Penemuan Bayi di Jenggawah, Kasun Darungan Yakin Pelaku Bukan Warganya

Monday, 24 March 2025 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Kasun Darungan, Desa Sruni, Kec. Jenggawah saat meguburkan ari-ari Bayi yang Dibuang (Sumber: frensia.id/ Faiq Al Himam)

Potret Kasun Darungan, Desa Sruni, Kec. Jenggawah saat meguburkan ari-ari Bayi yang Dibuang (Sumber: frensia.id/ Faiq Al Himam)

Frensia.id – Penemuan bayi membuat suasana tenang selepas shalat tarawih di Dusun Darungan, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, mendadak berubah gempar.

Suara tangisan bayi yang pecah di tengah gelap malam menggugah rasa ingin tahu warga sekitar. Penemuan bayi malang itu menjadi perbincangan hangat warga hingga berhamburan datang ke lokasi. Bahkan, dengan begitu cepat berita penemuan bayi tersebar di media sosial.

Pak Zunaidi, atau akrab disapa Pak Jun, Kepala Dusun Darungan, menjadi sosok pertama yang bertindak ketika mendapat laporan dari warga.

“Baru pulang tarawih, tiba-tiba ada warga melapor kalau ada bayi di pinggir jalan. Awalnya tidak ada yang berani mendekat,” tutur Pak Jun saat ditemui di rumahnya, Gang 15 Dusun Darungan.

Dengan disaksikan warga yang berkerumun, Pak Jun memutuskan untuk mengevakuasi bayi tersebut dan membawanya pulang.

Baca Juga :  Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

Di rumahnya, istri Pak Jun segera memandikan bayi perempuan mungil itu dan membedongnya dengan hati-hati. “Masih ada ari-arinya waktu ditemukan”, ucap Pak Jun.

“Istri saya kan kader Posyandu, biasanya tahu siapa saja yang sedang hamil atau akan melahirkan di dusun ini. Makanya saya yakin orang tua bayi ini bukan warga sini,” tambahnya.

Berupaya memberikan perawatan medis, Pak Jun mencoba menghubungi Puskesmas Pembantu yang berada di dusun tersebut. Namun, bidan yang bertugas sedang tidak ada di tempat. Akhirnya, ia menghubungi Puskesmas Kemuningsari Kidul. Sekitar pukul 20.00 WIB, petugas medis datang ke rumah Pak Jun, disusul pihak kepolisian dari Polsek Jenggawah.

Pihak kepolisian belum memberikan banyak keterangan terkait penelusuran orang tua bayi tersebut. “Masih dalam proses evakuasi. Kami juga sudah koordinasi dengan tim INAFIS Polres Jember untuk identifikasi lebih lanjut,” ujar Kapolsek Jenggawah, Eko Basuki.

Baca Juga :  Sekdes di Jember Ditahan Usai Tersangka Turut Serta Korupsi Dana Desa

Di lokasi penemuan, polisi menemukan selembar kain seperti kerudung berwarna merah muda yang diduga menjadi selimut bayi malang tersebut. Kain itu kini menjadi salah satu alat bukti dalam penyelidikan.

Setelah pihak kepolisian dan perangkat desa mulai membubarkan diri, warga bersama Pak Jun menjalankan tradisi penguburan ari-ari bayi secara adat.

Ari-ari tersebut dimasukkan ke dalam kendi dan dikubur sesuai kepercayaan setempat, dengan Pak Jun yang mengenakan kerudung, sebagaimana adat untuk bayi perempuan.

Sementara itu, bayi perempuan yang belum diketahui nasib masa depannya itu tetap mendapatkan perawatan intensif dari pihak Puskesmas Kemuningsari Kidul Kecamatan Jenggawah.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara
Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember
Dua Pria di Jember Carok Gara-Gara Batas Tanah, 1 Tewas
Dua Motor Penjual Nasi di Panti Jember Digondol Maling, Korban Trauma Hingga Berhenti Jualan
Curanmor di Jember Tertangkap dan Diamuk Massa
Kondisi Psikologis Siswi SMP Korban Kejahatan Seksual, Enggan Balik Sekolah karena Malu
Siswi SMP di Jember Setahun Jadi Korban Kejahatan Seksual Ayah Tiri Saat Ibu Jadi TKW
Mobil Honda Brio Warga Jember Dirampas Debt Collector Saat Makan di Rest Area

Baca Lainnya

Wednesday, 28 January 2026 - 12:37 WIB

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara

Wednesday, 28 January 2026 - 12:31 WIB

Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

Monday, 26 January 2026 - 16:06 WIB

Dua Pria di Jember Carok Gara-Gara Batas Tanah, 1 Tewas

Tuesday, 20 January 2026 - 22:30 WIB

Dua Motor Penjual Nasi di Panti Jember Digondol Maling, Korban Trauma Hingga Berhenti Jualan

Saturday, 17 January 2026 - 19:16 WIB

Curanmor di Jember Tertangkap dan Diamuk Massa

TERBARU

Truk tercebur ke sungai karena remnya blong di sebelah Puskesmas Gladak Pakem, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Jember (Foto: Istimewa).

News

Truk Gandeng Terjun ke Sungai Jember Gegara Rem Blong

Friday, 6 Feb 2026 - 14:16 WIB

Foto: Istimewa.

News

Akses Desa di Jember Lumpuh Total Gegara Tebing Longsor

Friday, 6 Feb 2026 - 00:20 WIB