Wamen Pariwisata Sebut JFC Merupakan Panggung Carnaval Dunia

Sunday, 10 August 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Wamen Pariwisata Sebut JFC Merupakan Panggung Carnaval Dunia (Sumber: Gita Pamuji)

Gambar Wamen Pariwisata Sebut JFC Merupakan Panggung Carnaval Dunia (Sumber: Gita Pamuji)

Frensia.Id- Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, turut menghadiri kegiatan Jember Fashion Carnaval (JFC). Dalam sambutannya, dia menyebut bahwa JFC merupakan panggung carnaval dunia.

“Presiden JFC, terimakasih sudah mengadakan kegiatan yang sangat meriah. Bahkan, kita semua sudah melihat bahwa Jember merupakan panggung carnaval dunia,” katanya, Minggu (10/08/2025).

Lebih lanjut, dia mengajak semua yang hadir dalam acara JFC untuk mengenang pendiri JFC, Dynan Faris. Pasalnya, kata dia, pendiri JFC merupakan orang yang paling berjasa.

Baca Juga :  Anak Kambing Bermata Satu di Jember Mati Setelah 12 Jam Lahir

“Barangkali kita tidak akan pernah melihat Carnaval yang besar. Jika almarhum Dynan Faris tidak pernah merealisasikan idenya soal JFC,” ujarnya.

Ni Luh Puspa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Jember. Kata dia, tanpa kolaborasi dan semangat dari seluruh pihak, maka JFC tidak akan menjadi acara yang luar biasa.

“Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Jember. Karena kolaborasi, semangat dan kerja-kerja seluruh pihak, JFC bisa terwujud dengan luar biasa,” paparnya.

Baca Juga :  Gugatan Wabup Jember Djoko Susanto ke Bupati Fawait Kandas

Ni Luh Puspa juga berharap, agar JFC bisa menambah daya tarik wisatawan untuk datang ke Jember. Dia juga berjanji, untuk membantu Jember meningkatkan potensi wisatanya.

“Saya berharap, JFC ini bisa menambah jumlah kedatangan wisatawan,” tambahnya.

“Banyak hal harus diperbaiki secara bersama-sama. Maka kita akan bantu Bupati untuk meningkatkan potensi wisata di Jember,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KAI Daop 9 Jember Pastikan Kesiapan Sarana Lokomotif dan Kereta Jelang Angkutan Lebaran 2026
Siapa Sebenarnya Ophelia dalam Lagu Taylor Swift?
Pemkab Jember Resmi Berlakukan Tiket Terintegrasi Papuma–Watu Ulo Mulai 2 Januari 2026
Surat Cinta Franz Kafka Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Parijs van Java, Novel Karya Remy Sylado yang Memiliki Gaya Bahasa Khas
Langkah Kolaborasi Indonesia Gandeng BRI Hidupkan Semangat Membaca di Maluku Tengah
Inovasi Cold Storage Berbasis Gas Etilen dari Petani Milenial Lumajang Warnai Lomba Hortikultura Jawa Timur 2025
Mars Attacks: Film yang Bercerita tentang Penyelamatan Bumi Berkat Sound Horeg
Tag :

Baca Lainnya

Wednesday, 4 March 2026 - 18:18 WIB

KAI Daop 9 Jember Pastikan Kesiapan Sarana Lokomotif dan Kereta Jelang Angkutan Lebaran 2026

Monday, 12 January 2026 - 19:47 WIB

Siapa Sebenarnya Ophelia dalam Lagu Taylor Swift?

Friday, 2 January 2026 - 22:27 WIB

Pemkab Jember Resmi Berlakukan Tiket Terintegrasi Papuma–Watu Ulo Mulai 2 Januari 2026

Thursday, 25 December 2025 - 22:26 WIB

Surat Cinta Franz Kafka Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

Saturday, 6 December 2025 - 06:30 WIB

Parijs van Java, Novel Karya Remy Sylado yang Memiliki Gaya Bahasa Khas

TERBARU

Penampakan bayi laki-laki yang ditemukan di pinggir jalan, samping rumah warga Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember. (Foto: Tangkapan layar Instagram @infojember).

Criminalia

Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

Thursday, 26 Mar 2026 - 14:14 WIB

Arah Demokrasi. Sumber: Pixabay

Kolomiah

Prosedur Mayoritarian

Tuesday, 24 Mar 2026 - 23:33 WIB