Salah Satu Karya Agus Noor, Lahirkan Kesan Suami Selingkuh Akan Jadi Tambah Romantis

Friday, 29 November 2024 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Salah Satu Karya Agus Noor, Lahirkan Kesan Suami Selingkuh Akan Jadi Tambah Romantis (Frensia/Grafis)

Gambar Salah Satu Karya Agus Noor, Lahirkan Kesan Suami Selingkuh Akan Jadi Tambah Romantis (Frensia/Grafis)

Frensia.id – Selingkuh Itu Indah, sebuah kumpulan cerpen karya Agus Noor, menjadi salah satu karya sastra yang mampu mengundang berbagai reaksi pembaca.

Buku ini berisi 15 cerita yang menawarkan kisah-kisah tentang cinta, pengkhianatan, dan ironi kehidupan rumah tangga. Beberapa judul cerpen seperti Pulang, Kupu-kupu Kuning Kemilau, dan Dongeng Hitam buat Kekasih memperlihatkan gaya puitis Agus Noor yang sering membaurkan realitas dengan surealisme.

Namun, cerpen yang menjadi judul buku ini, Selingkuh Itu Indah, menyuguhkan kisah yang tidak hanya kontroversial tetapi juga mengejutkan.

Cerpen ini menggambarkan hubungan dua sahabat sekantor yang saling berbagi filosofi unik tentang perselingkuhan. Hendro, yang sudah berpengalaman dalam urusan selingkuh, dengan percaya diri membela tindakannya sebagai bagian dari “bumbu pernikahan.” Ia bahkan mengklaim bahwa perselingkuhannya membuat rumah tangganya tetap harmonis.

Menurut Hendro, usaha menjaga rahasia perselingkuhan justru mendorongnya untuk memuliakan istrinya. Ia memberikan perhatian dan kasih sayang lebih besar, sehingga sang istri merasa istimewa dan tidak pernah curiga. Filosofi ini, meskipun terkesan absurd, berhasil mengubah pandangan sahabatnya, Agus, yang awalnya setia dan polos.

Baca Juga :  Ada Tuma'nina Dalam Krisis! Konsep Hasil Penelitian Akademisi UIN KHAS Jember

Tergoda oleh cerita Hendro, Agus akhirnya mencoba selingkuh dan mendapati pengalaman tersebut memberikan warna baru dalam hidupnya. Ia pun mulai memperlakukan istrinya dengan lebih baik, seperti yang dilakukan Hendro.

Namun, seperti cerita-cerita Agus Noor lainnya, plot twist menjadi kunci daya tarik cerpen ini. Pada akhirnya, Agus mendapati bahwa selama ini, istrinya ternyata berselingkuh dengan Hendro, sahabatnya sendiri.

Kisah ini ditutup dengan rasa ironi yang menohok, meninggalkan pembaca dalam kebingungan antara simpati dan keterkejutan.

Agus Noor, dengan kepiawaiannya, memotret perselingkuhan bukan hanya sebagai tindakan pengkhianatan tetapi juga sebagai fenomena yang rumit dan penuh paradoks.

Dalam cerpen ini, ia membawa pembaca menjadi pelaku sekaligus korban, membuat mereka merenungkan batas-batas moralitas, cinta, dan komitmen dalam pernikahan.

Selain Selingkuh Itu Indah, Agus Noor juga dikenal melalui karya-karya lain seperti Memorabilia, Rendezvous (Kisah Cinta yang Tak Setia), dan Bapak Presiden yang Terhormat. Karyanya kerap menghiasi berbagai antologi sastra seperti Cerpen Pilihan Kompas dan Kitab Cerpen Horison Sastra Indonesia.

Penghargaan demi penghargaan pun diraihnya, termasuk sebagai cerpenis terbaik pada Festival Kesenian Yogyakarta 1992 dan Anugerah Cerpen Indonesia dari Dewan Kesenian Jakarta.

Baca Juga :  Didukung Puluhan Tokoh Lintas Agama, UIN KHAS Kuatkan Gerakan Eko-Teologi Berkesadaran Moderasi

Agus Noor tidak hanya menghasilkan cerita yang memikat tetapi juga memprovokasi cara pandang pembaca. Ia menawarkan refleksi mendalam tentang dinamika kehidupan, menyajikan kompleksitas hubungan manusia dengan pendekatan puitis dan sering kali tragis.

Melalui karyanya, pembaca tidak hanya dibawa menyelami cerita tetapi juga diajak mempertanyakan nilai-nilai yang selama ini diyakini.

“Selingkuh Itu Indah” adalah bukti kemampuan Agus Noor dalam meramu cerita yang ironis namun tetap memikat. Di satu sisi, ia mengajak kita tersenyum dengan absurditas kehidupan; di sisi lain, ia memaksa kita merenungi konsekuensi dari pilihan-pilihan manusiawi.

Sebuah karya yang tidak hanya memikat tetapi juga membuat pembaca terus memikirkannya jauh setelah cerita usai.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Jalur Beasiswa STAI Ahmad Sibawayhie Dibuka! Siap Cetak Lulusan Terbaik Pendidikan Bahasan Arab
Menarik! Jejak Riset Prof. Hepni tentang Kedamaian Tarekat Wahidiyah
UIN KHAS Jember Umumkan Pemenang Lomba Film Pendek dan Karya Ilmiah Bertema Moderasi Beragama
Hubungan NU dengan Kekuasaan, KH Zainil Ghulam: Mengontrol Penguasa
Kiai-Kiai Besar Jember Antar Kepergian Prof Hepni, Sosok Rektor Yang Upayakan UIN KHAS Jadi Pusat Studi Pesantren
UIN KHAS Berduka, Prof Hepni Wafat
Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026
Tim Sekretariat UIN KHAS Jember Tingkatkan Kompetensi melalui Penguatan Profesionalitas

Baca Lainnya

Wednesday, 24 June 2026 - 22:28 WIB

Jalur Beasiswa STAI Ahmad Sibawayhie Dibuka! Siap Cetak Lulusan Terbaik Pendidikan Bahasan Arab

Wednesday, 24 June 2026 - 21:54 WIB

Menarik! Jejak Riset Prof. Hepni tentang Kedamaian Tarekat Wahidiyah

Tuesday, 23 June 2026 - 17:50 WIB

UIN KHAS Jember Umumkan Pemenang Lomba Film Pendek dan Karya Ilmiah Bertema Moderasi Beragama

Saturday, 20 June 2026 - 13:25 WIB

Hubungan NU dengan Kekuasaan, KH Zainil Ghulam: Mengontrol Penguasa

Friday, 19 June 2026 - 10:16 WIB

Kiai-Kiai Besar Jember Antar Kepergian Prof Hepni, Sosok Rektor Yang Upayakan UIN KHAS Jadi Pusat Studi Pesantren

TERBARU

Regionalia

Prof. Hefni: Rektor Tawadhu yang Membumi

Friday, 26 Jun 2026 - 13:12 WIB

Dicky Kartikoyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen saat sambutan di acra pengukuhan kepala OJK Jember (Foto: Fadli/Frensia).

News

OJK akan Luncurkan Aplikasi 157 untuk Cegah Scam

Friday, 26 Jun 2026 - 13:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading