Home / Uncategorized

Ternyata Kecerdasan Spiritual Anak Bisa Dikembangkan Melalui Pembiasaan Puasa Sejak Dini, Berikut Risetnya

Monday, 4 March 2024 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrsi gambar Pixabay by admin Syauqi Fillah

Ilustrsi gambar Pixabay by admin Syauqi Fillah

Frensia.id – Kecerdasan spiritual merupakan hal yang sangat penting dimiliki dalam menjalani kehidupan sosial dan kehidupan spiritual. Kecerdasan spiritual harus ditumbuhkan dan dikembangkan pada anak sejak usia dini.

Beberapa hal baik perlu dibiasakan oleh orang tua pada anak sebagai proses dalam mengembangkan kecerdasan spritual, salah satu caranya dengan membiasakan anak untuk berpuasa Ramadhan. Pembiasaan puasa bagi anak bisa dilakukan dengan beberapa tahapan dan kemampuannya.

Ada salah satu penelitian berjudul “Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Anak Melalui Pembiasaan Puasa Ramadhan Sejak Dini” yang ditulis oleh Nur Cahyati Ngaisah, Dkk.

Penelitian yang diterbitkan dalam Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak pada Januari 2023 ini dijelakan bahwa dalam mengembangkan kecerdasakan spriritual anak melalui pembiasaan puasa sejak dini perlu diukur dengan beberapa indikator.

Adapun indikator yang mempengaruhi kecerdasan spiritual anak melalui pembiasaan puasa ramadhan sejak dini diantaranya;

Pertama kemampuan bersifat fleksibel adaptasi secara spontan dan aktif, kedua kemampuan refleksi yang tinggi, ketiga tingginya kesadaran dan kesadaran lingkungan, keempat berani menghadapi dan memanfaatkan penderitaan, kelima kemampuan berbuat baik.

Kecerdasan spiritual anak berkembang apabila ditandai kelima indikator tersebut. Apabila kelima indikator tersebut telak dimiliki oleh anak, maka akan tercipta nilai-nilai kecerdasan spiritual pada anak. Sehingga tercipta nilai kecerdasan spiritual seperti takwa, disiplin, sabar, jujur, dan syukur.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku
Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan
Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan
Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin
Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan
Mutasi Pejabat di Jember Diduga Bermasalah, GCW Bersurat-Lapor ke KemenPAN-RB
Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September
Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur

Baca Lainnya

Wednesday, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 September 2026 - 22:18 WIB

Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan

Wednesday, 2 September 2026 - 21:16 WIB

Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan

Wednesday, 2 September 2026 - 18:56 WIB

Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin

Wednesday, 2 September 2026 - 17:47 WIB

Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan

TERBARU

Ahli Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Prof. Zainal Arifin Mochtar. (Foto: Tangkapan Layar YouTube @uchange).

Educatia

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading