yang hanya bisa didapat dalam bulan Ramadhan.

Namun, dalam keadaan-keadaan tertentu seseorang boleh untuk tidak berpuasa. Bahkan, diharamkan jika berpuasa Ramadhan. Salah satunya adalah Wanita haid atau menstruasi.

Seorang wanita yang sedang menstruasi secara kewajiban memang telah gugur, tetapi dia tetap wajib menggantinya serta ia juga akan kehilangan waktu-waktu Istimewa dalam Islam yang hanya ada sebulan sekali dalam setahun, misalkan lailatul qadar.

Seiring berkembangnya zaman serta pesatnya kemajuan farmasi telah ditemukan obat untuk memperlambat atau menunda menstruasi.

Dengan obat tersebut dimungkinkan seorang perempuan tidak mengalami menstruasi dalam jangka waktu tertentu, yang biasanya digunakan untuk seorang Muslimah yang melaksanakan ibadah haji dan umroh.

Baca Juga :  Gus Fawait Luncurkan 'Mobil Cinta', Layanan Antar Pulang Gratis Pasien Sembuh di Jember

Lantas bagaimana hukumnya jika digunakan untuk melaksanakan ibadah puasa secara penuh pada bulan Ramadhan?

Mustafa dan Muhammad Abrar telah melakukan penelitian dalam Jurnal Al-Nadhair Vol.1 No.2 Tahun 2022 dengan judul, “Penundaan Masa Menstruasi dalam Ibadah Puasa Ramadhan” yang mengupas hukum penundaan mestruasi dengan obat-obatan dalam pandangan Ulama fiqh dan kesehatan.

Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa hukum penggunaan obat penunda menstruasi menurut ulama fiqh dan kontemporer sejauh tidak berdampak negatif bagi kesehatan berdasarkan pemeriksaan dokter spesialis hukumnya mubah atau boleh.

Bahkan, menurut ulama fiqh klasik hal ini lebih baik dilakukan untuk mencapai kesempurnaan dan fadhilah puasa Ramadhan serta ibadah-ibadah lain yang meliputinya, seperti mengkhatamkan al-qur’an, I’tikaf dan lailatul qadar.

Baca Juga :  Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember

Namun dengan catatan tidak berakibat terjadinya kemandulan serta obat yang dikonsumsi bersumber dari unsur-unsur yang halal.

Salah satu alasan utamanya adalah sebagaimana dalam pandangan ulama fiqh klasik madzhab Syafi’I dalam kitab Nihayah al-Muhtaj karya Imam al-Ramli, yang menyatakan :

ثُمَّ إِنَّ الْمَرْأَةَ مَتَى شَرَبَتْ دَوَاءَ وَارْتَفَعَ حَيْضَهَا فَإِنَّهُ يَحْكُمُ  لَهَا بِالطَّهَارَةِ

Kemudian  sesungguhnya  perempuan  yang meminum   obat untuk menghentikan  menstruasi, maka ia dihukumkan suci.

Serta dalam penelitian tersebut terdapat banyak dalil-dalil lain yang menguatkan pada bolehnya hukum penundaan masa menstruasi dalam ibadah puasa Ramadhan dengan menggunakan obat-obatan yang telah memenuhi kriteria. Wallahu A’lam Bisshawab…

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Luncurkan ‘Mobil Cinta’, Layanan Antar Pulang Gratis Pasien Sembuh di Jember
Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember
Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab Menularnya Penyakit ISPA di Jember
Gus Yahya Berharap Muktamar ke-36 NU Kembali Dibuka Presiden Prabowo
Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung
Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember
Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat
Dinkes Jember Temukan 271 Orang Terdiagnosa TBC per Juni 2026

Baca Lainnya

Thursday, 8 October 2026 - 19:46 WIB

Gus Fawait Luncurkan ‘Mobil Cinta’, Layanan Antar Pulang Gratis Pasien Sembuh di Jember

Thursday, 1 October 2026 - 21:34 WIB

Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember

Thursday, 1 October 2026 - 20:00 WIB

Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab Menularnya Penyakit ISPA di Jember

Thursday, 27 August 2026 - 22:20 WIB

Gus Yahya Berharap Muktamar ke-36 NU Kembali Dibuka Presiden Prabowo

Saturday, 8 August 2026 - 17:40 WIB

Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading