Frensia.id- Optimis! Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menargetkan menang besar di Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) tahun ini. Di Maluku, partai berlogo banteng ini berencana menguasai suari hingga 80 Persen.
PDIP Provinsi Maluku menetapkan target ambisius untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Targetnya kemenanganya, tak tanggung-tanggung. Mereka berniat menguasai 80 persen dari kontestasi Pilkada yang akan diadakan di 11 kabupaten/kota di Maluku.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Maluku, Benhur G. Watubun, mengungkapkan target tersebut dalam Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) yang berlangsung di Ambon pada hari Minggu.
Benhur menekankan bahwa pencapaian target kemenangan yang besar ini memerlukan mesin partai politik yang solid dan strategi konsolidasi kekuatan di tingkat akar rumput, yang merupakan basis utama PDI Perjuangan.
“PDI Perjuangan menargetkan menang 80 persen di Pilkada serentak seluruh Maluku. Target kemenangan yang cukup besar itu membutuhkan mesin partai politik yang solid dan bergerak mengkonsolidasi kekuatan akar rumput sebagai basis utama PDI Perjuangan,” ujar pada media sebagaiman dilansir pada Antaranews di Benhur, 15/09/2024.
Rakerdasus yang diadakan di salah satu hotel di Ambon ini bertujuan untuk membangun kesamaan tujuan dan memperkuat solidaritas partai menjelang Pilkada 2024. Benhur menegaskan bahwa Rakerdasus merupakan tradisi bagi PDI Perjuangan dalam mempersiapkan pemenangan Pemilu atau Pilkada.
Menurutnya, langkah awal untuk memenangkan Pilkada Maluku 2024 adalah dengan melakukan konsolidasi struktural partai. Hal ini melibatkan penguatan jaringan internal dan peningkatan koordinasi antar struktur partai di seluruh provinsi.
Dengan target yang tinggi dan strategi konsolidasi yang matang, PDI Perjuangan berusaha memastikan bahwa mereka dapat mencapai tujuan ambisius mereka dan memperkuat posisi politik mereka di Maluku pada pemilihan yang akan datang.
Berdasarkan panatauan Frensia.id, menjadi satu-satunya partai politik yang paling banyak mengorbitkan kadernya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Maluku. Dari 11 kabupaten/kota yang akan mengikuti Pilkada, sembilan di antaranya memiliki bakal calon kepala daerah atau wakil kepala daerah yang merupakan kader PDI Perjuangan atau profesional yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan.
Berikut adalah daftar beberapa bakal calon dari PDI Perjuangan untuk Pilkada Maluku:
- Ambon: Bodewin Wattimena (bakal calon Wali Kota)
- Buru Selatan: Safitri Malik Soulisa (bakal calon bupati/petahana)
- Maluku Barat Daya (MBD): Benjamin Thomas Noach (bakal calon bupati/petahana)
- Seram Bagian Barat (SBB): Samson R Attapary (bakal calon bupati)
- Maluku Tengah: Tina Welma Tetelepta (bakal calon wakil bupati)
- Seram Bagian Timur (SBT): Arobi Kelian (bakal calon wakil bupati)
- Maluku Tenggara: Charlos Viali Rahantoknam (bakal calon wakil bupati)
- Kepulauan Tanimbar: Adolf Bormasa (bakal calon bupati)
- Kota Tual: Bahrudin Forwawan (bakal calon wakil wali kota)
Sementara itu, untuk Kabupaten Buru dan Kabupaten Kepulauan Aru, PDI Perjuangan terlibat sebagai bagian dari partai koalisi pengusung calon.
Pada Pemilihan Gubernur Maluku, PDI Perjuangan mendukung pasangan Jeffry Apoly Rahawarin dan Abdul Mukti Keliobas sebagai calon gubernur dan wakil gubernur.
Dengan jumlah kader yang tinggi yang diusung dalam Pilkada serentak ini, PDI Perjuangan menunjukkan strategi yang kuat dalam mengamankan posisi politik mereka di Maluku. Melalui dukungan yang luas untuk calon-calon dari dalam partai, PDI Perjuangan berupaya memperkuat dominasi politik mereka di wilayah tersebut. (*)