Pengakuan Warga Jember yang Antre BBM di SPBU Gegara Panic Buying

Friday, 6 March 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean sepeda saat membeli BBM di SPBU Mangli, Kaliwates, Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Antrean sepeda saat membeli BBM di SPBU Mangli, Kaliwates, Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Mangli, Frensia.id – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jember banyak diserbu warga karena rasa panik (panic buying) atas isu kelangkaan BBM.

Salah satu warga Jember, Budi, berprofesi sebagai driver mengaku, bahwa dirinya ikut mengantre BBM, karena beredarnya isu dampak perang di Timur Tengah.

“Ada isu langkanya BBM karena dampak perang, dampaknya perang Iran sama Israel,” kata Budi pada Jum’at, 6 Maret 2026.

Baca Juga :  Korban Hilang Akibat Banjir Bandang Ditemukan Tewas di Muara Pantai Pancer Puger

Menurut Budi, isu kelangkaan BBM mendekati hari raya memang sudah hal lumrah.

“Ya sudah wajarlah hampir hari raya yang macet ini antre BBM. Seharusnya ya tidak seperti ini. Seperti biasa-biasa saja. Soalnya di kota lain juga tidak begitu,” kata Budi, saat ditemui di SPBU Pertamina, Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Berbeda dengan Alfina, Mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, yang juga ikut mengantre BBM, setelah menerima informasi dari konten media sosial dan pihak keluarganya.

Baca Juga :  Perempuan di Jember Ditemukan Tewas saat Hanyut di Sungai

“Dari TikTok. Dari Ibu juga tadi malam sudah nelpon kalau misalnya bensin udah langka gitu katanya,” katanya.

Alfina yang beralamat Sumbersari itu, menjelaskan ikut mengantre BBM agar kendaraannya kebagian bensin.

Ngewar (berburu) bensin takutnya tidak kebagian nanti. Katanya masih lama adanya bensin. Jadi antre sekarang,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Anak Kambing Bermata Satu di Jember Mati Setelah 12 Jam Lahir
Geger Kambing Bermata Satu Lahir di Ambulu Jember
Viral Pelayanan KK-KTP di Desa Jember Terhenti Gegara Tak Mampu Beli Token Listrik
Pelayanan Desa di Jember Lumpuh Gegara Tak Kuat Beli Token Listrik
Bulog Jember Kuasai 93 Ribu Ton Beras Hasil Serapan dari Petani Lokal untuk Persediaan Ramadan-Lebaran
Mudahkan WNA Prioritas, Imigrasi Jember Hadirkan Inovasi ‘SIBER OSING’
Pemotor di Jember Tewas Tertabrak Truk Saat Hindari Jalan Berlubang
Sambut Ramadan 2026, Indosat Perkuat Jaringan di Jatim dan Antisipasi Lonjakan Trafik 166%

Baca Lainnya

Friday, 6 March 2026 - 16:44 WIB

Pengakuan Warga Jember yang Antre BBM di SPBU Gegara Panic Buying

Wednesday, 4 March 2026 - 23:15 WIB

Anak Kambing Bermata Satu di Jember Mati Setelah 12 Jam Lahir

Wednesday, 4 March 2026 - 23:09 WIB

Geger Kambing Bermata Satu Lahir di Ambulu Jember

Saturday, 28 February 2026 - 17:40 WIB

Viral Pelayanan KK-KTP di Desa Jember Terhenti Gegara Tak Mampu Beli Token Listrik

Saturday, 28 February 2026 - 17:29 WIB

Pelayanan Desa di Jember Lumpuh Gegara Tak Kuat Beli Token Listrik

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat melakasanan rapat koordinasi dengan Pertamina melalui layar zoom (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Bupati Fawait Imbau Warga Jember Tetap Tenang soal Stok BBM

Friday, 6 Mar 2026 - 02:21 WIB

Sumber: Foto Instagram Luhut.Pandjaitan

Regionalia

Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa

Thursday, 5 Mar 2026 - 22:34 WIB