Web 3 Mulai Perlahan Singkirkan Web 2, Transformasi Internet Menuju Era Desentralisasi

Senin, 10 Juni 2024 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Web 2.0 VS Web 3.0

Web 2.0 VS Web 3.0

Frensia.id – Internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari kita, mengubah cara kita berkomunikasi, berbelanja, bekerja, dan bersosialisasi. 

Seiring dengan perkembangan teknologi, internet juga mengalami evolusi yang signifikan dari masa ke masa. Salah satu fase penting dalam sejarah internet adalah Web 2, yang ditandai dengan interaktivitas yang tinggi, berbagi informasi, dan pembentukan komunitas online. 

Namun, kini kita mulai melihat berakhirnya era Web 2 dan munculnya era Web 3 yang menjanjikan pengalaman pengguna yang lebih personalisasi, aman, dan terdesentralisasi.

Web 2 telah membawa revolusi dalam interaktivitas internet, di mana pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pembuatan konten, berbagi informasi, dan berkolaborasi secara online. 

Situs-situs web sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram telah menjadi platform utama bagi jutaan pengguna untuk berkomunikasi, berbagi cerita, dan membangun komunitas online. 

Baca Juga :  KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Namun, semakin meningkatnya kekhawatiran tentang privasi data, keamanan online, dan dominasi perusahaan teknologi besar, menandakan bahwa era Web 2 semakin mendekati akhirnya.

Munculnya era Web 3 menggambarkan transformasi internet menuju kepribadian yang lebih personal dan terdesentralisasi. Web 3 menjanjikan pengalaman pengguna yang lebih personal, di mana pengguna memiliki kendali penuh atas data pribadi mereka dan dapat mengatur preferensi mereka secara individu. 

Dengan menggunakan teknologi blockchain, data dapat disimpan secara terdesentralisasi dan aman tanpa perlu melalui perantara pihak ketiga. Ini berarti pengguna memiliki kontrol penuh atas data mereka sendiri dan dapat memastikan keamanannya dengan lebih baik.

Selain itu, Web 3 juga menawarkan kesempatan untuk menciptakan ekosistem online yang lebih adil dan transparan. Dengan teknologi blockchain, transaksi peer-to-peer dapat dilakukan tanpa perlu perantara, sehingga meminimalkan biaya transaksi dan risiko penyalahgunaan data. 

Baca Juga :  KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Ini membuka pintu bagi inovasi baru seperti NFTs (Non-fungible tokens) dan dApps (decentralized applications) yang dapat memperluas batas-batas kreativitas dan kolaborasi online.

Dengan berakhirnya era Web 2 dan munculnya era Web 3, kita menyaksikan transformasi yang signifikan dalam cara kita berinteraksi dan bertransaksi online. 

Web 3 menjanjikan pengalaman pengguna yang lebih personal, aman, dan terdesentralisasi, membuka peluang baru bagi inovasi dan kolaborasi. Sebagai pengguna internet, penting untuk terus memantau perkembangan teknologi web dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh era Web 3 untuk menciptakan pengalaman online yang lebih baik dan berkelanjutan. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman
Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas
Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS
Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI
KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api
Blockchain Association Minta Trump Prioritaskan Kebijakan Crypto dalam Kepemimpinannya
PT Pindad Akui, Mesin dan Transmisi MV3 Garuda Bukan Buatan dalam Negeri
Cerahnya Prospek Industri Mobil Listrik di Indonesia, Diteliti

Baca Lainnya

Senin, 3 Maret 2025 - 13:33 WIB

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:48 WIB

Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:27 WIB

Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS

Jumat, 10 Januari 2025 - 13:42 WIB

Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI

Senin, 23 Desember 2024 - 03:00 WIB

KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB