Home / Uncategorized

Nuzulul Quran, Riset Paparkan Tradisi Turun-temurun Masyarakat Jawa Timur dalam Peringati Kemuliaan Peristiwa Ini

Saturday, 9 March 2024 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Free picture by Zehra Nur - Pexels

Free picture by Zehra Nur - Pexels

Frensia.id – Peringatan Nuzulul Quran adalah persitiwa yang sangat penting bagi umat Islam. Memperingatinya sama dengan menandai setiap persitiwa mulia yang pernah turun kepada umat manusia.

Nuzulul Quran yang diperingati ini juga tidak lain adalah bentuk upaya untuk memuliakan Alquran, selain kewajiban untuk senantiasa memahami dan mempelajarinya.

Salah satu riset karya Dhian Satrian Yudha Kartika dkk, yang bertajuk “Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid An-Nur, Desa Karanglo, Kabupaten Jombang”, memaparkan beberapa tradisi masyarakat dalam memperingati Nuzulul Quran.

Pertama adalah Membaca Alquran, kegiatan ini adalah laku paling umum yang biasa dilakukan oleh umat Islam. Hal demikian tidak lain adalah bagian dari upaya penghormatan serta penghormatan terhadap kitab suci yang memuat ajaran-ajaran dan tuntunan kehidupan, khususnya bagi semua umat Islam.

Keuda yakni mengadakan pengajian Alquran. Sekilas nampak sama, namun yang membedakan tradisi ini dengan yang pertama adalah pengajian ini dilakukan secara bersama dengan keluarga masing-masing.

Doa dan dzikir adalah yang ketiga. Tradisi ini dilakukan untuk mendapatkan keberkahan serta memohon ampunan pada Allah SWT.

Terakhir adalah melakukan kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan. Pelaksanaan tradisi ini biasanya berupa kegiatan kedurin, atau secara sederhana berisikan panjatan doa bersama serta ditutup dengan makan-makan dan bakti sosial. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kejar Swasembada Pangan 2026, Pemkab Jember Dukung Penuh Bulog Serap Gabah dan Jagung
LAZNAS Nurul Hayat Resmikan Program Sumur Bor untuk Pesantren di Jember
Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers
Logika Penguasaan Negara Pada Karya Jurnalistik Diteliti Akademisi
Dispendik Jember Lakukan Trauma Healing di SDN 02 Jelbuk Usai Insiden Guru Over Reaktif
Oknum Guru SD di Jelbuk Jember Telanjangi Murid Gegara Hilang Uang, Dispendik Tarik Pelaku dari Sekolah
David Robie, Periset Yang Pernah Utarakan Standar Kebebasan Pers di Indonesia Bermasalah
Kode Etik Jurnalistik, Pernah Dikaji Akademisi UIN SUKA Dalam Perspektif Islam

Baca Lainnya

Tuesday, 10 February 2026 - 23:27 WIB

Kejar Swasembada Pangan 2026, Pemkab Jember Dukung Penuh Bulog Serap Gabah dan Jagung

Tuesday, 10 February 2026 - 18:55 WIB

LAZNAS Nurul Hayat Resmikan Program Sumur Bor untuk Pesantren di Jember

Tuesday, 10 February 2026 - 18:34 WIB

Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers

Tuesday, 10 February 2026 - 18:15 WIB

Logika Penguasaan Negara Pada Karya Jurnalistik Diteliti Akademisi

Tuesday, 10 February 2026 - 17:05 WIB

Dispendik Jember Lakukan Trauma Healing di SDN 02 Jelbuk Usai Insiden Guru Over Reaktif

TERBARU