PAC GP Ansor Umbulsari Menggelar Renungan Malam HSN, Wabup Jember: Pesantren Adalah Kompas Moral yang Tidak Boleh Patah

Wednesday, 22 October 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAC GP Ansor Umbulsari Menggelar Renungan Malam HSN (Foto: Istimewa)

PAC GP Ansor Umbulsari Menggelar Renungan Malam HSN (Foto: Istimewa)

Frensia.id- Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Umbulsari menggelar renungan pada malam Hari Santri Nasional tahun 2025. Pada kesempatan tersebut dihadiri langsung oleh wakil bupati Jember Dr. H. Djoko Susanto, SH, MH. Berlokasi di Taman Kembang Setaman Desa Tegalwangi Kecamatan Umbulsari pada Selasa (21/10/25).

Acara dengan tema renungan ini dilaksanakan dengan maksud, sebagaimana yang disampaikan oleh ketua PAC GP Ansor Umbulsari, Sahabat Arif, yaitu untuk menegaskan bukti cinta sahabat-sahabat Ansor-Banser kepada agama dan negara kesatuan republik Indonesia.

Wakil Bupati yang lebih familiar disapa oleh masyarakat Jember dengan panggilan Pak Djos ini menyampaikan pandangan pribadinya mengenai renungan pada malam hari santri nasional.

“Malam ini berkumpul di tempat ini bukan sekedar memmperingati hari santri tetapi lebih untuk merenungi apa-apa yang dilakukan para santri waktu mengusir penjajahan waktu itu. untuk merenungi arah kehidupan kita berbangsa, arah Jember dan arah nurani kita semua. Indonesia sudah merdeka dari penajajah tetapi apakah kita sudah merdeka dari penyakit moral?” terang Pak Djos.

Baca Juga :  Cabuli Santri Belasan Kali, Pengasuh Ponpes di Banyuwangi Diringkus Polisi

Wabup Jember, Djoko Susanto, mengajak kepada seluruh sahabat-sahabat Ansor-Banser PAC Umbulsari untuk melakukan refleksi terhadap cara mengisi kehidupan berbangsa, setelah berhasil mengusir penjajah.

“Apakah kita sudah terbebas dari penyakit moral? Disekitar kita bahwa ditanah kira sendiri, sedang tumbuh budaya manipulatif kebohongan kedholiman dan kemunafikan ini yang rentu menjadi PR kita bersama. Kita lihat kejujuran dianggap sebagai kebodohan kebenaran sering disembunyikan denga senyum palsu bahkan sopan santun palsu banyak diantara kita sedang berlomba terlihat suci selalu menundukkan kepala saat berinterakasi dengan yang lain yang nampaknya sikap seperti itu mencerminkan etika yang tinggi, nampaknya, tetapi sesungguhnya sedang menutup-nutupi aib kejahatannya” paparnya.

Oleh karena itu, menurut Pak Djos saat menyampaikan pidatonya dihadapan puluhan sahabat-sahabat Ansor-Banser Umbulsari, kepura-puraan itu yang harus diperangi

Baca Juga :  Uang Korban Kebakaran di Banyuwangi Senilai Rp 25,7 Juta Diganti BI Jember di Ajang SCF x BEC 2026

“Saat dunia kehilangan arah, pesantren adalah kompas moral yang tidak boleh patah. Santri bukan hanya orang yang pandai mengaji tetapi juga orang yang berani menegakkan kejujuran ketika semua orang memilih diam, santri bukan hanya yang hafal kitab tetapi yang hidupnya menjadi tafsir nyata dari nilai nilai kitab itu sendiri”.

Lebih lanjut, Pak Djos mengajak kepada seluruh tamu undangan yang hadir untuk membenahi jember, untuk kemajuan jember, untuk kemaslahatan jember dengan memerangi kedholiman.  Karena, menurutnya, tidak ada sesuatu yang baik yang dihasilkan oleh kedholiaman itu sendiri

“Demikian saya atas nama pribadi dan wakil bupati jember mengucapkan selamat hari santri tahun 2025. Jayalah santri jadilah penyangga kemerdekaan indonesia” tutup Wabup Jember, mengakhiri pidatonya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

PKBM Merdeka Gelar Raker dan Peningkatan Kompetensi Kapasitas Tutor Fokus Penyusunan Perangkat Ajar
Beraksi di 8 TKP, Sindikat Curanmor Banyuwangi Digulung Tim URC Macan Blambangan
Cek Fakta : Video Zulhas Disebut Sarankan Tanam Sawit Jika Padi Tak Untung Ternyata Hoaks!
Antisipasi Karhutla di Licin, Masyarakat Diingatkan Tak Bakar Lahan dan Buang Puntung Rokok
Laporan Begal Palsu! Seorang Karyawan Diringkus Tim URC Macan Blambangan, Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Buat Main Kripto
Sterilisasi Pelabuhan Ketapang, GAPASDAP : Harus Menjadi Tonggak Lahirnya Budaya Keselamatan
Tim Gabungan Polda Babel berhasil mengamankan 53 Ton Pasir Timah Ilegal
Resmi Tersangka! Pemeran Pria Kasus Vidio Mesum Viral di Banyuwangi

Baca Lainnya

Saturday, 8 August 2026 - 23:34 WIB

PKBM Merdeka Gelar Raker dan Peningkatan Kompetensi Kapasitas Tutor Fokus Penyusunan Perangkat Ajar

Saturday, 8 August 2026 - 23:27 WIB

Beraksi di 8 TKP, Sindikat Curanmor Banyuwangi Digulung Tim URC Macan Blambangan

Friday, 7 August 2026 - 22:30 WIB

Cek Fakta : Video Zulhas Disebut Sarankan Tanam Sawit Jika Padi Tak Untung Ternyata Hoaks!

Friday, 7 August 2026 - 22:27 WIB

Antisipasi Karhutla di Licin, Masyarakat Diingatkan Tak Bakar Lahan dan Buang Puntung Rokok

Thursday, 6 August 2026 - 00:32 WIB

Laporan Begal Palsu! Seorang Karyawan Diringkus Tim URC Macan Blambangan, Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Buat Main Kripto

TERBARU

Sumber: Pixabay

Kolomiah

Kades adalah Politikus bukan Raja Jawa

Sunday, 9 Aug 2026 - 06:19 WIB

Suasana saat mediasi oleh pihak Polsek, Koramil, pihak desa, dan Dinas Pendidikan serta warga desa (Foto: Istimewa).

Criminalia

Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:35 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading