Penutupan Lokalisasi Puger di Jember, Terbukti Bikin Ekonomi Melemah

Saturday, 19 October 2024 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Penutupan Lokalisasi Puger di Jember, Terbukti Bikin Ekonomi Melemah (Sumber: Canva)

Gambar Penutupan Lokalisasi Puger di Jember, Terbukti Bikin Ekonomi Melemah (Sumber: Canva)

Frensia.id- Penutupan lokalisasi terbesar di Puger, Jember, telah menimbulkan dampak yang kompleks bagi masyarakat setempat. Di satu sisi, kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan nilai-nilai religius dan memperkuat budaya keagamaan.

Namun, di sisi lain, penutupan tersebut menimbulkan tantangan besar dari segi ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Eko Setiawan, akademisi dari Universitas Brawijaya Malang, melakukan penelitian terkait fenomena ini dan menemukan bahwa penutupan lokalisasi Puger memunculkan dilema besar. Penelitian ini telah diterbitkan tahun 2023 kemarin.

Menurutnya, kebijakan ini disambut positif karena dianggap mampu meningkatkan nilai keagamaan. Namun, dampak ekonomi yang muncul sangat terasa. Utamanya bagi mereka yang bergantung pada perputaran ekonomi di sekitar area lokalisasi.

Keberadaan lokalisasi di Puger selama ini menimbulkan pro dan kontra. Beberapa pihak menilai lokalisasi hanya membawa dampak buruk bagi kehidupan masyarakat, mulai dari menurunnya tingkat religiusitas hingga gangguan perkembangan mental anak-anak.

Baca Juga :  Imigrasi Jember Bentuk Desa Binaan di Senduro Lumajang, Edukasi Paspor hingga TPPO

Baginya, keberadaan lokalisasi memberikan citra buruk bagi Jember yang dikenal sebagai kota religious. Namun, ada juga yang memandang lokalisasi sebagai sumber penghidupan. Banyak warga yang menggantungkan hidup dari kegiatan ekonomi di sekitar area tersebut.

Perputaran uang yang besar, termasuk dari mucikari, pekerja seks komersial (PSK), dan pajak yang dipungut pemerintah, memberikan penghidupan bagi masyarakat. Arus perputaran uang di lokalisasi sangat besar. Banyak usaha kecil seperti warung makan, kios, dan rumah kos yang menggantungkan hidup mereka.

Dampak sosial dari penutupan lokalisasi juga signifikan. Di satu sisi, penutupan ini meningkatkan keamanan, kesehatan, dan nilai keagamaan di masyarakat. Anak-anak kini bisa tumbuh tanpa pengaruh buruk yang sebelumnya ada.

Baca Juga :  Respons MAKI Jatim soal Pinjaman 786,57 M Pemkab Jember: Ini Untuk Kebaikan Masyarakat

Namun, para PSK yang kehilangan pekerjaan merasa terpuruk. Ada dampak negatif dari pekerjaannya, tetapi setelah ditutup, mereka harus berbuat apa.

Setelah penutupan, banyak pelaku usaha kecil mengeluh pendapatan menurun drastis. Para pedagang makanan, pengelola penginapan, hingga jasa transportasi lokal merasakan penurunan tajam dalam penghasilan. Sebelumnya, tempat tersebut ramai pengunjung. Sekarang hampir tidak ada yang datang. Penghasilan mereka pun menurun drastic.

Penutupan lokalisasi memang membawa perbaikan sosial, tetapi akan tetapi, survey membuktikan, juga menciptakan masalah ekonomi yang nyata. Masyarakat berharap pemerintah daerah bisa memberikan solusi alternatif bagi mereka yang terdampak kebijakan ini.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama
Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi
Satgas MBG Jember Sidak SPPG Jatiagung Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan
Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Arahkan Mahasiswa Manfaatkan Media Sosial untuk Berkarya
Prof Busriyanti Usul Ada Percepatan Karier Guru Besar Perempuan di UIN KHAS Jember
28 Siswa MI di Jember Keracunan Makanan Gratis, Susu Kedelai Diduga Jadi Pemicu
Puluhan Siswa MI di Jember Diduga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis
Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka
Tag :

Baca Lainnya

Sunday, 27 September 2026 - 12:20 WIB

Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama

Friday, 25 September 2026 - 14:12 WIB

Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

Thursday, 24 September 2026 - 15:32 WIB

Satgas MBG Jember Sidak SPPG Jatiagung Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan

Thursday, 24 September 2026 - 10:03 WIB

Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Arahkan Mahasiswa Manfaatkan Media Sosial untuk Berkarya

Wednesday, 23 September 2026 - 10:22 WIB

Prof Busriyanti Usul Ada Percepatan Karier Guru Besar Perempuan di UIN KHAS Jember

TERBARU

Gambar Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi (Sumber: Istimewa)

Educatia

Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

Friday, 25 Sep 2026 - 14:12 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading