Teliti Penganggaran Reses! Ficky Septalinda, Anggota DPRD Banyuwangi, Lulus Program Doktoral FISIP UNEJ

Tuesday, 17 June 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Teliti Penganggaran Reses! Ficky Septalinda, Anggota DPRD Banyuwangi, Lulus Program Doktoral FISIP UNEJ (Sumber: Frensia Grafis)

Gambar Teliti Penganggaran Reses! Ficky Septalinda, Anggota DPRD Banyuwangi, Lulus Program Doktoral FISIP UNEJ (Sumber: Frensia Grafis)

Frensia.id – Anggota DPRD Banyuwangi Fraksi PDI Perjuangan, Ficky Septalinda, resmi menyandang gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember. Ia meneliti partisipasi dalam forum reses DPRD dengan mengusung pendekatan anggaran partisipatif (participatory budgeting).

Dalam disertasinya yang berjudul “Participatory Budgeting pada Forum Reses DPRD Banyuwangi”, Ficky mengembangkan gagasan Yves Cabannes untuk menganalisis kualitas partisipasi publik dalam reses. Ia menekankan lima dimensi penting yang menjadi indikator keberhasilan partisipasi: dimensi partisipatif, finansial, politik, regulasi, dan spasial.

“Kelima dimensi ini bukan hanya alat ukur, tapi juga peta jalan untuk memperbaiki kualitas forum reses. Tanpa keseimbangan antar-dimensi, partisipasi masyarakat hanya bersifat simbolik,” tegas Ficky dalam ujian terbuka disertasinya di hadapan para penguji.

Sebagai aktor politik yang juga menjadi subjek dari penelitiannya, Ficky menyadari tantangan dalam menerapkan gagasannya di lapangan. Namun, ia menegaskan bahwa perubahan sistemis dalam proses penganggaran berbasis partisipasi membutuhkan waktu dan konsistensi.

Baca Juga :  UIN KHAS Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik dari KPPN Jember

“Peningkatan partisipasi masyarakat itu penting, bukan hanya formalitas forum, tapi benar-benar melibatkan warga dalam pengambilan keputusan. Dan untuk itu, dibutuhkan langkah konkret mulai dari aspek regulasi hingga komitmen politik,” ujarnya.

Dalam paparannya, Ficky juga menawarkan model ideal forum reses yang menyeimbangkan tiga elemen utama: partisipasi politik, tata kelola (governance), dan pendekatan teknokratis. Menurutnya, ketiga elemen ini harus berjalan seiring agar partisipasi publik dalam penyusunan anggaran tidak hanya bersifat administratif atau retoris.

Diskusi disertasi berlangsung dinamis, terutama ketika salah satu penguji, Budi Santoso, mempertanyakan komitmen Ficky untuk menerapkan temuannya, mengingat ia sendiri merupakan anggota legislatif aktif di Banyuwangi.

“Sebagai seorang peneliti sekaligus pelaku politik, bagaimana Anda memastikan bahwa rekomendasi ini tidak hanya jadi monumen?” tanya Budi kritis.

Baca Juga :  Menarik! Wadek III FTIK UIN KHAS Ternyata Pernah Aktif Meneliti Kehidupan Seksual Pesantren

Ficky dengan tenang menjawab bahwa dirinya berkomitmen menjadikan hasil penelitiannya sebagai acuan perbaikan internal dalam forum reses DPRD Banyuwangi. Ia menekankan bahwa perubahan yang menyentuh struktur dan kebijakan tidak dapat terjadi seketika.

“Semuanya tentu butuh waktu. Tapi saya percaya, jika ada kemauan politik dan dukungan regulasi yang tepat, semua bisa diusahakan,” pungkasnya.

Sidang promosi Ficky Septalinda ini dihadiri oleh sejumlah akademisi terkemuka, di antaranya Prof. Bambang Irawan dari Universitas Mulawarman, Bevaola Kusumasari dari UGM, Prof. Abu Bakar Eby Hara, Panca Oktawirani, dan Budhy Santoso. Para penguji sepakat bahwa disertasi Ficky memiliki kontribusi praktis dan teoritis dalam bidang administrasi publik .

Dengan kelulusan ini, Ficky menjadi salah satu politisi perempuan Banyuwangi yang berhasil menggabungkan praktik politik dan kajian kajian akademik di tingkat doktoral.

Penulis : Imam

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Didukung Puluhan Tokoh Lintas Agama, UIN KHAS Kuatkan Gerakan Eko-Teologi Berkesadaran Moderasi
Program ‘UPGRADE’ di FTIK UIN KHAS Jember Jadi Ajang Peningkatan Kompetensi Mahasiswa
Ketua Kwarda Pramuka Jatim Arum Sabil Puji Kedisiplinan Fakultas Kedokteran Unusa
Peringati Ultah Gubernur Khofifah, Kwarda Pramuka Jatim Sebar Bibit Kelapa Pandan Wangi dan Pisang Mas Kirana
Pramuka Jatim Kini Punya Jalur Khusus Masuk Kedokteran Unusa
FLS3N SD se-Jember Digelar, Ratusan Siswa Adu Talenta dalam 7 Cabang Lomba
Dispendik Jember Gelar FLS3N, Cari Peserta Terbaik Tingkat Kabupaten
FLS3N di Jember Jadi Ajang Seleksi Bakat Siswa SD Tingkat Kabupaten

Baca Lainnya

Wednesday, 20 May 2026 - 12:03 WIB

Didukung Puluhan Tokoh Lintas Agama, UIN KHAS Kuatkan Gerakan Eko-Teologi Berkesadaran Moderasi

Tuesday, 19 May 2026 - 23:56 WIB

Program ‘UPGRADE’ di FTIK UIN KHAS Jember Jadi Ajang Peningkatan Kompetensi Mahasiswa

Tuesday, 19 May 2026 - 21:44 WIB

Ketua Kwarda Pramuka Jatim Arum Sabil Puji Kedisiplinan Fakultas Kedokteran Unusa

Tuesday, 19 May 2026 - 19:35 WIB

Peringati Ultah Gubernur Khofifah, Kwarda Pramuka Jatim Sebar Bibit Kelapa Pandan Wangi dan Pisang Mas Kirana

Tuesday, 19 May 2026 - 18:50 WIB

Pramuka Jatim Kini Punya Jalur Khusus Masuk Kedokteran Unusa

TERBARU

Pakar Ekonomi Universitas Jember (UNEJ) Adhitya Wardhono, PhD (Foto: Dok. Pribadi).

Economia

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Salah satu siswa yang masuk rumah sakit karena keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) (Foto: Istimewa).

News

Kesaksian Guru PAUD di Jember soal Siswa Keracunan MBG

Thursday, 21 May 2026 - 14:11 WIB