Profil Wisudawan Terbaik UIN KHAS Jember, Khamidatus Sholeha Ma’rufin: Hafidzah Perintis Sahabat Muroja’ah

Wednesday, 29 April 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khamidatus Sholeha Ma'rufin, Wisudawan Terbaik Program Sarjana UIN KHAS Jember dan sekaligus hafidzah 30 Juz (Foto: Istimewa).

Khamidatus Sholeha Ma'rufin, Wisudawan Terbaik Program Sarjana UIN KHAS Jember dan sekaligus hafidzah 30 Juz (Foto: Istimewa).

Frensia.id – “Ibuk dan bapak saya selalu bilang: karena muroja’ah wajib. Sesibuk apapun harus disempatkan atau diluangkan waktunya untuk Al-Qur’an,” kata Khamidatus Sholeha Ma’rufin, Wisudawan Terbaik Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, kepada Frensia, pada Rabu, (29/4/2026).

Khamida merupakan anak perempuan kelahiran Banyuwangi, 17 Maret 2004 dari pasangan suami istri Abu Yazid Ma’rufin dan Siti Mujayati.

Sebagai anak tunggal di keluarga, semangat menghafal Al-Qur’an Khamida memang patut diakui. Dia telah menyelesaikan hafalan 30 Juz dengan durasi waktu 4 tahun setengah.

“Mulai dari SMP kelas 1 sampai kelas 2 SMA semester 1,” kata Khamida.

Selama menempuh studi strata satu di UIN KHAS Jember, Khamida selalu menyempatkan waktunya untuk tidak meninggalkan muroja’ah. Prinsip tersebut, dia pegang kuat berkat pesan didikan orang tuanya.

Meskipun tugas kuliah menumpuk dan dikejar batas waktu pengumpulan. Khamida mengatur waktunya agar tetap bisa melakukan muroja’ah hafalan Al-Qur’an, dengan memilah dan memilih aktivitas sesuai skala prioritas di setiap harinya.

“Pagi itu, saya mulai dengan muroja’ah Al-Qur’an. Muroja’ah pun saya menyambi dengan kegiatan yang lain, seperti muroja’ah sambil jogging, sepedaan menuju kampus, atau ketika menunggu dosen masuk kelas,” tutur Khamida, Mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas FTIK, angkatan 2022, UIN KHAS Jember.

Menurut Khamida, dengan mengiringi setiap kegiatan sambil muroja’ah akan memudahkannya menjalani segala aktivitas.

Berkat rutinitas muroja’ahnya, Khamida berhasil menuntaskan studinya lebih cepat yaitu 3 tahun 2 bulan, dengan capaian nilai IPK 3.90.

Persis di momen hari wisuda sarjana UIN KHAS Jember ke 77 pada Kamis, 23 April 2026, Khamida dinobatkan sebagai wisudawan sarjana terbaik dan tahfidz 30 juz.

Baca Juga :  BEM Nusantara Tapal Kuda Tolak SPPG Dibangun di Kampus

Rekam Jejak Prestasi dan Organisasi

Khamida, rupanya tidak hanya rajin melakukan murojaah. Dia juga rajin menyabet prestasi di berbagai ajang lomba Al-Qur’an.

Adapun rentetan peringkat yang pernah Khamida raih di antaranya, peraih Gold Medal Hifzil (Al-Quran Memorization Competition) 30 Juz “2nd Seiba International Festival 2024” State Islamic University of Imam Bonjol, Padang.

Juara 2 MHQ 20 Juz, tingkat International dalam Event Unesa Quranic Competition.

Dia terpilih sebagai mawapres UIN KHAS 3 tahun berturut”: tahun 2023, 2024, 2025.

Khamida dipercaya menjadi Juri Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), dan narasumber seminar tahfidz mencetak generasi qur’ani yang berprestasi di Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah, Banyuwangi.

Selain itu, dia juga pernah diminta menjadi Juri Tahfidz Qur’an Ramadhan Qur’anic Fest Final Event Umum Online se-Indonesia.

Meskipun demikian, kata dia, rentetan prestasi tersebut tak luput dari dukungan pihak pimpinan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember.

“Melalui program bapak wadek 3 terhadap mahasiswa yang memiliki bakat minat, seperti dalam hal menyeleksi, pendelegasian, bahkan sampai dengan anggaran untuk kompetisi,” ungkapnya.

Adapun untuk tetap menjaga dan mengasah hafalannya, Khamida bergabung dalam organisasi ekstra kampus, bernama ICIS (Institute of Culture and Islamic Studies) UIN KHAS Jember.

Merintis ‘Sahabat Muroja’ah’

Di balik sosok pemberian anugerah wisudawan terbaik UIN KHAS Jember, Khamida tenyata juga menyandang status sebagai santriwati.

Khamida adalah santri kalong yang pernah mengaji di Pondok Pesantren Al-Falah Rejoagung, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.

Keseharian Khamida selalu diliputi dengan lantunan Al-Quran, sehingga menggugah jiwa qur’aninya dengan merintis komunitas bernama: Sahabat Muroja’ah.

Baca Juga :  Cerita Izul, Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Sosok Tokoh Utama Pemenang Kompetisi Video pada PMB PTKIN 2026

Komunitas tersebut, dia gagas sejak akhir bulan Februari 2026. “Dan baru banget berjalan di bulan April,” kata Khamida.

Tujuan adanya Sahabat Muroja’ah, kata dia, untuk membantu teman seperjuangan di kuliahnya dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.

“Mengingat menjaga hafalan Al-Qur’an itu tidak mudah,” tuturnya.

Adapun kegiatan dalam Komunitas Sahabat Muroja’ah, yang sudah berjalan yaitu kelas MHQ sejak bulan Maret dan dilanjut kelas Tahfidz Private pada bulan April.

Setelah belum lama dirintis, Sahabat Muroja’ah ternyata sudah berjejaring dengan kolaborasi bersama mahasiswa Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora (FUAH) UIN KHAS Jember, yang diberi nama TAZKIYAH (Tadarus Qur’an Khusus Akhwat).

“Itu kegiatan program khataman online di setiap bulan Ramadan, kegiatannya kita selama 3 hari. Kemarin itu 12 orang yg sudah bergabung,” kata Khamida.

Sistem khataman tersebut, dengan cara dibagi beberapa juz Al-Quran untuk masing-masing mahasiswa, dan jika sudah selesai bisa mencentang sesuai daftar juznya.

Khamida berharap, dengan hadirnya Sahabat Muroja’ah, teman-temannya tidak merasa sendirian dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.

Sebab, menurutnya, dunia akademik kampus, pasti selalu disibukkan dengan tuntutan tugas kuliah, keaktifan organisasi dan ajang perlombaan, sehingga perlu wadah untuk tetap menjadi pengingat konsisten membaca (nderes) Al-Qur’an.

Menggagas Jurnal Khamida

Dengan semangat membaca dan menjaga Al-Quran, serta meraih prestasi, dia kemudian merintis Komunitas bernama Jurnal Khamida.

Komunitas ini, lebih banyak aktif di media sosial, seperti Instagram dan saluran WhatsApp.

“Untuk Jurnal Khamida ini, saya bangun untuk memotivasi teman-teman di luar sana, dengan perjalanan saya meraih prestasi,” kata Khamida.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tim Sekretariat UIN KHAS Jember Tingkatkan Kompetensi melalui Penguatan Profesionalitas
Dekan FEBI UIN KHAS Jember Beri Tahu Risiko Ekonomi Indonesia saat Rupiah dan IHSG Anjlok
UIN KHAS Jember Siapkan Keamanan Berlapis saat Pelaksanaan UM-PTKIN
UMPTKIN 2026 Resmi Dimulai, UIN KHAS Jember akan Terima 1.761 Camaba
Buku Kedua Puthut EA Tentang Mentalitet Korea Komandan Bambang Pacul
UIN KHAS Jember Gelar Rakor Jelang Pelaksanaan UM-PTKIN 2026
Cerita Izul, Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Sosok Tokoh Utama Pemenang Kompetisi Video pada PMB PTKIN 2026
Rektor UIN KHAS Jember Ajak Bumikan Nilai Pancasila Lewat Lima Pilar Kemajuan Kampus

Baca Lainnya

Friday, 12 June 2026 - 22:30 WIB

Tim Sekretariat UIN KHAS Jember Tingkatkan Kompetensi melalui Penguatan Profesionalitas

Tuesday, 9 June 2026 - 23:37 WIB

Dekan FEBI UIN KHAS Jember Beri Tahu Risiko Ekonomi Indonesia saat Rupiah dan IHSG Anjlok

Monday, 8 June 2026 - 18:06 WIB

UIN KHAS Jember Siapkan Keamanan Berlapis saat Pelaksanaan UM-PTKIN

Monday, 8 June 2026 - 16:10 WIB

UMPTKIN 2026 Resmi Dimulai, UIN KHAS Jember akan Terima 1.761 Camaba

Sunday, 7 June 2026 - 12:58 WIB

Buku Kedua Puthut EA Tentang Mentalitet Korea Komandan Bambang Pacul

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading