PT Imasco Tanggapi Jalan Rusak Akibat Truk Operasionalnya, Begini Katanya

Saturday, 11 January 2025 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: Istimewa

Sumber: Istimewa

Frensia.Id- PT Imasco memberikan penjelasan mengenai jalan rusak yang diakibatkan oleh truk operasionalnya.

Sebelumnya, masyarakat Puger melakukan aksi blokir jalan. Sebab, truk operasional PT Imasco dinilai sebagai biang keladi kerusakan jalan.

Melalui Humasnya, Ribut Budiono, PT Imasco mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Puger yang telah mengingatkan terkait kondisi jalan rusak akibat truk operasional perusahaan semen tersebut.

Menurut Ribut, perusahaan mempekerjakan lebih dari 400 karyawan internal dan sekitar 3.500 karyawan eksternal.

Dirinya mengakui bahwa aktivitas perusahaan berdampak pada kondisi jalan yang kini menjadi sorotan.

Lebih lanjut kata Ribut, PT Imasco sangat taat untuk membayar pajak terhadap pemerintah. “Perusahaan kami taat membayar pajak kepada pemerintah kabupaten,” kata Ribut, Sabtu (11/1/2025).

Selain itu, PT Imasco juga telah melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) secara rutin setiap tahun.

Program tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat sekitar. Perusahaan juga mendukung pelaksanaan program-program desa lainnya, sesuai yang diminta masyarakat sekitar.

“Salah satu contoh adalah dukungan kepada UMKM dan program pembuatan pupuk untuk kebutuhan desa sekitar,” tambah Ribut.

Terkait kerusakan jalan, Ribut mengungkapkan bahwa PT Imasco sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur dan pemerintah pusat.

Perbaikan jalan sudah mendapat persetujuan dan tinggal menunggu pelaksanaan.

“Proses perbaikan jalan dijadwalkan dimulai dalam satu hingga dua bulan ke depan,” ujarnya.

PT Imasco juga diminta membangun saluran drainase sepanjang satu kilometer di sisi jalan, yang kini sudah mendapat persetujuan.

Ketika ditanya soal batas tonase truk, Ribut menyatakan bahwa hal itu sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah, bukan PT Imasco. Perusahaan hanya mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

Dalam operasionalnya, PT Imasco menerapkan jadwal khusus untuk meminimalkan gangguan bagi masyarakat. Misalnya, pembatasan truk saat jam berangkat sekolah dan pada hari Jumat siang.

“Truk yang beroperasi sekitar 200 unit per hari, digunakan untuk memenuhi kebutuhan produksi PT Imasco,” jelas Ribut.

Perusahaan juga memastikan kesejahteraan sopir melalui pemberian fasilitas yang memadai, termasuk konsumsi.

Ribut menegaskan, PT Imasco berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat demi menjaga keseimbangan antara operasional perusahaan dan kepentingan publik.

Baca Juga :  Polresta Banyuwangi Amankan 2,1 Kg Sabu dan Puluhan Tersangka Hasil Operasi 3 Bulan
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo
Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran
Mobil Xenia Terperosok ke Selokan di Licin Banyuwangi Usai Hindari Hewan Melintas
Satreskrim Polresta Banyuwangi Raih Peringkat II Pengungkapan 3C se Jatim
Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Riset Pesantren Jatim dan Buka Studium Generale Beasiswa Pemprov 2026

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Sunday, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Sunday, 13 September 2026 - 08:30 WIB

Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo

Friday, 11 September 2026 - 18:14 WIB

Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran

TERBARU

ilustrasi kenaikan indeks dollar (sumber: Pixabay)

Economia

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Thursday, 17 Sep 2026 - 12:01 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading