Tembus 103 Persen dalam Sebulan, Serapan Gabah dan Beras Bulog Jember Tertinggi se-Jawa Timur

Sunday, 4 May 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen raya padi bersama Bulog (Sumber foto: Istimewa)

Panen raya padi bersama Bulog (Sumber foto: Istimewa)

Frensia.Id– Perum Bulog Kantor Cabang Jember mencatat serapan gabah dan beras tertinggi di Jawa Timur selama musim panen raya tahun ini.

Kepala Bulog Jember, Muhammad Ade Saputra, menyampaikan bahwa realisasi serapan mencapai 122.000 ton gabah kering panen (GKP), setara 61.000 ton beras.

Jumlah tersebut melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 118.140 ton GKP atau 59.070 ton setara beras.

“Ketika masuk di awal Mei, sesuai komitmen yang kami sampaikan tempo hari, kami telah memenuhi bahkan melampaui target serapan gabah dan beras yang ditetapkan,” katanya, Sabtu (04/05/2025).

Lebih lanjut kata Ade, capaian tersebut dihasilkan dalam kurun waktu tiga bulan saja, sejak Februari  2025 hingga April 2025.

Capaian itu diklaim sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Bulog Jember, dengan prosentase serapan tercatat sebesar 103 persen.

“Keberhasilan capaian target serapan gabah dan beras ini berkat kontribusi serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jember, Kodim 0824 Jember, Dinas Pertanian, PPL, asosiasi petani, mitra makloon, dan juga stakeholder dari Komisi B DPRD Kabupaten Jember,” ujarnya.

Kata Ade, Bulog juga mencatat keterlibatan kelompok tani dan mitra penggilingan dalam proses penyerapan gabah dari petani.

Menurutnya, edukasi kepada petani agar menjual hasil panen ke Bulog menjadi salah satu bagian dari strategi.

Kendati demikian, Ade mengakui bahwa masih ada tantangan, terutama terkait infrastruktur dan distribusi pascapanen.

“Kami juga akan terus mengoptimalkan dan menambah kerja sama mitra makloon sebagai upaya penanganan masa pascapanen. Dukungan dari Pemkab Jember terhadap penambahan infrastruktur pascapanen kami butuhkan untuk menjembatani petani agar lebih maksimal menjual gabahnya ke Bulog,” paparnya.

Ade berharap program serapan gabah dan beras di Jember ke depan dapat berjalan lebih maksimal.

“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung program ini agar produksi petani bisa terserap secara optimal,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jadi Langganan Banjir, Ini Kisah Pilu Warga Jember Beli Perumahan di Bantaran Sungai
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

BPS Sebut Tarif Listrik dan Emas Jadi Pemicu Inflasi Jember Pada Awal 2026
LKI Gelar Pendampingan UMKM, Dorong Transformasi Digital Pelaku Usaha
Sedang Pergi ke Toko, Rumah Lansia di Jember Roboh di Terpa Angin Kencang
Terancam Gagal Panen, Puluhan Hektare Tanaman Padi di Jember Diserang Tikus
Harga Melambung, Petani Cabai di Jember Pilih Panen Lebih Awal
UIN KHAS Jember Berduka! Pakar Ilmu Komunikasi Islam Wafat
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat
Di Harlah 100 Tahun NU, Bupati Jember Minta Para Kiai Tak Segan Mengingatkan Jika Kinerjanya Melenceng

Baca Lainnya

Wednesday, 4 February 2026 - 19:16 WIB

BPS Sebut Tarif Listrik dan Emas Jadi Pemicu Inflasi Jember Pada Awal 2026

Tuesday, 3 February 2026 - 13:32 WIB

LKI Gelar Pendampingan UMKM, Dorong Transformasi Digital Pelaku Usaha

Monday, 2 February 2026 - 16:44 WIB

Sedang Pergi ke Toko, Rumah Lansia di Jember Roboh di Terpa Angin Kencang

Monday, 2 February 2026 - 16:17 WIB

Terancam Gagal Panen, Puluhan Hektare Tanaman Padi di Jember Diserang Tikus

Monday, 2 February 2026 - 16:07 WIB

Harga Melambung, Petani Cabai di Jember Pilih Panen Lebih Awal

TERBARU

Truk tercebur ke sungai karena remnya blong di sebelah Puskesmas Gladak Pakem, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Jember (Foto: Istimewa).

News

Truk Gandeng Terjun ke Sungai Jember Gegara Rem Blong

Friday, 6 Feb 2026 - 14:16 WIB

Foto: Istimewa.

News

Akses Desa di Jember Lumpuh Total Gegara Tebing Longsor

Friday, 6 Feb 2026 - 00:20 WIB