Tekankan Pentingnya Kualitas Pendidik, PP Jalaluddin Ar-Rumi Jember Luncurkan Nazam Adab Guru! Berikut Naskah Lengkapnya

Rabu, 11 September 2024 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Nazam Adab Guru PP Jalaluddin Ar-Rumi Jember, untuk Tekankan Pentingnya Kualitas Pendidik (Sumber: YouTube @Jalauddin Ar-Rumi Jember)

Gambar Nazam Adab Guru PP Jalaluddin Ar-Rumi Jember, untuk Tekankan Pentingnya Kualitas Pendidik (Sumber: YouTube @Jalauddin Ar-Rumi Jember)

Frensia.id – Kualitas pendidik sangat menentukan berkualitasnya pendidikan. Guru memiliki peran sentral dalam pendidikan.

Hal tersebut ditegaskan dalam video unggahan Pondok Pesantren Jalaluddin Ar-Rumi, pada Rabu (11/9/2024).

Lebih lanjut, pondok pesantren yang terletak di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember itu mendeskripsikan bahwa Guru yang baik tidak hanya memiliki kompetensi dasar sebagai pengajar serta penguasaan materi dan keterampilan menyampaikannya.

Lebih daripada itu seorang guru harus memiliki ruh pendidik dengan adab-adab mulia. Oleh karena itu, salah satu dewan pengasuh di pondok pesantren yang telah meraih predikat eco-pesantren itu, mengarang sebuah nazam khas pesantren tentang adab guru.

Uniknya, berbeda dengan sebelumnya ketika mengurai adab pencari ilmu dengan menggunakan bahasa Arab, kali ini KH. Muhammad Al-Faiz Sa’di, LC., menggunakan bahasa Indonesia, dengan tetap menggunakan langgam dan lagu khas pesantren.

Selengkapnya, berikut naskah lengkap nazam adab guru yang disenandungkan oleh santri dari Grup Hadrah Mahabbatur Rasul milik pondok pesantren  yang masih akan memasuki usia ke-8 itu, Muhammad Ali Rizqi Al-Ghifari:

Bismillahi kami bacakan nadoman
adab guru supaya jadi pedoman
pengabdian paling mulia adalah
menjadi pengajar ilmu, tekunilah

shalatullah salam atas Kanjeng Nabi

Almusthafa sebaik-baik murabbi

atas keluarga dan keturunannya

sahabatnya serta para pengikutnya

wahai para guru dan para pengajar

Belajarlah dulu sebelum Mengajar

persiapkan segala yang diperlukan

Baca Juga :  Adik Ketua PC Fatayat Kencong yang Ditemukan Meninggal, Sempat Minta Dipinjami Uang

Rida Allah semata-mata tujuan

Ya Rabbi Lindungilah para pengajar

rezekinya berkah hidupnya berpijar

juga semua pesantren dan sekolah

Hingga Akhir Masa tegak berjayalah

Sebelum berangkat mengajar pastikan

suci dari hadas, Najis, perhatikan!

penampilan rapi bersih dan mewangi

demi takzimi ilmu dan disenangi

Keluar rumah berdoa sertailah

zikir terus sampai tiba ke sekolah

Allahumma inni audzubika-an

Adlilaa aw udlalla lanjut bacakan

Datang tepat waktu Janganlah terlambat

berdisiplin pangkal sukses bermartabat

masuk kelas dahulukan kaki kanan

senyum, salam Jika perlu jabat tangan

Duduk sopan jika bisa menghadaplah

kiblat jangan lupa bacalah Basmalah

duduk di posisi sekiranya jelas

kelihatan oleh murid yang di kelas

Bacalah doa memulai pelajaran

sertailah tabaruk ayat al-quran

ulang sekilas materi sebelumnya

materi baru berikan setelahnya

Pilah-pilih materi yang disampaikan

dengan kemampuan murid sesuaikan

yang tidak kau kuasai dan mengerti

jangan disampaikan jagalah pekerti

menyapa murid dengan sepenuh hati

tutur kata Lembut sikap hati-hati

lihat kehadiran tanyakan kabarnya

periksa kelengkapan alat tulisnya

Lebih-lebih kepada murid yang baru

Bicaralah lebih halus wahai guru

Jangan lama-lama menatap mereka

agar tidak malu dan berpaling muka

suara sedang nada yang menyenangkan

penjelasan sistematis memahamkan

ulangi paparan jika diperlukan

Tanya Jawab kuis bisa dilakukan

ingat wahai guru Jangan menyajikan

kontroversi berpotensi membingungkan

Baca Juga :  Tema Harlah ke-91 GP Ansor Resmi Diluncurkan, Kasatkornas Banser: Satu Komando dan Bisa Dibariskan

letakkanlah sesuatu di tempatnya

laksanakan tugas sebaik-baiknya

jauhilah berbicara dan berbuat

perkara tak penting juga tak manfaat

seperti bermain HP hindarilah

kebanyakan tertawa, jaga dirilah

Waspadalah mengajar dalam kondisi

sangat lapar haus ngantuk dan emosi

juga sakit yang mengganggu konsentrasi

pikiran tenang redakan situasi

Kontrol kelas agar selalu kondusif

pencegahan persuasif dan Represif

Jangan biarkan setiap pelanggaran

suul adab murid berilah teguran

prestasinya syukuri apresiasi

hadiah sebagai bentuk motivasi

sayangilah semua murid yang ada

meski dengan cara-cara yang berbeda

Kepada mereka beri pencerahan

belajar untuk hilangkan kebodohan

cari Kebenaran bukan persaingan

jauhilah sifat ujub kesombongan

Amalkanlah ilmu yang sudah didapat

sebarkan sebisanya Sempat tak sempat

amalan paling utama istiqomah

lebih baik dari seribu karamaah

Jika muridmu bertanya kepadamu

persoalan Di Luar Batas ilmumu

Katakanlah aku tidak tahu itu

tanda guru bijaksana dan bermutu

Namun usaha carikan jawabannya

begitulah tugas guru semestinya

jangan puas dengan ilmu yang dipunya

terus ngaji hingga akhir usianya

akhirilah kelas materi simpulkan

kalam hikmah kisah bijak ceritakan

kafaratul majelis bersama bacakan

doa-doa lainnya bisa sertakan

Sepulang mengajar Janganlah lupakan

para murid senantiasa doakan

iman dan ilmu serta akhlak mulia

di dunia dan akhirat bahagia

Selengkapnya unggahan nazam adab guru dapat ditonton melalui link ini

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Pandangan Plato Mengenai Swasembada
Tentang Protes RUU TNI, Komentar Deddy Corbuzier Dianggap Keliru
Apa Peranan Tentara Apabila Tidak Ada Perang? Begini Penjelasan Pakar Politik Militer
Akademisi Jadi Budak Politisi: Hilangnya Marwah Perguruan Tinggi
Dituding Adanya Pungutan Pada Sekolah di Jember, Begini Tanggapan MKKS SMK Swasta Kabupaten Jember
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Dibarengi Prof. Babun Soeharto, Mantan Menpora Sebut Stadion Bola UIN KHAS Rumputnya Bagus

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Senin, 24 Maret 2025 - 20:45 WIB

Pandangan Plato Mengenai Swasembada

Minggu, 23 Maret 2025 - 19:15 WIB

Tentang Protes RUU TNI, Komentar Deddy Corbuzier Dianggap Keliru

Jumat, 21 Maret 2025 - 11:12 WIB

Apa Peranan Tentara Apabila Tidak Ada Perang? Begini Penjelasan Pakar Politik Militer

Selasa, 18 Maret 2025 - 00:31 WIB

Akademisi Jadi Budak Politisi: Hilangnya Marwah Perguruan Tinggi

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB