Pengusaha Situbondo Jajaki Penjualan Beras Premium Asal Vietnam

Friday, 1 August 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengusaha asal Situbondo HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy (pakai topi koboi) saat mengunjungi pabrik beras di Vietnam (Sumber foto: Istimewa)

Pengusaha asal Situbondo HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy (pakai topi koboi) saat mengunjungi pabrik beras di Vietnam (Sumber foto: Istimewa)

Frensia.Id- Pengusaha asal Kabupaten Situbondo HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy nampaknya sangat serius untuk menggeluti bisnis beras dengan kualitas terbaik dari Vietnam.

Pria yang akrab disapa Jhi Lilur ini menceritakan, saat ia berkunjung ke Vietnam pada tahun 2013 lalu, dirinya ditawarin berbisnis beras. Saya pertama kali ke Vietnam pada tahun 2013, lalu mulai menggarap usaha pada 2015. Saat itu sepuluh tahun lalu banyak yang menawari saya berbisnis beras, saya tertawa sambil dengan gembira menyela pertanyaan yang belum diselesaikan kawan saya,” katanya secara tertulis, Jumat, (01/08/2025).

Selanjutnya kata dia, awalnya tak serius saat mendapat tawaran kerjasama tersebut. “Saya ini orang dusun, rumah saya di dusun dikelilingi sawah, barat, timur, utara, selatan adalah sawah yang kebetulan hampir semuanya milik keluarga saya. Saya jenuh dengan usaha berbau sawah,” ungkapnya.

“Begitu jawaban saya pada ajakan berbisnis beras di Vietnam tahun 2015. Kini, sepuluh tahun kemudian, di sela-sela menuntaskan perizinan berbudaya lobster di Vietnam, ajakan berbisnis beras datang lagi menghampiri, kali ini justru datang dari kawan-kawan pengusaha besar pertanian Vietnam yang juga berbisnis batubara dan berbisnis lobster,” imbuh Jhi Lilur.

Jhi Lilur menambahkan, hubungan dagang terbesar Indonesia dan Vietnam ada di tiga bidang. Yakni pertanian  (beras), pertambangan (batubara) dan perikanan (lobster dan jenis perikanan lainnya).

“Di Republik Indonesia berdagang beras secara umum dibagi menjadi dua, beras cadangan beras pemerintah atau beras Bulog. Kedua beras khusus, atau beras kualitas super premium. Nah saya kecewa Saya jika saat panen harga gabah murah, karena saya anak petani,” tegasnya.

Jhi Lilur mengaku, bahwa dirinya anti impor beras. “Impor beras cadangan beras pemerintah selama Indonesia merdeka hanya menghancurkan gabah petani, sebagai petani, jelas saya memusuhi impor beras berjenis begitu. Tapi beras khusus itu berbeda, beras khusus berharga tinggi. Harganya di kisaran Rp25.000 – Rp65.000, saya akan berdagang beras begini,” urainya.

Menurutnya, impor Indonesia utuk beras khusus ini pada tahun 2025 sekitar 20.000 Ton. Ada tiga provinsi lumbung padi di Vietnam selatan, yaitu Provinsi Dong Thap, Provinsi An Giang, Provinsi Can Tho. Di tiga provinsi itu terdapat ribuan pabrik padi.

“Kini, hikmah dari perjalanan ini, tekad kembali menjadi petani semakin membuncah di hati, beberapa perusahaan pertanian yang sudah saya dirikan lebih dari sepuluh tahun lalu sudah saya buatkan induk perusahaannya. Yakni Bandar Pangan Nusantara Grup yang disingkat Bapantara Grup,” pungkasnya.

Baca Juga :  Imigrasi Jember Bentuk Desa Binaan di Senduro Lumajang, Edukasi Paspor hingga TPPO
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Hadir Untuk Rakyat! PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Bansos Untuk 2.000 Pekerja Informal
Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Bobol Toko-Salon di Genteng Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator
Scoopy Ditabrak Truk Box di Banyuwangi, Lansia Penumpang Motor Tewas di TKP
Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Baca Lainnya

Tuesday, 22 September 2026 - 21:13 WIB

Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka

Monday, 21 September 2026 - 18:44 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pelaku Bobol Toko-Salon di Genteng Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan

Sunday, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

Saturday, 19 September 2026 - 11:35 WIB

Scoopy Ditabrak Truk Box di Banyuwangi, Lansia Penumpang Motor Tewas di TKP

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading