Frensia.Id– Mobil Bus DAE nopol M-7622-UA yang membawa 63 peziarah menuju Wali Lima perjalanannya terhambat gegara masuk sawah.
Peristiwa itu terjadi di Dusun Krajan, Desa Suberkejayan, Kecamatan Mayang, Jember.
Menurut warga setempat, Hafit, 63 penumpang itu adalah rombongan dari Bali. Sementara isi penumpangnya berasal dari banyak kota lainnya.
“Itu rombongan Bali, tapi isi penumpangnya ada dari NTB, NTT dan lainnya,” katanya, Jum’at (23/1/2026).
Selanjutnya kata dia, saat bus tersebut tidak bisa melanjutkan perjalanan. Penumpang dikeluarkan, lalu menggunakan bus lainnya untuk melanjutkan perjalanan.
“Karena tidak ada korban jiwa, mereka tetap melanjutkan perjalanan menggunakan bus lainnya. Sementara bus yang masuk ke sawah itu, menuju petang kemarin masih di evakuasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Mayang, Iptu Dian Eko Trimuriyono menyampaikan, bahwa awalnya, Bus yang dikemudikan oleh Hari Mulyono asal Lumajang, melintas dari Banyuwangi menuju Jember. Dia melaju dengan kecepatan tinggi.
“Pengemudi itu melaju dengan kecepatan tinggi,” paparnya.
Saat sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ada mobil APV warna hitam dengan nopol P-1488-WD berhenti mendadak. Sehingga kendaraan bus banting setir ke arah kiri yang mengakibatkan bus tersebut masuk ke persawahan milik Nsiyah warga setempat.
“Penyebabnya karena ada mobil lain yang berhenti mendadak. Sehingga bus banting setir dan masuk ke persawahan,” tambahnya.
Dian menambahkan, bus saat ini sudah selesai dievakuasi. Tidak ada korban jiwa dan semuanya sudah melanjutkan perjalanan.
“Rombongan sudah kembali melanjutkan perjalanan,” tandasnya.







