Dirty Vote Rilis di Masa Tenang Pemilu Mendapat Apresiasi & Komentar Positif

Monday, 12 February 2024 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id -Ada yang menarik dari hari pertama masa tenang pemilu, dimana publik disuguhkan dengan film Dirty Vote sebuah film dokumenter yang mendiskripsikan kecurangan pemilu. Film yang dibintangi tiga pakar hukum tata negara ini menjadi viral dimedia sosial.

Dirty Vote yang rilis di hari pertama masa tenang pemilu ini diharapkan menjadi bahan edukasi bagi masyarakat menjelang pemungutan suara. Harapan itu disampaikan Dendhy, sutradara film dokumenter kepada Pers. Menurutnya Film yang berdurasi kurang lebih 2 jam ini akan mengedukasi publik menghadapi hari krusial menuju hari H pemilihan.

Film Dirty Vote yang rilis di masa tenang pemilu seperti ditayangkan dalam kanal YouTube PSHK Indonesia sudah 4,6 juta kali ditonton serta dikomenteri sebanyak 66 ribu, jika diamati komen-komenya mengapresiasi dan berisi komenter Positif.

Baca Juga :  Pavingisasi di Jember Gunakan Material Beralamat SNI Dibekukan, DPRD Jatim Minta Proyek Diberhentikan

Komentar apresiasi misalnya datang dari @kaygeto6413 “Apresiasi sebesar-sebesarnya kepada semua yang telah membuat /menyusun film dokumenter ini.

Ada yang menilai Dirty Vote telah memberikan edukasi bagi masyarakat seperti komentar dari:

@nofall2383 ” Dirty vote make me swing vote. Terimakasih sudah mengedukasi politik untuk orang-orang Awam. Sehat sehat selalu untuk mencerdaskan bangsa”

@ernawita7511 “Saya sedih dan menangis melihat film ini, terimakasih telah mengedukasi masyarakat. Jangan takut menyuarakan kebenaran, semoga Allah melindungi kalian dan memberikan kita pemimpin yang adil, bijak dan memahami rakyat.”

Selain itu juga Dirty Vote menuai banyak pujian dan ucapan terima kasih seperti komentar dari:

Baca Juga :  Datang ke Kemensos, Bupati Fawait Paparkan Temuan 14 Ribu Penerima Bansos Sudah Meninggal

@dwyrozaini2306 “Terimakasih. terimakasih sebesar-besarnya, telah berani berbicara selugas ini. sudah terlalu lama kita bungkam, kebebasan berpendapat dikekang. semoga banyak yang tercerahkan untuk memilih paslon presiden yang paling sedikit mudharatnya. Aamiin

@lesmrng3840 “Terima kasih Dirty Vote Kalian pemberani kalian hebat, kalian telah mencerahkan saya dan semua orang yang nonton ini, kalian pahlawan demokrasi”

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi
Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah
Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio
Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan, Targetkan 10.000 Peserta
Bupati Jember Tekankan Pentingnya Persatuan dan Peningkatan Layanan Publik saat Peringati HUT ke 81 RI
Dishub Jember akan Berlakukan Kembali Parkir Berlangganan
Respons Ketua DPRD Jember soal Pemberlakuan Kembali Parkir Berlangganan: Harapan Baru Pendapatan Daerah

Baca Lainnya

Wednesday, 19 August 2026 - 17:27 WIB

Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Wednesday, 19 August 2026 - 17:08 WIB

Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi

Tuesday, 18 August 2026 - 21:07 WIB

Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah

Tuesday, 18 August 2026 - 17:41 WIB

Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio

Monday, 17 August 2026 - 17:30 WIB

Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan, Targetkan 10.000 Peserta

TERBARU

BPBD Jember, saat mendistribusikan air bersih di wilayah yang terdampak kekeringan (Foto: Humas BPBD Jember).

News

BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Wednesday, 19 Aug 2026 - 21:26 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading