Menghadapi Zaman yang Penuh Distorsi, KH. Ma’ruf Amin Mengajak untuk Banyak Membaca

Monday, 3 February 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH Ma'ruf Amin  sedang membaca di ruangan pribadinya (Sumber: Instagram Kyai Ma'ruf Amin)

KH Ma'ruf Amin sedang membaca di ruangan pribadinya (Sumber: Instagram Kyai Ma'ruf Amin)

Frensia.id- Wakil Presiden republik Indonesia periode 2019-2024, KH. Ma’ruf Amin mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk banyak-banyak menambah wawasan dengan cara membaca dan memperkaya literasi.

hal tersebut ia maksudkan dalam rangka menghadapi kondisi zaman yang sudah penuh distorsi, maka membentengi diri dengan pengetahuan dianggap penting sebagai upaya tidak ikut terjerumus oleh berita dan informasi yang keliru.

Ajakan tersebut disampaikannya lewat akun instagram pribadi yang diunggah pada hari Jum’at (31/01/25). Tampak kyai yang pernah menjabat sebagai ketua MUI ini sedang membaca sebuah buku di ruangan pribadinya.

“Membaca, mengkaji, memahami, dan merenungi menjadi salah satu tugas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Memperkaya literasi juga menjadi salah satu cara untuk menghadapi zamanul iltibas (zaman penuh distorsi) atau post thruth seperti sekarang ini”, paparnya.

Istilah zamanul iltibas atau zaman penuh distorsi, sebagaimana yang ia maksudkan, adalah sebuah kondisi dimana hoax banyak disebarkan, berita bohong sudah sangat marak diproduksi dan kabar sesat diamplifikasi.

Baca Juga :  Curi 2 Alat Survei di Gudang Perusahaan, Pria di Banyuwangi Diciduk Polisi

Selain itu, ulama’ warga nahdliyin ini memberikan sebuah gambaran mengenai kebenaran semu yang cukup menarik. Menurutnya, kebohongan yang disampaikan berulang-ulang bisa jadi pembenaran. Sebaliknya kebenaran sendiri yang memang benar bisa dianggap salah.

Oleh karena itu, Kyai Ma’ruf, sebagaimana akrab disapa, menyarankan kepada sipapun untuk waspada dan cermat ketika memperoleh informasi.

“Cek dan ricek harus dilakukan. Saring sebelum sharing penting dilakukan. Caranya dengan banyak membaca dan mengkaji untuk memperkaya literasi”, jelasnya.

Sebagai sosok yang telah diakui kepakarannya, Kyai Ma’ruf masih menyempatkan dirinya untuk mengkaji dan mempelajari disiplin ilmu pengetahuan diantaranya adalah kitab-kitab tafsir, hadits, fiqh, tauhid dan lainnya. Selain itu beliau ungkap bahwa dirinya juga tidak luput membaca kabar terbaru yang dinformasikan dalam pemberitaan.

Baca Juga :  Dua Pelajar terlibat Kecelakaan Motor Vs Dump Truk di Singojuruh, 1 Tewas

Menurutnya apa yang dimaksud dengan membaca atau mengkaji ada dua macam, yang mana seyogyanya dilakukan oleh seseorang.

“Mengkaji itu ada dua hal. Pertama, membaca huruf-huruf qur’ani. Kedua, membaca huruf ilahiyah yang bisa ditemukan dalam lembaran kehidupan. Semua situasi di darat, laut, dan udara serta semua yang ada dalam kehidupan itu perlu dibaca dalam arti direnungkan dan diteliti”, ungkapnya.

mengenai pentingnya membaca dan mengkaji, KH. Ma’ruf Amin menguti wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW.

“Iqra’ bismi rab bikal lazii khalaq (bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan). Ayat pertama dari wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW sangat dalam maknanya”, Sebagaimana ia tulis dalam akun instagram pribadinya untuk mengawali ajakannya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Unik! Wakil Sekretaris PCNU Situbondo Peringati HSN Dengan Panjat Tiang Bendera
Truk Bermuatan Karton Tabrak Scoopy di Wongsorejo Banyuwangi, Pemotor Meninggal
Wakil Sekretaris PCNU Situbondo Panjat Tiang saat Tali Pengait Bendera Lepas di Upacara HSN 2026
Tokoh Mandangin Dukung KNMP di Pasir Putih: Penahan Abrasi Hari Ini, Peneduh Nelayan Kelak
Warga Pasirian Lumajang Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Bermodus Tawaran Kerja Kernet Truk
Warga Pulau Mandangin Tolak Lokasi KNMP di Pasir Putih: Setuju Programnya, Bukan Tempatnya
Merespon Karhutla, Wakil Ketua PC LPBI Kencong Mengkritik Keras Pemerintah dan Aktivis Organisasi
Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Baca Lainnya

Thursday, 22 October 2026 - 21:10 WIB

Unik! Wakil Sekretaris PCNU Situbondo Peringati HSN Dengan Panjat Tiang Bendera

Thursday, 22 October 2026 - 20:28 WIB

Truk Bermuatan Karton Tabrak Scoopy di Wongsorejo Banyuwangi, Pemotor Meninggal

Thursday, 22 October 2026 - 19:19 WIB

Wakil Sekretaris PCNU Situbondo Panjat Tiang saat Tali Pengait Bendera Lepas di Upacara HSN 2026

Tuesday, 20 October 2026 - 21:44 WIB

Tokoh Mandangin Dukung KNMP di Pasir Putih: Penahan Abrasi Hari Ini, Peneduh Nelayan Kelak

Tuesday, 20 October 2026 - 09:34 WIB

Warga Pasirian Lumajang Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Bermodus Tawaran Kerja Kernet Truk

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading