Bersama KUA Kaliwates, UIN KHAS Jember Tegaskan Aksi Nyata Moderasi Lintas Agama

Wednesday, 6 August 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UIN KHAS Jember saat foto bersama dengan Duta Griya Moderasi Beragama (Sumber foto: Istimewa)

Rektor UIN KHAS Jember saat foto bersama dengan Duta Griya Moderasi Beragama (Sumber foto: Istimewa)

Frensia.Id- Bersama KUA Kaliwates, UIN KHAS Jember resmi meluncurkan program Griya Moderasi Beragama sebagai langkah konkret implementasi moderasi beragama. Pembacaan ikrar tersebut berlangsung pada Rabu (06/08), di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember Kecamatan Kaliwates, Jember.

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni menegaskan program ini bukan sekadar wacana. Melainkan merupakan aksi nyata dalam memupuk nilai-nilai toleransi dan kerja sama lintas iman.

“Saya kira ini program strategis sebagai embrio moderasi beragama yang implementatif. Tidak hanya teori, tapi betul-betul dijalankan secara nyata,” katanya, Rabu (06/08/2025).

Selanjutnya kata dia, simbol penanaman pohon dalam acara tersebut menjadi pengingat. Bahwa setiap orang, apapun agamanya, memiliki tanggung jawab terhadap kelestarian semesta.

“Maknanya itu penanaman pohon adalah simbol kontribusi lintas agama bagi bumi dan kemanusiaan,” ujarnya.

Kata dia, program ini digagas oleh LP2M UIN KHAS Jember dan melibatkan KUA, Griya, serta unsur lintas agama seperti Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Prof. Hepni juga menekankan, keberlanjutan kerja sama itu penting, bukan hanya aksi sesaat.

Kolaborasi harus terus dijaga dan dikembangkan secara strategis.

“Ini pintu masuk. Model kolaborasinya harus awet, tidak hanya sekali action lalu bubar,” paparnya.

Sementara itu, Penyuluh Agama Kristen dari Kemenag Jember mengapresiasi keterlibatan aktif lintas iman. Khususnya dalam gerakan eko-teologi yang menyentuh aspek spiritual dan lingkungan.

“Saya bersama penyuluh KUA sangat kompak mempersiapkan kegiatan ini, dan akan kami perluas ke masyarakat Kristen,” ungkapnya.

Dia berencana mengajak pimpinan gereja dan sekolah teologi untuk mendukung gerakan eko-teologi sebagai bagian dari moderasi beragama yang menyentuh akar rumput. Menurutnya, selain diskursus akademik, aksi nyata juga penting. Termasuk melibatkan aktivis lingkungan dari berbagai agama di Jember.

“Targetnya adalah menyebarkan pemahaman kesatuan dalam eko-teologi secara luas,” tambahnya.

Kepala Pusat Moderasi Beragama LP2M UIN KHAS Jember, Shoni Rahmatullah Amrozi, menyebut peluncuran ini sebagai pembuka dari rangkaian program jangka panjang. Pihaknya juga telah menyiapkan roadmap dan buku panduan.

Buku tersebut akan dirilis dan dibedah publik pada 26 Agustus 2025 sebagai bagian dari penguatan edukasi toleransi di masyarakat.

“Launching ini adalah awal Griya Moderasi Beragama di Kaliwates. Roadmap dan buku panduan sudah kami siapkan,” ucapnya.

“Nilai toleransi yang kami tekankan adalah cinta kasih, keadilan, kedamaian dan kebersamaan,” tandasnya.

Baca Juga :  Peringati Bulan Bung Karno, Kader PDI Perjuangan Banyuwangi Nyekar dan Doa Bersama di Taman Makam Pahlawan
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Korban Terakhir Kapal Nelayan Terbalik di Grajagan Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup
Diduga Nikah Siri Tanpa Izin Istri Sah, Kepala Desa di Bondowoso Dilaporkan ke Polisi
Beredar Polling Pemilihan Calon Ketua PCNU! Pimpinan Lakpesdam Jember: “Harus Orang Alim”
Uang Korban Kebakaran di Banyuwangi Senilai Rp 25,7 Juta Diganti BI Jember di Ajang SCF x BEC 2026
Perahu Nelayan Terbalik di Grajagan Banyuwangi, Dua Tewas Dua dalam Pencarian
Pemancing yang hilang terbawa Arus, akhirnya ditemukan Tim SAR dalam kondisi Meninggal Dunia
Penyelundupan 5 pake Sabu lewat Alat Kelamin digagalkan petugas Lapas Banyuwangi
Prof Babun, Mantan Rektor UIN KHAS, Jadi Ketua KARTEKER PCNU Jember, Siap Menunggu Instruksi Rais

Baca Lainnya

Thursday, 23 July 2026 - 22:38 WIB

Korban Terakhir Kapal Nelayan Terbalik di Grajagan Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Wednesday, 22 July 2026 - 13:23 WIB

Diduga Nikah Siri Tanpa Izin Istri Sah, Kepala Desa di Bondowoso Dilaporkan ke Polisi

Wednesday, 22 July 2026 - 09:59 WIB

Beredar Polling Pemilihan Calon Ketua PCNU! Pimpinan Lakpesdam Jember: “Harus Orang Alim”

Monday, 20 July 2026 - 19:25 WIB

Uang Korban Kebakaran di Banyuwangi Senilai Rp 25,7 Juta Diganti BI Jember di Ajang SCF x BEC 2026

Monday, 20 July 2026 - 19:21 WIB

Perahu Nelayan Terbalik di Grajagan Banyuwangi, Dua Tewas Dua dalam Pencarian

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat mengecek kesiapan armada homecare di Kantor Dinas Kesehatan (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Gelar Apel Armada Sebelum Peresmian Homecare

Thursday, 23 Jul 2026 - 20:15 WIB

Salah satu tersangka yang akan dibawa ke rumah tahanan (rutan) Kabupaten Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Criminalia

Kejari Jember Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp 3 M

Wednesday, 22 Jul 2026 - 19:06 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading